Konten Media Partner

Gandeng Pangan Lestari, Emina Cheese kenalkan camilan keju siap makan

Kabarbisnis.com

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

SURABAYA, kabarbisnis.com: Jika selama ini masyarakat Indonesia hanya mengenal keju sebagai jenis makanan pelangkap atau campuran makanan, namun kini ada cara baru untuk mengkonsumsi keju secara langsung.

Adalah PT Emina Cheese Indonesia yang merupakan perusahaan gabungan antara Mitsubishi Corporation dengan Rokko Butter Co. Ltd, yang memperkenalkan produk keju olahan siap makan.

Presiden Direktur PT Emina Cheese Indonesia, Hiroyuki Okada mengatakan, Emina Cheese dihadirkan untuk berbagi cara baru yang sehat dalam mengonsumsi keju dari Jepang ke Indonesia, sekaligus untuk menyediakan pilihan camilan baru yang berperan untuk membangun masyarakat yang lebih baik melalui produk yang lebih sehat.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan produk keju olahan berkualitas tinggi dan lezat di Indonesia. Dengan memperkenalkan cara baru mengonsumsi keju di Indonesia, Emina Cheese menghadirkan pilihan yang memungkinkan konsumen untuk mengonsumsi keju sebagai camilan siap saji yang dapat dinikmati kapan saja dan di mana saja," katanya pada peluncuran Emina Cheese di Toby's Estate Tunjungan Plaza 5 Surabaya, Selasa (29/1/2019).

Dalam peluncuran ini, Emina Cheese memperkenalkan dua varian produk kepada konsumen Indonesia yakni, keju olahan siap untuk dimakan yaitu Emina Cheese Stick, dan blok keju yang serbaguna yaitu Emina Cheese Block.

Untuk Emina Cheese Stick memiliki ragam rasa seperti original, pizza, dan pisang karamel. Bentuknya yang berupa stick ini bisa menjadi camilan praktis. Sementara Emina Cheese Block memiliki tiga varian. Yakni Rich, Mild, dan Mozza. Untuk harganya, Emina Cheese Stick dibanderol Rp12.000 per pack isi 4 biji, sedangkan Emina Cheese Block dibanderol mulai dari Rp16.000 hingga Rp25.000.

Dalam setiap porsinya, keju stik ini mengandung kalsium yang setara dengan dua gelas susu dan vitamin D yang setara dengan 17 gelas susu.

Marketing Manager PT Emina Cheese Indonesia, Michael Hermanto menambahkan, sebelum menyapa pasar Indonesia, pihaknya terlebih dulu melakukan riset kepada ribuan orang terhadap produk yang akan dihadirkannya.

"Dari sini kita bisa menghadirkan sebuah produk camilan keju yang sesuai dengan keinginan dan karakter masyarakat Indonesia. Namun standar kualitas, gizi dan keamanan tetap mengacu pada standar di Jepang, bahkan produk kita sudah bersertifikasi halal," ulasnya.

Dengan kenyataan itu, pihaknya optimistis produk Emina Cheese akan mendapat respon positif di pasar. Hal ini juga dibuktikan dengan respon pasar sejak pertama kali diluncurkan pada September tahun lalu, produk Emina Cheese mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Tahun ini kami menargetkan volume penjualan kami naik hingga 500 persen dengan target market share 10 persen. Sejauh ini penerimaan masyarakat sangat bagus,” ujarnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan penjualan di Indonesia, PT Emina Cheese Indonesia menggandeng PT Pangan Lestari sebagai sole distributor di Indonesia.

Presiden Direktur PT Pangan Lestari, Tjahjono Haryono mengaku optimistis produk Emina Cheese bisa diterima pasar Indonesia. Hanya saja, saat ini pihaknya belum dapat memutuskan berapa target penjualan yang akan diraih. Sebab, perseroan masih melakukan konsolidasi dengan sejumlah distributor di bawah naungan Pangan Lestari.

“Mungkin tiga bulan ke depan kami baru bisa menyampaikan berapa targetnya. Yang penting saat ini kita mengenalkan dulu produk ini ke masyarakat,” ujarnya.

Diakuinya, selama ini penjualan produk makanan olahan memang masih didominasi dari Pulau Jawa dan Bali. "Dan untuk produk Emina Cheese ini untuk tahap awal ini kami menargetkan bisa meraup penjualan Rp 1,5 miliar per bulan dari luar Pulau Jawa dan Bali. Sementara untuk Jawa dan Bali saja bisa 3-4 kali lipatnya," ujar Tjahjono.