Konten dari Pengguna

Variasi Pemakaian Tanda Tempo pada Sebuah Lagu

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Variasi Pemakaian Tanda Tempo. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Variasi Pemakaian Tanda Tempo. Foto: Pixabay

Ketika mendengarkan berbagai jenis lagu, salah satu unsur yang tidak bisa dilepaskan dari benak kita adalah tempo. Variasi pemakaian tanda tempo diciptakan untuk memunculkan cita rasa pada lagu.

Lalu, apa sebenarnya tempo itu? Bagaimana peranan tempo dalam sebuah lagu? Apa saja variasi pemakaian tanda tempo? Simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Tempo

Tempo adalah istilah untuk menentukan cepat lambatnya lagu yang dinyanyikan. Mengutip buku berjudul Panduan Olah Vokal oleh Helen Oyeyemi, tempo merupakan salah satu bagian penting bagi sebuah lagu. Sebab, tempo berperan dalam kesesuaian lagu dan pesan yang ingin disampaikan.

Dengan memilih tempo yang tepat, sebuah lagu tidak hanya nyaman didengar. Namun juga dapat menyampaikan pesan yang tersirat di dalamnya. Dalam artian, tempo merupakan salah satu media yang memudahkan kita untuk memahami dan menjiwai sebuah lagu.

Jenis-jenis Tempo

Menurut Helen, terdapat jenis-jenis tempo yang umum digunakan, antara lain:

  1. Allegro: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan sangat cepat;

  2. Moderato: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan agak cepat;

  3. Andante: menyatakan jika sebuah lagu dinyanyikan lambat.

Istilah Tempo Utama

Dilansir dari Buku Seni Budaya tingkat SMA/SMK oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat beberapa istilah tempo utama yang biasa digunakan, antara lain:

  • Largo: Lambat sekali

  • Lento: Lebih lambat

  • Adagio: Lambat

  • Andante: Sedang

  • Moderato: Sedang agak cepat

  • Allegro: Cepat

  • Vivace: Lebih Cepat

  • Presto: Cepat sekali

Istilah-istilah di atas umumnya menggunakan bahasa Italia. Namun, seorang pencipta lagu bisa memberi istilah tersendiri untuk menandai tempo lagu yang dibuat. Biasanya tanda tempo pada sebuah lagu terletak di kiri atas notasi lagu.

Variasi Pemakaian Tanda Tempo

Untuk menciptakan lagu yang berkualitas, para penciptanya melakukan berbagai eksperimen. Hal ini ditujukan untuk memunculkan cita rasa lagu yang tidak biasa.

Selain menggunakan istilah tempo, para pencipta lagu biasanya menggabungkan beberapa istilah. Variasi pemakaian tanda tempo pada sebuah lagu tidak luput dari perhatian para pencipta lagu. Sebab dapat menjadikan karyanya dimengerti oleh masyarakat luas.

Adapun variasi pemakaian tanda tempo antara lain:

  • Penggabungan dua istilah

Penggabungan dua istilah untuk sebuah tempo lagu digunakan untuk istilah yang berdekatan. Misalnya, Allegro Vivace yang berarti lebih cepat dari Allegro, tetapi tidak kurang dari Vivace.

  • Menambahkan istilah lain

Biasanya dilakukan untuk menambahkan sifat tertentu dari sebuah lagu. Adapun istilah untuk menunjukkan sifat lagu antara lain:

  1. … con amore: dengan penuh cinta

  2. … con brio: dengan hidup

  3. … con fiesto: dengan meriah

  4. … con espressione: dengan penuh perasaan

  5. … con dolore: dengan sedih

  6. … con maestoso: dengan agung

Lalu istilah sifat lagu tersebut digabungkan dengan istilah tempo yang sesuai, misalnya:

  1. Allegro con fiesta: cepat dengan meriah

  2. Adagio con maestoso: lambat dengan agung

  3. Menambahkan akhiran tertentu

Umumnya juga ditambahkan dengan kata ‘etto’ yang berarti ‘agak’ dan ‘issimo’ yang berarti ‘ ‘sangat’. Misalnya:

  1. Largo + etto = Largetto (agak lambat)

  2. Largo + issimo = Largissimo (sangat lambat)

(ANM)