Konten dari Pengguna

Unsur Ekstrinsik Novel: Pengertian dan Karakteristiknya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi melihat unsur ekstrinsik novel. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi melihat unsur ekstrinsik novel. Foto: Unsplash

Apa yang dimaksud dengan unsur ekstrinsik novel? Seperti yang diketahui, dalam suatu karya novel terdapat berbagai unsur yang meliputinya. Unsur-unsur ini dapat membangun ataupun mendukung cerita dalam novel.

Novel merupakan salah satu karya fiksi. Apabila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, novel diartikan sebagai karangan prosa panjang dengan rangkaian cerita kehidupan seseorang dan orang di sekelilingnya yang menonjolkan watak setiap pelaku.

Mengutip buku Master Bahasa Indonesia: Panduan Tata Bahasa Indonesia Terlengkap karya Ainia Prihantini, berikut adalah ciri-ciri umum sebuah novel:

  • Jumlah kata setidaknya 40.000 kata.

  • Jumlah halaman maksimum adalah 100 halaman kuarto.

  • Waktu rata-rata untuk membaca novel adalah sekitar 2 jam (120 menit).

  • Novel bergantung pada perilaku satu atau lebih aktor.

  • Novel memberi lebih dari satu kesan.

  • Novel memiliki lebih dari satu efek.

  • Novel menghadirkan lebih dari satu emosi.

  • Novel memiliki skala yang luas.

  • Novel memiliki kecepatan yang lambat.

  • Pemilihan novel lebih ketat daripada karya tulis lainnya.

  • Unsur kepadatan dan intensitas dalam novel tidak terlalu diprioritaskan.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai unsur ekstrinsik dan intrinsik novel, mulai dari pengertian, unsur-unsur, karakteristik, hingga resensi novel yang bisa dipelajari.

Pengertian Unsur Ekstrinsik

Ilustrasi novel. Foto: REUTERS/Carlo Allegri

Beberapa unsur dalam karya-karya novel yang ada tidak selalu berhubungan langsung dengan cerita novel. Unsur inilah yang termasuk atau disebut sebagai unsur ekstrinsik novel.

Mengutip buku berjudul Bahasa Indonesia 2 SMA Kelas XI yang ditulis Sri Sutarni dan Sukardi, unsur ekstrinsik novel secara umum adalah unsur yang berada di luar karya tersebut.

Jadi, unsur ekstrisik ini tidak berhubungan secara langsung dalam membangun suatu karya. Unsur ini tidak termasuk dalam ruang lingkup cerita, tetapi dapat memengaruhi dan mewarnai unsur intrinsik.

Pengertian Unsur Ekstrinsik Menurut Para Ahli

Ilustrasi membaca novel yang memiliki unsur-unsur ekstrinsik. Foto: Pexels

Selain definisi umum yang telah disebutkan, ada beberapa pengertian unsur ekstrinsik novel lainnya yang dikemukakan oleh para ahli. Berikut adalah pengertian unsur ekstrinsik menurut para ahli yang dikutip dari beragam sumber.

1. Menurut Winda Dwi Hudhana dan Mulasih

Menurut Winda Dwi Hudhana dan Mulasih, unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun suatu prosa yang terdapat di luar prosa atau unsur yang melatarbelakangi pengarang untuk membuat karya sastra.

2. Menurut Tjahjono

Menurut Tjahjono, unsur ekstrinsik adalah hal-hal yang berada di luar struktur karya sastra, tetapi amat mempengaruhi karya sastra tersebut.

3. Menurut Aminuddin

Menurut Aminuddin, unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar dari suatu karya atau cerita, tapi dapat menentukan bentuk dan isi suatu karya itu sendiri.

4. Menurut Sumasari

Menurut Sumasari, unsur ekstrinsik adalah unsur yang menyusun karya sastra yang bersumber dari luar dan berkaitan dengan aspek sosiologi, psikologi, dan lain sebagainya.

5. Menurut Mido

Menurut Mido, unsur ekstrinsik adalah latar belakang dan sumber informasi yang tidak bisa diremehkan karena memiliki nilai, arti, dan pengaruhnya terhadap karya sastra.

6. Menurut Nurgiyantoro

Menurut Nurgiyantoro, unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra itu, tetapi secara tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra.

Unsur Ekstrinsik Novel

Ilustrasi membaca novel. Foto: Unsplash

Berbagai unsur ekstrinsik novel pada dasarnya antara lain:

Nilai

Nilai-nilai yang terkandung dalam novel tersebut adalah nilai moral, budaya, agama, dan sosial.

Latar Belakang Penulis

Latar belakang penulis adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pemahaman dan motivasi penulis.

Situasi Sosial

Situasi sosial alias latar masyarakat adalah segala sesuatu yang terjadi di masyarakat dan memengaruhi alur novel.

Karakteristik Unsur Ekstrinsik

Ilustrasi membaca novel. Foto: Pexels

Menyadur buku berjudul Bahasa Indonesia 3 SMA Kelas XII yang juga ditulis Sri Sutarni dan Sukardi, berikut penjelasan selengkapnya seputar karakteristik unsur ekstrinsik novel.

