Upaya Pengembangan Kebudayaan Beserta Unsur yang Memengaruhinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebudayaan merupakan perwujudan dari kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Kebudayaan perlu dilestarikan karena dapat berguna sebagai pedoman masyarakat dalam melakukan tata pergaulan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Upaya pengembangan kebudayaan dapat dilakukan melalui berbagai cara.
Cara itu bisa dimulai dari diri sendiri, misalnya, memperkenalkan budaya kepada negara lain melalui ajang pencarian bakat maupun pameran-pameran kebudayaan. Tujuan dari upaya pengembangan kebudayaan, yakni untuk meningkatkan atau mempertahankan hukum budaya yang ada dalam masyarakat.
Di bawah ini akan dijelaskan mengenai unsur, ciri, hingga upaya pengembangan kebudayaan. Agar kamu memahaminya, mari simak paparan berikut.
Unsur-unsur Kebudayaan
Unsur kebudayaan bersifat universal yang bisa ditemukan di dalam kebudayaan semua bangsa dan tersebar di berbagai dunia. Menurut Tasmuji, dkk., dalam buku Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Ilmu Budaya Dasar, unsur budaya terdiri dari:
Peralatan dan perlengkapan hidup manusia, misalnya, pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi, transportasi, dan sebagainya.
Mata pencarian hidup dan sistem-sistem ekonomi, misalnya, pertanian, peternakan, sistem produksi, sistem distribusi, dan semacamnya.
Sistem kemasyarakatan, contohnya, sistem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sistem perkawinan.
Bahasa. Dalam suatu negara atau kelompok masyarakat pasti memiliki bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kesenian, misalnya, seni rupa, seni suara, seni gerak, dan sebagainya.
Sistem pengetahuan yang mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupannya.
Religi, yakni sistem kepercayaan yang dianut oleh tiap-tiap individu.
Upaya Pengembangan Kebudayaan
Upaya pengembangan kebudayaan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Melansir dari disbud.bulelengkab.go.id, berikut ini merupakan enam cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam mendukung pengembangan kebudayaan, di antaranya:
Keinginan untuk mempelajari budaya tersebut, baik hanya sekadar mengenal atau ikut mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ikut berpartisipasi dalam rangka pelestarian kebudayaan.
Ikut mengajarkan kebudayaan kepada generasi penerus sehingga kebudayaan tersebut tidak musnah begitu saja.
Menanamkan rasa cinta pada kebudayaan sendiri tanpa merendahkan budaya orang lain.
Mempraktikkan kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, budaya berbahasa.
Menghindari sikap primordialisme dan etnosentrisme.
Ciri-ciri Kebudayaan
Kebudayaan berupa hal kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat, dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota masyarakat.
Kebudayaan memiliki ciri tertentu. Menurut buku Komunikasi Efektif: suatu Pendekatan Lintas Budaya karya Deddy Mulyana, berikut adalah tujuh ciri-ciri kebudayaan.
Budaya bukan bawaan, tetapi dipelajari.
Budaya dapat disampaikan dari orang ke orang, dari kelompok ke kelompok dan dari generasi ke generasi.
Budaya berdasarkan simbol.
Budaya bersifat dinamis, yaitu suatu sistem yang terus berubah sepanjang waktu.
Budaya bersifat selektif, yakni merepresentasikan pola-pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatas.
Berbagai unsur budaya saling berkaitan.
Etnosentris (menganggap budaya sendiri sebagai yang terbaik atau standar untuk menilai budaya lain).
(ZHR)
