Minikino Week Ajak Disabilitas Buta dan Tuli di Bali Nonton Film
·waktu baca 3 menit

DENPASAR, kanalbali.com - Menginjak tahun ke-9, Minikino Film Week (MFW9) - Bali International Short Film Festival, akan digelar pada tanggal 15-23 September 2023 Bali. Penonton disabilitas netra (buta) dan telinga (tuli) mendapat perhatian khusus agar bisa ikut menikmati film-film yang diputar.
“Semua film dalam program ini dilengkapi dengan Closed Caption (CC) atau Subtitles for the Deaf and Hard of Hearing (SDH) Bahasa Indonesia,” kata Edo Wulia selaku Direktur Festival MFW9 dalam jumpa pers Selasa (5/9/2023).
Ini adalah jenis subtitle untuk Tuli dan kurang dengar. Ada juga Audio Description (AD) Bahasa Indonesia yang ditambahkan ke dalam film untuk penonton dengan disabilitas netra.
Menurut Edo, dengan tahun-tahun sebelumnya sebenarnya sudah ada film dengan program AD. Tapi tahun ini, narasi suara sepenuhnya diisi oleh relawan disabilitas netra dari Bali.
Edo Wulia mengharapkan keterlibatan orang dengan disabilitas netra dalam produksi AD bersama Minikino Studio ini bisa membuka kesempatan baru bagi komunitas tersebut.
“Kita berupaya mengenalkan AD di ekosistem festival di Indonesia, dan semoga saja ini menjadi tren positif dan membuka lapangan baru pengisi suara tunanetra,” harap Edo Wulia.
Secara keseluruhan, ada 187 film yang lolos seleksi dalam MFW 9 2023 termasuk film-film dari Indonesia. Sementara itu kolaborasi nasional dan internasional Minikino juga menampilkan program film pendek tamu serta program film di Market Screening.
Tahun ini MFW9 menampilkan total lebih dari 275 film pendek baik dari Indonesia maupun luar negeri dari total 69 negara akan ditayangkan selama 9 hari penuh di 13 lokasi yang tersebar di berbagai titik di Pulau Bali.
Di samping lebih dari 275 judul film yang akan diputar, MFW9 kembali menghadirkan Short Film Market, atau Pasar Film Pendek sebagai bagian dari sub-event MFW9.
Rangkaian Short Film Market telah dimulai sejak pre-event melalui program Minikino Hybrid Internship for Film Festival Writers edis tahun ke-3 yang berlangsung selama 6 bulan mulai Mei 2023.
Selanjutnya, Begadang 7 Tahun Filmmaking Competition yang berlangsung pada 15-16 Juli lalu. Kompetisi ini diikuti oleh 67 tim produksi dari berbagai daerah di Indonesia, namun hanya 56 tim yang berhasil menyelesaikan produksi sesuai batas waktu 34 jam.
Selanjutnya, tim program MFW9 memilih 10 film yang akan ditayangkan selama festival.
Dari 10 film pilihan tersebut, 4 (empat) film adalah nominasi yang akan melalui proses penjurian dan memperebutkan gelar pemenang, yakni, Mira Sudah Tidur (Kura-Kura Terbang, Jawa Tengah), Papo (GURU, Kalimantan Selatan), Pisang Robot Satu Kata (Produksi Dari Hati, Banten), dan Trashtalk (Acah-Acah Films, Jawa Tengah). (kanalbali/RLS/RFH)