1. Latar Belakang Penulis

Latar belakang penulis meliputi keadaan mental pengarang pada saat menulis novel. Kondisi psikologis ini dipengaruhi oleh masalah pribadi yang dihadapi, kekecewaan terhadap peristiwa di masyarakat, dan kondisi yang diharapkan (seharusnya terjadi) sesuai keinginan.

2. Latar Belakang Komunitas

Keadaan masyarakat sangat memengaruhi pola karya sastra yang dihasilkan. Kehadirannya menjadi penanda zaman sekaligus berfungsi sebagai catatan sejarah.

Dengan menelusuri gambaran kehidupan dari karya yang dihasilkan, kita dapat mengetahui gambaran kehidupan masyarakat saat itu.

Latar masyarakat dalam novel dapat berupa kondisi ekonomi, budaya (adat), kepercayaan yang dianut (belief), tingkat pendidikan, dan sistem kekuasaan (politik pemerintahan) yang berlaku pada saat novel itu ditulis.

Menurut buku yang ditulis Sri Sutarni dan Sukardi, unsur ekstrinsik novel mempunyai pengaruh langsung atau berkorelasi positif dengan unsur intrinsik berupa latar, amanat, dan nilai.

Pencarian unsur ekstrinsik berupa latar pengarang dan latar masyarakat dapat dilakukan melalui kegiatan berikut.

  1. Mempelajari sejarah hidup pengarang (biografi) secara keseluruhan, termasuk pola pikir, selera, kebiasaan, dan kesukaannya (hobi).

  2. Mempelajari karya sastra lain yang telah ditulis untuk menentukan gaya dan aliran sastra yang dianut.

  3. Membaca kritik dan esai atas karya sastra yang ditulis kritikus terkenal, seperti H.B. jassin.

  4. Mempelajari sejarah bangsa, terutama ketika karya sastra ditulis.

Unsur Intrinsik Novel

Ilustrasi buku novel. Foto: Unsplash

Di samping unsur ekstrinsik novel, ada juga unsur intrinsiknya. Mengutip dari buku Bahasa Indonesia 2 SMA yang ditulis Sri Sutarni dan Sukardi, unsur intrinsik novel adalah sebagai berikut:

Tema

Tema adalah gagasan yang menjadi dasar sebuah cerita. Ide-ide tersebut bersifat umum sekaligus mengandung pesan atau amanat pengarang ke pembaca. Pada hakikatnya tema ialah representasi pandangan hidup pengarang yang disampaikan secara implisit.

Plot

Hidup atau matinya sebuah novel ditentukan oleh plot. Semua peristiwa yang terjadi dalam novel harus diolah agar terwujud hal-hal yang indah dan tak terduga.

Selain itu, penulis juga harus memastikan bahwa plot yang disajikan membuat cerita lebih logis dan jelas, sehingga pembaca dapat mengikuti alur tersebut.

Karakter

Karakter digunakan sebagai alat untuk memainkan cerita dan menyampaikan plot, ide, tema, dan motif. Deskripsi karakter dapat menentukan bagus tidaknya sebuah cerita.

Latar Belakang

Setting atau latar belakang menunjukkan tempat, waktu, dan suasana sebuah cerita. Tidak akan ada cerita yang bisa dibangun jika tidak ada elemen background.

Ilustrasi bagaimana pengarang melihat dunia dapat dilihat dari setting yang dibuatnya. Latar yang baik akan membuat pembaca tenggelam dalam novel yang dibacanya.

Sudut Pandang

Sudut pandang akan membantu penulis dalam bercerita. Penerapan unsur ini dapat dilihat dari cara penulis menggunakan kata ganti. Bisa berupa kata ganti orang pertama atau orang ketiga.

Baca Juga: Unsur Intrinsik Cerpen dan Ekstrinsiknya sebagai Karya Sastra

Resensi Karya Novel

Ilustrasi unsur novel. Foto: Pixabay

Unsur ekstrinsik novel maupun unsur intrinsiknya umum dicantumkan dalam suatu resensi. Resensi novel adalah pembahasan atau resensi sebuah novel beserta kelebihan dan kekurangannya secara objektif dan berimbang.

Mengutip buku Bahasa Indonesia 3 SMA Kelas XII yang ditulis Sri Sutarni dan Sukardi, resensi novel yang disusun dalam bentuk buku dapat disusun mengikuti sistematika berikut.

1. Judul resensi dan nama penulis resensi.

2. Identitas buku, meliputi:

  • Judul

  • Nama pengarang

  • Identitas penerbit

  • Tahun terbit

  • Jumlah halaman

  • Ukuran dan jenis kertas

  • Desain dan warna sampul

  • Harga buku

3. Ringkasan cerita (sinopsis)

4. Unsur intrinsik dan ekstrinsik

5. Kelebihan dan kekurangan

6. Kesimpulan

7. Saran

(AMP & SFR)

Frequently Asked Question Section

Unsur ekstrinsik terdiri dari apa saja?

chevron-down

Berbagai unsur ekstrinsik novel pada dasarnya antara lain nilai, latar belakang penulis, dan situasi sosial.

Apa contoh unsur intrinsik?

chevron-down

Tema, plot, latar belakang, karakter, dan sudut pandang.

Apa yang dimaksud resensi novel?

chevron-down

Resensi novel adalah pembahasan atau resensi sebuah novel beserta kelebihan dan kekurangannya secara objektif dan berimbang.