Konten Media Partner

Harga BBM Naik, Bus Sarbagita dan Trans Dewata di Bali Terancam Dihentikan

Kanal Baliverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Berapa Tarif Teman Bus Bali, Foto: Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Berapa Tarif Teman Bus Bali, Foto: Kumparan

DENPASAR, Kanalbali.com - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berdampak pada operasional transportasi umum milik pemerintah di Bali. Pasalnya, alokasi dana terlanjur telah dihitung berdasarkan jarak tempuh dengan harga BBM yang belum naik.

"Jadi sekarang dengan adanya kenaikan BBM ini, tidak bisa membeli sebanyak yang direncanakan. Saat ini kita masih bisa bertahan dengan alokasi yang ada. Tapi belum tentu alokasi itu cukup sampai akhir tahun. Ada kemungkinan berhenti beroperasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta, Selasa, (6/10/2022).

Menurutnya, dana yang dialokasikan oleh pemerintah untuk transportasi umum bersubsidi, seperti bus Sarbagita senilai Rp 1,4 Miliar yang digunakan untuk operasional secara keseluruhan.

Sedangkan untuk bus Trans Metro Dewata menghabiskan dana sekitar itu Rp80 miliar untuk BBM, pengemudi, dan penyediaan bus.

embed from external kumparan

"Berdasarkan arahan dari pusat, agar kelancaran transportasi tetap menjadi perhatian. Sehingga seluruhnya harus melihat sekarang, dana yang tersedia. Kemudian, dimana mencarikan dana untuk kelancaran transportasi ini," sebutnya.

Naiknya harga BBM dinilai mampu menjadi momentum untuk masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Karena selain lebih hemat menggunakan transportasi umum, juga dapat meminimalisir resiko kecelakaan, macet, dan terkena asap kendaraan.

"Yang penting sekarang masyarakat bisa mengantisipasi dengan baik, jangan ngotot, jangan ngeyel. Artinya kalau ada angkutan umum, pakai angkutan umum. Jangan ngeyel pakai kendaraan pribadi yang sudah tidak mendukung dengan situasi seperti sekarang ini. Sudah tahu susah, masih juga tidak mau pindah," tuturnya.

Adapun saat ini tarif transportasi umum di Pulau Dewata untuk bus Sarbagita Rp3.500 bagi pengguna umum, dan gratis untuk kalangan pelajar. Sedangkan bus Trans Metro sampai saat ini masih gratis bagi semua pengguna, tapi sebentar lagi bus ini akan memasang tarif penumpang.

"Ini kesempatan untuk naik bus metro, karena sebentar lagi mungkin berbayar, tapi biasakan dulu naik gratis, nikmati. Bus metro mematok harga bukan karena BBM tapi karena memang sudah rencana. Target sebetulnya adalah di September ini, beberapa kota sudah mulai dan dua tahun ini seharusnya sudah berbayar," jelas Samsi. (Kanalbali/LSU)