Foto: Pesona Tata Rias Pengantin Bali yang Dikukuhkan di Rakernas HARPI
·waktu baca 2 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Ratusan perwakilan DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati dari berbagai wilayah di Indonesia terpesona oleh keelokan 11 pakem tata rias Bali.
Tata rias itu ditampilkan dalam gelaran pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Harpi Melati Ke-10 di Hotel Prime Plaza, Sanur Senin malam (31/10).
Puluhan model tampil rupawan. Mereka mengenakan model tata rias pengantin yang telah dibakukan dari berbagai wilayah mulai dari Jembrana hingga Karangasem.
Kesebelas jenis tata rias ini memancarkan keanggunan masing-masing. Bak pangeran dan putri kerajaan masa silam, jenis tata rias pengantin ini patut dijadikan pilihan bagi siapapun yang ingin memberi kesan momen sekali seumur hidup itu.
Suyatni Harun, selaku Ketua Umum DPP Harpi Melati menerangkan, 11 jenis tata rias ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi para penata rias penganten dalam Rakernas 10 kali ini.
"Kelebihannya tata rias di Bali punya ciri khas ada keanggunan, mempesona juga keindahan, memang bedalah. Saya optimis tata rias penganten Bali dapat diminati oleh masyarakat Indonesia makanya akan kita sosialisasikan. Bukan cuma orang Bali yang bisa memakai tata rias Bali tapi yang daerah lainnya juga. Makanya dalam seminar ataupun tata rias kita tampilkan supaya orang ikut mau mempelajari tata rias Bali," ungkapnya.
Rakernas kali ini, terang Suyani ia mengukuhkan 6 gaya tata rias Bali sebagai tata rias baku. Gaya tata rias ini akan mendapatkan legitimasi dari Kemendikbud.
6 pakem itu berasal dari TRP Payas Ningrat Buleleng, TRP Payas Dirga Jembrana, TRP Payas Abra Gianyar, TRP Gora Bangli, TRP Payas Agra Klungkung , dan TRP Payas Gede Karangasem.
Sebelumnya sudah ada 5 pakem gaya tata rias pengantin (TRP) yang sudah dibakukan dari Bali, yakni dari TRP Bali Agung Badung, TRP Bali Madya Badung, TRP Bali Agung Buleleng, TRP Bali Agung Tabanan, dan TRP Bali Madya Tabanan.
Rakernas yang dilangsungkan pada 31 Oktober 2022 hingga 03 November 2022 ini menghadirkan setidaknya 400 peserta dari 26 DPD Harpi seluruh Indonesia.
Mengenai tata rias baku, terang Suyatni sudah ada 136 jenis. "Sebelumnya sudah di Tegal, dan Malang. Terus menerus tiap tahun itu ada yang baru," tambahnya.
Dengan semua jenis tata rias yang ada, akan memperbanyak referensi bagi juru rias pengantin serta meningkatkan kompetensi. "Sangat bermanfaat ada ilmu yang bisa dipetik, bahkan di tingkat nasional ada lembaga kursus juga sertifikasi tata rias penganten. Dengan begitu kompetensinya bisa dipertanggung jawabakan," tutupnya. (Kanalbali/WIB)
