Konten Media Partner

Hadir di Forum Tandingan IMF Meeting, Moeldoko Bilang Tak Ada Pemerintahan Sempurna

Kanal Baliverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hadir di  Forum Tandingan IMF Meeting, Moeldoko Bilang Tak Ada Pemerintahan Sempurna
zoom-in-whitePerbesar

KEPALA Kantor Staff Presiden Moeldoko (dok.Kumparan)

DENPASAR, kanalbali.com -- Gelaran IMF - World Bank Meeting di Nusa Dua Bali mendapatkan forum tandingan yang diselenggarakan kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat. Salah satunya yang dilaksanakan di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Senin (8/10).

Menariknya, Kepala Kantor Staff Presiden Moeldoko justru ikut hadir dalam pembukaan acara bertajuk "The People'S Summit on Alternative Development" itu.

"Saya diundang untuk bisa diajak diskusi, ya oke saja, yang pertama kita ingin menyampaikan segala perkembangan yang dijalankan pemerintah saat ini. Berikutnya, jauh lebih penting lagi dalam pembangunan ini perlu dikawal dan perlu mendapatkan masukan yang bagus. Sehingga semua  bisa ikut berkontribusi," ucapnya.

Menurut Moeldoko, dalam sistem kepemerintahan tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan itu muncul bila semua terlibat dan melibatkan diri dalam proses pembangunan.

BACA JUGA : Aksi Tolak IMF Meeting di Denpasar Tegang, Ada Warga Minta Dibubarkan

"Untuk itu saya sangat apresiasi dengan teman-teman. Baik di dalam dan luar negeri yang saat ini berkumpul disini. Bagaimana pembangunan itu berjalan dengan baik secara holistik dan komperhensif tidak secara parsial dan berkelanjutan," imbuhnya.

Moeldoko, juga berharap dengan diskusi tersebut bisa mendapatkan materi yang baik. Sehingga, hasil dari diskusi tersebut diberikan kepada pemerintah untuk ikut berkontribusi.

"Saya pikir sikap kritis dari teman-teman CSOs itu muncul, yang pertama ikut memperjuangkan pembangunan yang berkelanjutan. Bagaiman persolan-persoalan lingkungan dan seterusnya. Saya pikir ini akan jadi perjuangan teman-teman sekalian. 

"Kemudian, berikutnya masalah kehadiran IMF-World Bank dalam memerankan tanggungjawab sosialnya seperti apa. Tadi itu muncul, kami siap menjadi partner dari CSOs," jelasnya. (kanalbali/KR10)