Pencarian populer

Ibu Penelantar Bayi di Gianyar Ditangkap Polisi

Dijerat UU Perlindungan Anak

GIANYAR, kanalbali.com - Seorang ibu, IWA (23) asal Jember, Jatim kini harus mendekan di tahanan Mapolres Gianyar. Ia terbukti dengan sengaja menelantarkan bayi dari rahimnya sehari setelah persalinan. Ita ditangkap jajaran Satreskrim Polres Gianyar, 25 Januari lalu di rumah kos-kosannya, wilayah Banjar Gelgel, Blahbatuh, Gianyar. Wakapolres Gianyar, Kompol Adnan Pandibu, Senin (28/1) dalam keterangannya menyebutkan Ita Wahyuni pada 17 Desember lalu mendatangi RSU sanjiwani Gianyar. Selanjutnya tim medis RSU Sanjiwani melakukan penanganan dan melakukan persalinan. Bayi yang lahir dalam kondisi premature, dengan berat 1.650 gram dan kondisi kandungan baru berumur 7 bulan.

Hanya, keesokan harinya (18/12), Ita Wahyuni meninggalkan rumah sakit tanpa pemberitahuan. “Tersangka menitipkan uang sejumlah Rp 2 juta kepada temannya, sesudah itu langsung menghilang,” jelas Adnan Pandibu.

Tersangka saat ditunjukkan polisi kepada wartawan, Senin (28/1) - kanalbali/KR11

Pihak rumah sakit lantas berkoordinasi dengan Polres Gianyar agar ibu dari bayi tersebut bias bertanggungjawab, mengingat sejak dilahirkan bayi tersebut terus mendapatkan penanganan medis. Bayi ini mengalami kelaian, oleh tim medis disebutkan mengalami hidrosepalus. “Pelaku mengakui meninggalkan bayinya dan naik Gojek ke tempat kos-kosannya,” tambahnya. Wakapolres juga menjelaskan, bayi yang dilahirkannya ada orang yang hendak mengadopsi atas nama Sri Wahyuni. Namun karena kondisi bayi mengalami kelainan, adopsi urung dilakukan. Terkait siapa ayah dari bayi tersebut, tersangka menjelaskan ada ada lelaki yang diajaknya menjalin hubungan.

Satu lelaki dari Jember dan satunya dari Lombok, “Namun keduanya tidak mau bertanggung jawab dan tersangkan tidak tahu siapa yang menghamili,” bebernya. Untuk mengelabui petugas, tersangka pindah kos, yang sebelumnya tinggal dekat dengan tempatnya bekerja. Tersangka dijerat UU No 23 Tahun 2002, Tentang Perlindungan Anak, dengan pidana penjara selama 5 tahu dan denda sebesar Rp 100 juta. “Tersangka kini sudah menjalani tahanan di sel Mapolres Gianyar,” tuntasnya.(kanalbali/KR11)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: