Urutan Tinggi Rendah Nada dalam Musik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kehadiran musik dalam kehidupan manusia memberikan berbagai macam efek bagi para pendengarnya. Mulai dari melepaskan penat atau hanya sebagai hiburan yang menemani dalam perjalanan.
Suara musik yang mengalun indah berasal dari harmonisasi nada yang disusun secara teratur. Salah satu komponen utama musik adalah tangga nada.
Dalam sebuah halaman buku musik, hampir semua simbol dan cara peletakannya berhubungan dengan dua hal. Dikutip dari buku dalam buku Panduan Praktis Membaca Notasi Musik milik Peter Nickol, dua hal tersebut adalah:
1. Titinada
Titinada adalah cara penentuan nada tinggi atau rendah, misalnya dengan menentukan apakah suatu not itu memiliki nada C, D, E, atau yang lain.
Nada tinggi dihasilkan dari suara tuts piano pada ujung sebelah kiri, atau dari hasil alat musik lain seperti pikolo (descant recorder). Sementara itu, nada rendah dihasilkan dari tuts piano sebelah kanan, yang juga dari alat musik lain seperti dobel bas (violon) atau tuba.
2. Durasi
Durasi adalah cara menentukan suatu not panjang atau pendek yang berhubungan satu sama lain dalam tempo. Durasi berkaitan dengan simbol not pada suatu halaman musik.
Urutan Tinggi Rendah Nada
Menurut Nelly Widyawati dalam bukunya Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar, urutan tinggi rendah nada dalam sebuah musik dapat disebut dengan tangga nada. Pada dasarnya, nada memiliki arti bunyi yang beraturan.
Nada terdiri dari nada tinggi dan nada rendah yang ditentukan oleh bunyi. Nada ditulis dalam angka yang disebut dengan not angka. Dalam not angka terdapat tujuh nada yang menyusun dari rendah ke tinggi.
Nada yang lebih rendah menandakan suara yang semakin rendah, sedangkan nada yang tinggi menunjukkan suara semakin tinggi.
Urutan tinggi rendah nada dapat dituliskan sebagai berikut.
DO RE MI FA SOL LA SI DO / 1 2 3 4 5 6 7
atau yang bisa juga dituliskan sebagai berikut:
C D E F G A B C'
Pembagian Tangga Nada Diatonis
Tangga nada memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu pentatonis dan diatonis. Tangga nada pentatonis adalah tangga nada yang mempunyai lima nada berbeda, sedangkan tangga nada diatonis mempunyai tujuh nada dalam satu oktaf.
Pada pembahasan berikut ini akan mengulas tentang pembagian tangga nada diatonis dalam buku Teori Musik 1 oleh Hanna Sri Mudjilah.
Tangga nada diatonis dalam sebuah sistemnya memiliki jarak 1 tone, dan 1 semtone, secara bervariasi. Terdapat dua kategori tangga nada diatonis, yaitu:
Tangga nada mayor: susunan nada-nada yang mempunyai jarak 1 semitone pada nada ke 3-4, dan ke 7-1 (oktaf), dan jarak nada-nada yang lain adalah 1 tone.
Tangga nada minor: susunan nada-nada yang mempunyai jarak 1 semitone pada nada ke 2-3, dan ke 5-6, serta jarak nada-nada yang lain adalah 1 tone.
(HDP)
