Konten Media Partner

Dampak Corona di Bali: 17.300 Orang Pekerja Dirumahkan, 400 Kena PHK

Kanal Baliverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sepinya kunjungan wisatawan memukul industri pariwisata Bali - IST
zoom-in-whitePerbesar
Sepinya kunjungan wisatawan memukul industri pariwisata Bali - IST

Jumlah karyawan yang dirumahkan dan di-PHK imbas wabah COVID-19 di Provinsi Bali terus meningkat. Terbaru, Senin (6/4) jumlah total dari karyawan yang dirumahkan dan di-PHK sudah menyentuh angka 17.700 orang.

"Rinciannya itu ada 17.300 orang dirumahkan, dan 400 orang lainnya di-PHK," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ida Bagus Ngurah Arda saat dihubungi, Senin (6/4).

Arda menuturkan, pihak Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali saat ini terus melakukan verifikasi data yang masuk dari jumlah total pekerja yang dirumahkan dan di PHK. Tujuannya tentu untuk mengecek data yang benar sebelum dikirimkan ke pusat.

"Datanya terus bergerak, dan kita juga terus melakukan koordinasi dengan Kabupaten/Kota karena data yang masuk ada yang double-double, jadi kita seleksi sebelum dikirimkan ke pusat," terang Arda.

Setelah data yang masuk selesai diverifikasi, pihaknya akan langsung mengirimkan data ke pusat, yakni khusus pekerja formal akan dikirimkan ke Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan yang pekerja informal atau UMKM akan dikirimkan ke Kementerian Koperasi dan UMKM.

embed from external kumparan

"Sampai sekarang pusat masih terus membuka kepada daerah untuk menyampaikan datanya bagi karyawan akan mendapatkan kartu pra kerja, pokoknya setiap ada tambahan langsung diminta dikirimkan," jelasnya.

Selain terus melakukan verifikasi itu, pihaknya terus berharap kepada seluruh perusahaan untuk mengambil jalan tengah agar tak merugikan salah satu pihak.

"Memang tergantung masing-masing perusahaan. Biasanya ada kesepakatan di antara kedua belah pihak. Harapan saya tentu semuanya bisa mengambil jalan tengah, makanya kita semua berdoa agar wabah COVID-19 ini bisa segera berakhir," tutur Arda. (ACH)

-----------------------------------

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!