Konten dari Pengguna

Tren Im a Criminal yang Viral di Tiktok, Apa Artinya? Cek Faktanya di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tren Im A Criminal, Foto: Unsplash/amilo jimenez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tren Im A Criminal, Foto: Unsplash/amilo jimenez

Tren im a criminal atau Mama I’m a Criminal sedang ramai digunakan pengguna TikTok atau Instagram untuk membuat konten lucu dan dramatis.

Popularitas tren ini membuat banyak kreator ikut membuat versi sendiri-sendiri dengan berbagai situasi kocak, mulai dari hal sederhana di rumah hingga kejadian di sekolah atau tempat kerja.

Mengutip situs https://bpm.uma.ac.id, tren merupakan fenomena yang menunjukkan adanya perubahan atau perkembangan dalam bidang tertentu, seperti teknologi, budaya, ekonomi, maupun sosial.

Popularitas Tren Im A Criminal yang Sedang Viral

Ilustrasi Tren Im A Criminal, Foto: Unsplash/Swello

Tren “I’m a Criminal” atau “Mama I’m a Criminal” yang viral di TikTok sebenarnya adalah tren konten lucu yang dipakai warganet untuk mengaku melakukan “aksi kriminal” versi receh dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, bukan kriminal serius seperti kejahatan besar, melainkan hal-hal kecil yang dianggap melanggar aturan atau kebiasaan, tetapi dikemas dengan nuansa dramatis karena menggunakan sound lagu tersebut.

Konten ini menjadi viral karena banyak orang merasa relate dengan aksi-aksi kecil yang ditampilkan.

Misalnya seperti ketiduran saat guru sedang menjelaskan di kelas, memasak mi instan ketika ibu sudah memasak banyak makanan, mencari lowongan kerja di jam kantor, sampai makan dimsum pakai nasi.

Ada juga yang membuat video saat naik ojek online yang tiba-tiba melewati trotoar, lalu diberi caption seolah dirinya “kriminal”.

Fakta menariknya, sound “Mama I’m a Criminal” sebenarnya bukan lagu baru dari TikTok. Lagu tersebut berasal dari produser musik bernama AODION dan pertama kali dirilis pada tahun 2017.

Lagu ini kemudian menjadi populer dan mendapatkan jutaan penonton di YouTube. Pada tahun 2022, rapper asal Italia Paky juga merilis lagu berjudul sama dalam albumnya Salvatore dengan menggunakan sample dari lagu original milik AODION.

Seiring waktu, sound ini mulai sering digunakan di TikTok untuk berbagai jenis konten meme dan video lucu. Namun pada tahun 2026, tren tersebut kembali meledak khususnya di Indonesia.

Banyak pengguna TikTok memakai lagu itu untuk membesar-besarkan kesalahan kecilnya agar terlihat dramatis dan menghibur.

Oleh karena musiknya terdengar serius dan gelap, penonton jadi penasaran aksi “kriminal” apa yang sebenarnya dilakukan, padahal isinya justru hal-hal receh dan kocak.

Itulah yang membuat tren ini cepat menyebar di media sosial. Perpaduan antara sound yang intens dengan aktivitas sehari-hari yang sebenarnya biasa saja menciptakan efek lucu dan berlebihan yang menghibur banyak orang.

Tidak heran jika tren “Mama I’m a Criminal” sering muncul di FYP TikTok dalam berbagai versi kreatif dari para warganet.

Tren “I’m a Criminal” viral bukan karena membahas kejahatan sungguhan, melainkan karena cara lucu dan dramatis warganet menampilkan kesalahan kecil sehari-hari menggunakan sound yang terdengar serius. (Fikah)

Baca juga: Ketika Kita Naik Dia Turun Namun Ketika Kita Turun Dia Malah Naik, Apakah Itu?