Konten Media Partner

Aksi Remas Paha Terjadi di Klungkung, Bali, Pelaku Masih Diburu Polisi

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi - police line
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi - police line

KLUNGKUNG, kanalbali.com - Aksi tidak senonoh, begal dan remas paha menggemparkan warga di Kabupaten Klungkung Bali. Seperti yang dialami Korban NK (39) pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Pelaku beraksi di Jalan Puputan, tepatnya di Banjar Galiran, Kelurahan Semarapura Kelod, Kecamatan Klungkung. Usai melancarkan aksinya pelaku yang beraksi dengan mengendarai sepeda motor tersebut langsung kabur. Sedangkan, korban yang adalah warga dari Kelurahan Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung langsuang melaporkan kejadian ke Polres Klungkung.

Petugas kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Informasi di lapangan, kasus begal paha tersebut terjadi pada hari Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 WITA. Ketika itu korban berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor hendak menitipkan dagangan berupa kue ke Pasar Galiran Klungkung, Bali.

embed from external kumparan

Namun, saat perjalanan korban curiga ada yang seorang pria yang membuntuti dari belakang dengan mengendarai sepeda motor. Korban kemudian berhenti di depan sebuah minimarket di Jalan Untung Surapati, Kecamatan Klungkung dan pelaku ikut berhenti.

Kemudian pelaku kembali mengikuti, selanjutnya pada saat korban sampai di Jalan Puputan korban memperlambat laju kendaraan dan pelaku menyalip dan berbelok ke arah timur ke Jalan Arjuna.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono Senin (30/5) menerangkan pelapor melihat pelaku berbelok dan kembali membuntuti, setiba di depan Banjar Galiran pelaku menyalip dari sisi kanan dan kemudian langsung memegang kaki tepatnya di paha bagian kanan. Setelah melakukan hal yang tidak senonoh tersebut pelaku melarikan diri ke arah selatan.

Adapun ciri-ciri pelaku menggunakan sepeda motor warna abu-abu, memakai jaket sweater warna hitam, helm putih, celana panjang dan sepatu. Atas kejadian tersebut korbam khawatir pelaku akan mengulangi perbuatannya dan melapor ke Polres Klungkung guna penanganan lebih lanjut. "Kasus ini masih diselidiki," ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono. (kanalbali/KRI)