Konten Media Partner

Perjalanan sejumlah kereta tertunda akibat banjir di Pasuruan

Kabarbisnis.com

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Perjalanan sejumlah kereta tertunda akibat banjir di Pasuruan
zoom-in-whitePerbesar

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sejumlah Kereta Api (KA) yang akan melintas di jalur rel Pasuruan-Bangil terpaksa dihentikan akibat terjadinya banjir di wilayah tersebut. Dari pantauan Manajemen PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya tercatat ada sekitar tiga kereta alami pola operasi overstapen (berpindah perjalanannya) dengan bus dan satu kereta alami pembatalan keberangkatan.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, mengatakan, akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu malam (28/4/2019), maka pada pagi ini, Senin (29/4/2019) telah terjadi kondisi banjir setinggi kurang lebih 15 cm dengan arus deras di km 59 +2/3 antara Stasiun Pasuruan - Stasiun Bangil (masuk wilayah PT KAI Daop 9 Jember).

“Sehingga jalur rel tidak bisa dilalui sejak pukul 00.39 dan diperkirakan normalisasi jalur 12 jam dari jam tersebut. Beberapa KA yang terganggu untuk saat ini ada yang mengalami pola operasi overstappen (berpindah perjalanannya) dan ada juga yang mengalami pembatalan keberangkatan,” kata Suprapto du Surabaya Senin (29/4/2019).

Adapun KA yang mengalami perpindahan perjalanan dengan bus, diantaranya adalah KA mutiara timur malam relasi Banyuwangi - Surabaya Gubeng (KA 90), KA Wijaya kusuma relasi Cilacap- Banyuwangi (KA 7093) dan KA Probowangi (KA 213), relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi

“Sementara KA yang dibatalkan hari ini adalaj KA Mutiara Timur (KA 87), relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi,” tambahnya.

Untuk pelayanan kepada penumpang KA yang tertahan, dilakukan operasi lalu lintas overstappen (berpindah) menggunakan bus dan juga ditawarkan pembatalan tiket bagi para penumpang yg ingin membatalkan.

"Kami dari pihak PT KAI Daop 8 Surabaya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang saat ini, akibat dari terganggunya layanan kereta api menuju Jember / Banyuwangi karena faktor banjir di wilayah Kraton - Pasuruan. Dimana wilayah jalur rel ini masuk ke dalam wilayah operasi PT KAI Daop 9 Jember," ujar Suprapto.

Saat ini, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya sedang mengembalikan biaya tiket bagi para penumpang KA Mutiara Timur relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi. Beberapa kereta lain yang masih dalam perjalanan juga mengalami perlambatan sebagai imbas dari banjir petak jalan Bangil-Pasuruan.

Beberapa KA tersebut diantaranya KA 7093 (Wijayakusuma) relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi, posisi stasiun Bangil lambat 459 menit. KA 90 (Mutiara timur), relasi Banyuwangi - Surabaya Gubeng, posisi stasiun Pasuruan lambat 353 menit dan KA 104 (Ranggajati), relasi Jember - Surabaya Gubeng, posisi stasiun Probolinggo lambat 130 menit.

Untuk KA 190 (Logawa), relasi Jember - Surabaya Gubeng, posisi stasiun Rambipuji lambat 96 mnt, LA 206 (Tawangalun) Banyuwangi - Malang, posisi stasiun Jember lambat 23 mnt dan KA 213 (Probowangi), relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi, posisi stasiun Bangil lambat 209 menit. Sedangkan KA 196 (Sritanjung), relasi Banyuwangi - Lempunyangan, posisi stasiun Kalisetail lambat 95 menit.