Konten Media Partner

Polda Bali Ringkus Komplotan Pembobol ATM, 1 Orang Warga Aljazair Jadi DPO

Kanal Baliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang bukti yang diamankan polisi - IST
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti yang diamankan polisi - IST

Tim Resmob Polda Bali berhasil meringkus komplotan pembobol mesin ATM Bank Mandiri. Para pelaku tersebut bernama bernama Roni Firmansyah Maulana, Trio Ito Yudiarsoyo, dan I Wayan Kontal. Dari pengakuan mereka, ada 1 warga Aljazair yang terlibat dan kini masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasubdit III Direskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (28/5) menjelaskan, modus pembobolan adalah dengan membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci.

"Peristiwa itu terjadi, pada Rabu (27/5) sekitar pukul 06.17 Wita di sebuah ATM Bank Mandiri SPBU Buruan, Jalan By Pas Darma Giri Buruan, Gianyar, Bali," jelasnya.

Ilustrasi

Saat itu seorang karyawan melihat di grup whatshap kantor ada update dari tim FLM bahwa di ATM Bank atau TKP CCTV mesin ATM dan juga CCTV di dalam ruangan ATM tertutup lakban.

Selanjutnya, karyawan bank lalu mengecek ke lokasi kejadian. Rupanya, ATM telah dibobol maling dan tiga kotak berisi uang di dalam mesin ATM telah raib. "Akibat dari kejadian tersebut diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta dan melaporkan peristiwa ke SPKT Polda Bali," imbuh AKBP Candra.

Berdasarkan laporan itu, tim Resmob Polda Bali melakukan lidik dan olah TKP dan di hari yang sama polisi langsung menangkap tiga pelaku ditempat yang berbeda-beda di kawasan Denpasar, Gianyar dan Jimbaran.

"Dari hasil interogasi, terhadap ketiga pelaku semua telah mengakui telah melakukan pencurian dengan pemberatan dan ada satu pelaku OA (orang asing) ke warga negara Aljazair (bernama) Phillip yang masih belum di temukan keberadaannya (DPO)," ujar AKBP Candra. ( kanalbali/KAD)