Konten dari Pengguna

Umur Berapa Bayi Bisa Melihat? Berikut Penjelasan Perkembangan Mata Bayi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi.Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi.Foto: Unsplash

Umur berapa bayi bisa melihat? Pertanyaan tersebut masih menjadi hal yang membingungkan bagi para ibu-ibu muda yang baru saja melahirkan.

Tidak hanya itu, mata termasuk ke dalam indra penglihatan yang penting bagi manusia untuk melakukan kegiatan setiap harinya. Itu mengapa, perkembangan penglihatan bayi menjadi hal yang ditunggu-tunggu.

Mengutip buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan karya dr. Suririnah, penglihatan bayi akan membantu dalam perkembangan fisik, mental, dan emosional dengan mengamati lingkungan sekitarnya.

Lebih lengkap dari laman Healthline, fungsi penglihatan bayi baru lahir jauh lebih sempurna daripada organ tubuh yang lainnya.

Namun, bayi masih memiliki pandangan yang kabur dan tidak jelas, sehingga hanya fokus pada jarak 20-25 cm dari wajahnya. Meski demikian, mata bayi masih bisa mendeteksi cahaya dan juga benda yang bergerak.

Hal tersebut juga diperkuat dari penyataan American Academy of Ophthalmology yang menyebutkan bahwa pupil mata bayi sangat kecil, sehingga cahaya yang dilihat pun terbatas.

Perkembangan Mata Bayi

Perkembangan mata bayi. Foto: Unsplash

Pada usia 1 bulan, mata bayi sudah dapat fokus pada jarak 1 meter. Pada usia 2 bulan, bayi mulai bisa mengenali wajah dengan merespons terhadap senyuman dan mulai melihat warna tapi sulit membedakannya.

Oleh karena itu, bayi masih dominan menyukai warna hitam dan putih. Namun, di bulan berikutnya otak bayi terus mempelajari tentang perbedaan warna dan akhirnya bayi mulai tertarik dengan warna-warna terang, seperti biru, hijau, kuning, dan merah.

Kemudian, pada usia 4-5 bulan, fokus penglihatan bayi semakin membaik. Bayi sudah mulai bisa menilai objek dan meraih dengan tangannya, mengenali objek yang bergerak, dan mulia mengenali perbedaan ekspresi wajah.

Lebih lanjut, perkembangan indra penglihatan terjadi sangat cepat dan pada usia 6 bulan bayi dapat mengenali benda dan mendekati benda yang menarik perhatian.

Setelah 8 bulan, sistem saraf mata sudah berkembang cukup sempurna, penglihatan bayi sudah mulai hampir mendekati penglihatan dewasa yang normal.

Perkembangan terbesar dari penglihatan bayi adalah kemampuan otak untuk menginterprestasikan informasi yang dilihat matanya.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Meskipun bayi memiliki kesehatan mata yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa, ada baiknya untuk tetap menjaga kesehatan mata dengan mengonsumsi berbagai macam makanan yang mengandung vitamin untuk mata.

Menurut buku Ringkasan Materi dan Latihan soal IPA Kelas 4 SD yang disusun oleh Erzi Khalifa Rizki, S.Pd, cara untuk merawat kesehatan mata, yaitu:

  1. Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, ikan, susu, telur, dan lainnya.

  2. Menghindari kebiasaan membaca di tempat gelap dan membaca terlalu dekat.

  3. Menghindari kebiasaan mengucek mata.

  4. Memakai pelindung mata ketika berada di tempat yang menyilaukan atau berdebu.

(JA)