Konten Media Partner

4 Ide Bisnis Untuk Makanan Berbahan Keju

Karjaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Say Cheese | Photo by Wyron A on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Say Cheese | Photo by Wyron A on Unsplash

Siapa yang tidak tahu kalau keju bisa diolah atau dikombinasikan dengan berbagai pendamping makanan? Bahkan, sebagian makanan yang diberi pendamping keju, menjadi lebih mudah laris di pasaran.

Hal ini tentunya menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan bagi para pengusaha makanan. Penasaran apa saja makana yang cocok dipadukan dengan keju? Simak penjelasan berikut ini.

  1. Ayam Geprek

Ayam geprek mozzarella | Photo by @geprekbensu on Instagram

Ayam yang digoreng renyah, disajikan menggunakan sambal dengan level kepedasan yang beragam. Menu ini berhasil menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

Bahkan, ada mi instan yang dibuat dengan rasa ayam geprek. Namun, tahukah kalian jika menu ayam geprek menjadi lebih menarik jika dipadukan dengan keju?

Dari keju parut hingga mozzarella, berhasil menambah cukup banyak daya tarik. Baik dari segi rasa maupun tampilannya.

Memadukan rasa asin dari keju, serta rasa pedas dan gurih dari sambal dan ayam geprek. Seakan menjadi trend, banyak penjual ayam geprek yang menambahkan menu ini untuk diperjual-belikan.

Bahkan Ruben Onsu, seorang artis yang memiliki bisnis tempat makan Geprek Bensu, juga menyediakan menu varian ayam geprek mozzarella. Apakah kalian sudah menambahkan menu ini untuk bisnis kalian?

  1. Mi Goreng

Mi goreng mozzarella | Photo by @hellosnackcorner on Instagram

Mi goreng, sering kali diidentikan dengan makanan murah atau makanan anak kos. Namun, apa jadinya jika mi dipadukan dengan keju?

Dengan menambahkan keju mozzarella, penampilan dari makanan ini tentu berubah. Menjadi lebih enak dan terkesan lebih mewah.

Harga mi yang biasa hanya berkisar 5 ribu Rupiah. Jika ditambahkan dengan topping keju, harganya bisa meningkat menjadi 20-25 ribu Rupiah. Hal ini menjadi salah satu peluang bisnis yang patut diperhitungkan.

Ada beberapa cafe atau tempat makan yang sudah merealisasikan ide tersebut, Warunk Upnormal contohnya.

Hal ini membuktikan, bahwa ide menambahkan keju di menu mi goreng ternyata sukses dan digemari masyarakat, walau harganya lebih tinggi.

  1. Bakso

Bakso mozzarella | Photo by @baksoboedjangan on Instagram

Kata siapa bakso tidak bisa menjadi makanan mewah dan berharga mahal? Lagi-lagi kuncinya adalah keju. Cara menambahkan keju di menu ini, tentu berbeda dengan menambahkan keju di ayam atau mi.

Jika ingin menambahkan keju di bakso, kejunya harus terlebih dahulu dipotong dadu kecil, kemudian dimasukkan ke dalam adonan bakso sebelum direbus. Setelah dimasukkan ke dalam rebusan air panas, barulah bakso keju dapat dinikmati.

Keju yang dimasukkan ke dalam adonan bakso, akan membuat keju meleleh ketika dipotong atau digigit. Salah satu cafe yang sudah menerapkan ide bisnis bakso keju ini adalah Bakso Boedjangan.

  1. Martabak

Martabak mozzarella | Photo by @surabayafoodies on Instagram

Setelah ayam geprek, mi, dan bakso, kini martabak juga termasuk bisnis makanan yang menjanjikan lebih jika dipadukan dengan keju mozzarella.

Makanan berbahan utama daging sapi atau ayam dan telur ini, tanpa ditambah keju sebenarnya sudah menjadi favorit dari banyak orang. Apalagi jika ditambahkan dengan keju mozzarella?

Untuk harga jual martabak keju mozzarella, biasanya berkisar dari harga 50-100 ribu Rupiah. Harga yang ditawarkan bertambah 2 kali lipat karena penambahan keju. Namun, masyarakat tetap tidak keberatan untuk mencoba dan membeli.

Bagaimana, super sekali kekuatan keju?

Bisnis makanan di atas diduga sangat menjanjikan. Mengingat, zaman sekarang hampir semua orang menyukai keju. Terbukti pula, banyak makanan yang dipadukan dengan keju berhasil terjual dalam jumlah banyak. Jadi, sudah siapkah kalian membuka bisnis kuliner berbahan keju lainnya?

#terusberkarja

Content Writer: Putri

Editor: Inggrid