Luhut Batalkan PPKM Level 3, PHRI Optimis Wisdom ke Bali Melonjak Saat Nataru
·waktu baca 2 menit

DENPASAR- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bali menyambut baik Pembatalan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di semua wilayah Indonesia.
"Sebelumnya kita sudah mengusulkan seperti ini, karena situasi dan kondisi Bali khususnya sangat kondusif," kata I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya selaku Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah PHRI Bali, saat dihubungi Selasa (7/12).
Kasus Covid-19 di Bali sudah melandai dan hanya satu digit per hari dan hal itu adalah situasi yang kondusif untuk menyambut kedatangan Wisatawan Domestik (Wisdom) berlibur ke Bali saat nataru.
"Artinya, walaupun terlambat karena sempat tadinya (wisdom) ada beberapa yang cancel. Saya, harapkan dengan adanya pembatalan ini akan ada peningkatan (booking hotel)," imbuhnya.
Saat ini wisdom yang datang ke Pulau Dewata sekitar 10 hingga 11 ribu per hari. Namun, adalah pembatalan itu pihaknya memprediksi 15 ribu hingga 20 ribu per hari.
Sementara, untuk bookingan hotel dengan adanya pembatalan tersebut untuk tingkat okupansi di hotel Bali, pihaknya memprediksi rata-rata akan terjadi peningkatan 50 persen. Selain itu, PHRI juga menyebut telah menyiapkan paket-paket untuk nataru agar wisdom tertarik ke Pulau Dewata.
PHRI sudah menyiapkan paket-paket nataru dengan harga yang spesial. "Karena, kita tahu situasi dan kondisi masih daya beli masyarakat masih menurun. Kita yang penting bisa jalan dan buka dulu itu harapan kita," ujarnya.
Kendati begitu, dengan dibatalkannya PPKM Level 3, pihaknya meminta agar Pemerintah Pusat untuk membuat Surat Edaran (SE) Instruksi Mentri Dalam Negeri (Imendagri) agar tidak ada perubahan lagi.
"Sangat mengharapkan agar segera nanti ada Imendagri ditetapkan, jangan sampai berubah. Kan ini baru diumumkan, usul (Imendagri) dengan aturan penetapan itu," ujar Suryawijaya. (Kanalbali/KAD)
