Variasi Pemakaian Tanda Tempo pada Sebuah Lagu

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika mendengarkan berbagai jenis lagu, salah satu unsur yang tidak bisa dilepaskan dari benak kita adalah tempo. Variasi pemakaian tanda tempo diciptakan untuk memunculkan cita rasa pada lagu.
Lalu, apa sebenarnya tempo itu? Bagaimana peranan tempo dalam sebuah lagu? Apa saja variasi pemakaian tanda tempo? Simak ulasannya berikut ini!
Pengertian Tempo
Tempo adalah istilah untuk menentukan cepat lambatnya lagu yang dinyanyikan. Mengutip buku berjudul Panduan Olah Vokal oleh Helen Oyeyemi, tempo merupakan salah satu bagian penting bagi sebuah lagu. Sebab, tempo berperan dalam kesesuaian lagu dan pesan yang ingin disampaikan.
Dengan memilih tempo yang tepat, sebuah lagu tidak hanya nyaman didengar. Namun juga dapat menyampaikan pesan yang tersirat di dalamnya. Dalam artian, tempo merupakan salah satu media yang memudahkan kita untuk memahami dan menjiwai sebuah lagu.
Jenis-jenis Tempo
Menurut Helen, terdapat jenis-jenis tempo yang umum digunakan, antara lain:
Allegro: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan sangat cepat;
Moderato: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan agak cepat;
Andante: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan lambat.
Istilah Tempo Utama
Dilansir dari Buku Seni Budaya tingkat SMA/SMK oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat beberapa istilah tempo utama yang biasa digunakan, antara lain:
Largo: Lambat sekali
Lento: Lebih lambat
Adagio: Lambat
Andante: Sedang
Moderato: Sedang agak cepat
Allegro: Cepat
Vivace: Lebih Cepat
Presto: Cepat sekali
Istilah-istilah di atas umumnya menggunakan bahasa Italia. Namun, seorang pencipta lagu bisa memberi istilah tersendiri untuk menandai tempo lagu yang dibuat. Biasanya tanda tempo pada sebuah lagu terletak di kiri atas notasi lagu.
Variasi Pemakaian Tanda Tempo
Untuk menciptakan lagu yang berkualitas, para penciptanya melakukan berbagai eksperimen. Hal ini ditujukan untuk memunculkan cita rasa lagu yang tidak biasa.
Selain menggunakan istilah tempo, para pencipta lagu biasanya menggabungkan beberapa istilah. Variasi pemakaian tanda tempo pada sebuah lagu tidak luput dari perhatian para pencipta lagu. Sebab dapat menjadikan karyanya dimengerti oleh masyarakat luas.
Adapun variasi pemakaian tanda tempo antara lain:
Penggabungan dua istilah
Penggabungan dua istilah untuk sebuah tempo lagu digunakan untuk istilah yang berdekatan. Misalnya, Allegro Vivace yang berarti lebih cepat dari Allegro, tetapi tidak kurang dari Vivace.
Menambahkan istilah lain
Biasanya dilakukan untuk menambahkan sifat tertentu dari sebuah lagu. Adapun istilah untuk menunjukkan sifat lagu antara lain:
… con amore: dengan penuh cinta
… con brio: dengan hidup
… con fiesto: dengan meriah
… con espressione: dengan penuh perasaan
… con dolore: dengan sedih
… con maestoso: dengan agung
Lalu istilah sifat lagu tersebut digabungkan dengan istilah tempo yang sesuai, misalnya:
Allegro con fiesta: cepat dengan meriah
Adagio con maestoso: lambat dengan agung
Menambahkan akhiran tertentu
Umumnya juga ditambahkan dengan kata ‘etto’ yang berarti ‘agak’ dan ‘issimo’ yang berarti ‘ ‘sangat’. Misalnya:
Largo + etto = Largetto (agak lambat)
Largo + issimo = Largissimo (sangat lambat)
(ANM)
