Mulai operasikan peternakan baru, Greenfields siap gandakan produksi susu

BLITAR, kabarbisnis.com: Produsen susu PT Greenfields Indonesia siap meningkatkan produksi susu sapi perah menjadi dua kali lipat pada 2019 setelah beroperasinya peternakan kedua milik perusahaan di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.
Saat ini, anak usaha AustAsia Dairy Group tersebut mampu memproduksi 42 juta liter susu sapi per tahun dari peternakan pertama mereka di kawasan Gunung Kawi Kabupaten Malang.
"Peternakan kedua di Blitar ini kapasitasnya hampir sama dengan peternakan pertama. Saat ini kami datangkan secara bertahap sapi perah jenis Frisian Holstein dari Australia dan kami kembangbiakkan secara bertahap hingga mencapai kapasitas produksi maksimalnya pada 2019 mendatang," ujar Head of Dairy Farm PT Greenfield Indonesia, Heru Prabowo di sela penerimaan 2150 ekor sapi betina Holstein dari Australia di peternakan kedua Grreenfields di Wlingi Blitar, Senin (9/10/2017).
Sapi yang datang ke peternakan kedua Greenfields tersebut merupakan gelombang pertama dari total 4600 ekor sapi yang akan diimpor dari Australia. Sapi-sapi tersebut lalu akan dikembangbiakkan hingga memenuhi kapasitas maksimal peternakan kedua sebanyak 9000 ekor sapi.
Heru menambahkan, peternakan kedua di Wlingi Blitar ini menempati lahan seluas 172 hektar dengan investasi mencapai US$ 43 juta dollar, termasuk untuk mengimpor sapi dari Australia.
Sapi-sapi di peternakan kedua ini diharapkan mampu mempunyai produktifitas perah suus lebih baik dibandingkan peternakan pertama karena didesain lebih modern.
"Di pabrik kedua ini kami menerapkan layout design peternakan yang lebih baik sehingga diharapkan produktifitas sapi perahnya bisa meningkat. Selain layout peternakan yang lebih baik, kami juga menggunakan fasilitas produksi terkini mulai alat pemerahan, hingga mesin mesin pengolah pakan yang lebih baik," imbuh Heru.
Jika saat ini produktivitas rata-rata di peternakan pertama mencapai 32,4 liter susu per ekor sapi per hari, maka di peternakan kedua ini nantinya diharapkan produktivitasnya bisa meningkat menjadi 35 liter susu per ekor per hari.
Seperti halnya peternakan pertama, hasil produksi dari peternakan kedua ini juga akan dikirim untuk diolah di pabrik Greenfield di Ngajum, Kabupaten Malang. Pabrik yang baru diresmikan Bulan Mei 2017 tersebut mempunyai kapasitas 72 juta liter susu per tahun.
Hasil produksi pabrik baru Greenfields ini mencakup berbagai produk olahan susu seperti susu segar pasteurisasi, susu UHT (ultra high temperature) hingga produk turunan susu seperti keju dan yoghurt.
