5 Minuman Lokal Indonesia yang Makin Nikmat dengan Sentuhan Kental Manis
·waktu baca 5 menit

Indonesia tak hanya kaya akan makanan tradisional, minuman lokalnya juga tak kalah menggugah. Beragam minuman yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu ini tak hanya dikenal karena kesegarannya, namun juga telah menjadi bagian dari budaya yang menghubungkan penikmatnya dari generasi ke generasi.
Menariknya, meski berasal dari daerah yang berbeda-beda, ada satu kesamaan yang kerap ditemui pada minuman tradisional Indonesia. Ya, kental manis menjadi salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai pelengkapnya.
Kental manis bukanlah bahan baru di Indonesia. Pertama kali diperkenalkan pada 1922 oleh Frisian Flag melalui produk susu kental manis bermerek Friesche Vlag, kental manis telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Tanah Air.
Produk ini pun semakin dikenal luas setelah digunakan dalam berbagai kudapan. Rasanya yang nikmat dan creamy memang cocok dikombinasikan sebagai campuran maupun topping minuman lokal, baik dingin maupun hangat. Seperti 5 minuman tradisional berikut ini!
1. Es Pisang Ijo khas Makassar
Di Indonesia, pisang tidak hanya dikonsumsi langsung, tetapi juga diolah menjadi beragam sajian tradisional yang unik, salah satunya es pisang ijo yang populer di Makassar. Minuman unik nan mengenyangkan ini diyakini telah ada sejak puluhan tahun lalu sebagai sajian istimewa dalam berbagai hari besar, seperti perayaan keluarga hingga acara adat dalam tradisi Bugis.
Sesuai namanya, es pisang ijo terbuat dari buah pisang raja, ambon, atau kepok, yang dibalut dengan adonan tepung beras bercampur santan dan air daun pandan, sehingga menghasilkan warna hijau alami serta wangi yang khas.
Penyajiannya semakin istimewa dengan tambahan bubur sumsum lembut, sirop merah nan legit, serta es serut sebagai penambah kesegaran. Uniknya, seiring kepopulerannya, es pisang ijo pun kerap dikombinasikan dengan bahan-bahan lain, seperti kental manis yang memberi sentuhan creamy yang nikmat.
Menikmati es pisang ijo pun kini tak perlu jauh harus pergi ke kota asalnya, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Yuk, cek resep es pisang ijo yang nikmat dan mudah dibuat di sini!
2. Bandrek khas Jawa Barat
Saat ini bandrek lebih dikenal sebagai minuman hangat yang biasanya dinikmati sebagai teman santai di malam hari. Namun, minuman tradisional ini ternyata menyimpan sejarah panjang dan semangat patriotisme, lho.
Konon, bandrek sudah ada sejak masa kolonial dan kerap dikonsumsi para prajurit untuk menghangatkan tubuh saat berada di medan perang. Pada masa itu, bandrek juga tergolong minuman mewah karena bahan utamanya, terutama jahe, termasuk rempah yang bernilai tinggi dan mahal.
Awalnya, bandrek hanya dibuat dari air jahe dan gula merah yang direbus dan diminum selagi hangat. Seiring waktu, resepnya berkembang dengan tambahan rempah lain seperti serai, cengkeh, hingga kayu manis untuk meningkatkan aroma dan manfaat kesehatan, serta kental manis yang memberikan rasa nikmat dan creamy.
3. Es Oyen khas Tasikmalaya
Es Oyen merupakan salah satu minuman tradisional yang cukup populer di kawasan Jawa Barat, terutama di Tasikmalaya. Minuman segar ini konon sudah ada sejak 1960-an, lho. Uniknya lagi, namanya diambil dari nama Pak Oyen, orang yang pertama kali menciptakan resep minuman tersebut.
Ciri khas Es Oyen sendiri terletak pada kombinasi buah-buahan segar seperti alpukat, kelapa muda, nangka, tape singkong, dan pacar cina, yang disiram santan dan es serut. Sebagai pelengkap, es oyen juga disajikan dengan tambahan kental manis yang memberikan rasa manis dan gurih, sehingga semakin cocok disantap di tengah cuaca tropis Indonesia.
4. Teh Talua khas Sumatera Barat
Teh, susu, dan telur, dicampur lalu disajikan sebagai minuman. Bagaimana rasanya?
Meski terdengar tak biasa, minuman ini justru sangat populer di Sumatera Barat dan dikenal dengan sebutan teh talua yang berarti teh telur dalam bahasa Minangkabau. Sejak zaman dulu, teh talua dikenal sebagai minuman tradisional yang kerap diminum oleh para pedagang dan pekerja untuk mengembalikan stamina setelah seharian bekerja.
Meski terbuat dari kombinasi teh dan kuning telur, proses pembuatan dengan cara dikocok membuat rasa amisnya nyaris hilang, malah menciptakan rasa gurih yang khas. Apalagi setelah ditambahkan kental manis dan perasan jeruk nipis, rasanya semakin manis namun juga menyegarkan.
Tak heran, hingga kini teh talua tetap menjadi bagian dari warisan kuliner Minangkabau yang mudah ditemukan di kedai tradisional maupun kafe modern. Minuman tradisional ini juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara saat berkunjung ke Sumatera Barat, lho.
5. Wedang Ronde khas Jawa Tengah
Wedang ronde adalah minuman tradisional khas Jawa Tengah dan Yogyakarta yang telah menjadi favorit masyarakat sebagai penghangat tubuh, terutama saat cuaca dingin atau di malam hari. Minuman ini dikenal dengan ciri khas bola-bola ketan kecil berisi kacang tanah tumbuk, lalu disajikan bersama kuah jahe manis, kolang-kaling, roti tawar, dan kacang tanah sangrai.
Ternyata, wedang ronde bukan berasal dari Indonesia, lho. Wedang ronde konon diadaptasi dari tangyuan, minuman tradisional Tiongkok yang terbuat dari bola ketan kenyal berisi pasta kacang atau wijen lalu disajikan bersama kaldu jahe.
Resep tangyuan ini dibawa oleh para pedagang dari Tiongkok yang lantas menetap di Pulau Jawa. Seiring waktu, minuman ini pun bertransformasi mengikuti selera lokal dan berubah nama menjadi ronde, yang diambil dari bahasa Belanda “rond” atau bulat, merujuk pada bentuk bola ketan.
Hingga kini, Wedang Ronde tetap digemari sebagai minuman khas yang menghadirkan nostalgia sekaligus kenikmatan rasa di setiap teguknya. Apalagi, wedang ronde juga kerap dikombinasikan dengan beragam bahan pelengkap menggugah selera, misalnya kental manis yang memberikan sentuhan creamy.
Seperti resep wedang ronde cokelat ini! Perpaduan bola ketan chewy dan kuah cokelat nikmat dijamin bikin badan langsung hangat di setiap teguknya.
Selain kelima minuman di atas, masih banyak kreasi minuman tradisional lain dengan sentuhan kental manis yang tak kalah menggugah selera. Mau buat sendiri di rumah?
Yuk, temukan resep-resep Frisian Flag yang tak kalah nikmat dan creamy di website Frisian Flag.
