Konten dari Pengguna

Tugas 2 Pendidikan Seni di SD dan Pembahasannya untuk Mahasiswa PGSD

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tugas 2 Pendidikan Seni di SD. Foto: Unsplash/Maria Moroz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tugas 2 Pendidikan Seni di SD. Foto: Unsplash/Maria Moroz

Pembahasan tentang tugas 2 Pendidikan Seni di SD menjadi salah satu materi yang penting bagi mahasiswa calon guru, terutama yang sedang menempuh mata kuliah Pendidikan Seni pada jenjang sekolah dasar.

Tugas ini berfokus pada pemahaman konsep, tujuan, dan penerapan kegiatan seni dalam proses pembelajaran di kelas.

Dengan memahami materi secara menyeluruh, para mahasiswa dapat menyiapkan strategi pembelajaran seni yang kreatif dan sesuai dengan karakteristik siswa SD.

Tugas 2 Pendidikan Seni di SD

Ilustrasi Tugas 2 Pendidikan Seni di SD. Foto: Unsplash/Andrew Neel

Mengutip dari situs resmi pustaka.ut.ac.id, berikut adalah tugas 2 Pendidikan Seni di SD dan pembahasannya untuk mahasiswa PGSD.

Tugas 2 pada mata kuliah Pendidikan Seni di SD Universitas Terbuka mencakup pertanyaan-pertanyaan seputar karakteristik karya seni anak, perkembangan pola ritmis, dan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar.

Pada tugas ini, ada 3 modul yang akan dibahas yaitu Modul 3 (Ekspresi Seni Anak), Modul 4 (Musik dan Ritme), serta Modul 5 (Seni Rupa di Sekolah Dasar).

Misalnya, salah satu soal tugas meminta para mahasiswa untuk membahas ciri khas lagu anak dan bagaimana pola ritmisnya dikembangkan.

Menurut modul tentang musik (Modul 4), lagu anak umumnya mempunyai melodi yang sederhana, rentang nada kecil, serta memiliki struktur lirik repetitif.

Pola ritmisnya dapat dikembangkan dengan menggunakan alat musik sederhana seperti balok kayu, drum kecil, atau clap hands, supaya anak terbiasa terhadap tempo dan ketukan dasar.

Selain itu, soal-soalnya juga bisa menuntut penjabaran periode perkembangan seni rupa anak di SD.

Berdasarkan Modul 5, pengembangan seni rupa anak melalui tahapan pra-skematik, skematik, hingga realisme awal, dan mencerminkan tingkat kognitif serta motorik anak yang terus berkembang.

Pertanyaan lain bisa menyentuh perbedaan karya seni anak laki-laki dan perempuan dalam konteks motif dan ekspresi visual.

Pada modul ini dijelaskan bahwa anak laki-laki cenderung menggambarkan objek yang kuat seperti binatang atau tokoh petualang, sedangkan anak perempuan lebih memilih motif yang dekoratif dan figur manusia dalam konteks sosial.

Dengan memahami karakteristik ini, mahasiswa dapat mengusulkan strategi pembelajaran seni rupa di SD yang inklusif dan mendidik.

Demikianlah tugas 2 Pendidikan Seni di SD dan pembahasannya. Pengetahuan perkembangan seni anak serta strategi pembelajaran yang tepat akan memperkuat jawaban, sekaligus meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa dalam pendidikan seni dasar. (Dista)

Baca Juga: Tugas 2 Pengantar Bisnis UT beserta Pembahasannya