Penjual Sate di Badung, Bali, Temukan Bayi dalam Tas Kresek di Pinggir Jalan
·waktu baca 2 menit

BADUNG, kanalbali.com - Bayi malang ditemukan seorang penjual sate di Dalung, Badung, Bali dalam plastik kresek di tepi jalan dalam keadaan hidup.
Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, Selasa (29/3) mengungkapkan, penemuan bayi itu adalah pada Senin (28/3) malam sekitar pukul 20.30 WITA.
"Bayi laki-laki itu beratnya 3,2 kg panjang 49 cm dengan kulit berwarna sawo matang dalam keadaan sehat dan untuk sementara bayi dititipkan untuk mendapatkan perawatan," katanya.
Menurut keterangan saksi bernama Usman, saat itu dia sedang berjualan sate kemudian mendengar suara tangisan bayi. Awalnya, dia mengira tangisan itu berasal dari anak dari pedagang di ruko depan tempatnya berjualan.
Namun, kemudian tangisan itu terasa dekat dengan tempatnya berjualan. Lalu dia melihat plastik hitam di tumpukan sampah bergerak di depan tempatnya berjualan.
"Karena takut, dia mengajak beberapa orang di seputaran lokasi mendekati plastik dan membukanya," kata Sudana. Maka, saksi kaget karena di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki masih dengan tali pusarnya.
Sementara, dari keterangan saksi Putu Agus Eka Wiguna Putra, saat itu sekitar pukul 20.34 WITA, saksi saat itu mau pergi makan dan lalu mendengar suara yang dikiranya kucing dan dia penasaran dengan suara itu.
Lalu, saksi bersama pedagang sate di lokasi itu mendekati suara tersebut dan membuka tas kresek warna hitam dan saksi kaget di dalam tas itu ada bayi laki- laki dan tali pussrnya dalam keadaan utuh.
Sementara, dari keterangan saksi Ni Komang Suiti saat itu dirinya ada di TKP sekitar pukul 20.40 Wita dan melihat kerumunan orang. Kemudian saksi mendekati kerumunan itu dan melihat bayi laki-laki yang masih terlilit pusar.
Lalu, dia membawa bayi tersebut ke Bidan Ni Nyoman Kusriani agar terselamatkannya dan dirawat. "Menurut keterangan bidan bayi kelamin Laki-laki dengan berat 3,2 kg, panjang 49 cm dengan kulit berwarna sawo matang dalam keadaan sehat dan untuk sementara bayi dititipkan untuk mendapatkan perawatan," ujarnya. (kanalbali/KAAD)
