Konten Media Partner

Jokowi Pastikan Pembangunan Proyek Infrastruktur di Bali. Apa Saja?

Kanal Baliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jokowi saat meninjau waduk muara di Nusa Dua, Jum'at (14/6) - kanalbali/KAD
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi saat meninjau waduk muara di Nusa Dua, Jum'at (14/6) - kanalbali/KAD

DENPASAR, kanalbali.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berserta rombongan melakukan peninjauan rehabilitasi di Kawasan Wisata Waduk Muara, Nusa DuaBali, Jumat (14/5) . Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan sejumlah proyek infrastruktur yang akan dibangun di Bali.

Selain waduk muara di Kota Denpasar akan ada jalan shortcut Denpasar-Singaraja. Pihaknya juga sudah merevitalisasi pasar Sukawati, Kabupaten Gianyar, Pusat Kebudayaan Bali di Denpasar, Aiport di Kabupaten Buleleng dan Dermaga di Nusa Penida Kabupaten Klungkung.

"Untuk proyek kereta api yang juga dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali masih dalam study," jelasnya.

"Mungkin, Aiport di Bali Utara (Kabupaten Buleleng) yang segera diputuskan, study dan kajian selesai segera diputuskan," ujar Jokowi.

embed from external kumparan

Dalam kunjungan di waduak muara, Jokowi didampingi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait rehabilitasi kawasan waduk muara tersebut yang kedepannya akan menjadi objek wisata dan sumber air baku di wilayah Denpasar dan sekitarnya.

Jokowi dihadapan media, mengantakan bahwa waduk muara ini luasnya 35 hektar dan baru selesai 80 persen.

"Ini menjadi sumber air baku untuk Denpasar, (Teluk) Benoa, Nusa Dua dan sekitar airport (I Gusti Ngurah Rai). Ini sangat penting sekali tapi ini belum selesai, baru 80 persen dan diselesaikan nanti akhir tahun ini. Saya melihatnya dari sisi pengerjaan rapi," kata Jokowi.

Jokowi juga menjelaskan, selain untuk sebagai fungsi air baku, di kawasan waduk muara tersebut juga akan menjadi objek wisata.

"Iya nanti kanan kiri ini akan ada kayak restoran dan cafe. Kalau bisa tak hanya air baku, bisa untuk pariwisata dan resto bagus," imbuhnya.

Jokowi kembali menjelaskan, waduk muara ini, untuk air bakunya 500 liter perdetik. Kemudian, kedepannya fungsinya tidak hanya untuk air baku tapi juga untuk resto dan pariwisata dan juga untuk pemancingan.(kanalbali/KAD)