12 Manfaat Pete untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya
ยทwaktu baca 5 menit

Petai atau lebih dikenal dengan sebutan pete merupakan sayuran dengan berbagai kandungan gizi yang penting untuk meningkatkan fungsi tubuh. Ada banyak manfaat pete untuk kesehatan, terutama untuk menjaga kesehatan organ dalam tubuh.
Sayuran dengan nama latin Parkia speciosa ini memiliki aroma khas saat dikonsumsi, yaitu bau sulfur yang sangat menyengat. Karenanya, beberapa orang justru menghindari makan pete karena bau sulfur ini dapat menyebabkan bau mulut.
Meskipun memiliki bau yang menyengat, pete mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh. Nutrisi tersebut antara lain protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Semua zat gizi tersebut dapat berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Manfaat Pete untuk Kesehatan
Pete memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Mengutip jurnal Parkia speciosa Hassk.: A Potential Phytomedicine oleh Yusof Kamisah, dkk., berikut beberapa manfaat pete untuk kesehatan jika dikonsumsi secara teratur dengan porsi yang tepat.
1. Sumber Antioksidan
Pete merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan zat antioksidan yang tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan di dalam pete dapat menghancurkan radikal bebas lebih dari 70 persen dalam tubuh.
Antioksidan berfungsi untuk membantu tubuh menangkal radikal bebas dan mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi, sehingga dapat mencegah risiko terjadinya kanker. Senyawa aktif ini dapat menghilangkan racun dan sel kanker dalam tubuh yang dibawa oleh radikal bebas.
2. Membantu Tubuh Lebih Rileks
Di dalam pete terkandung senyawa asam amino triptofan, yakni senyawa yang di dalam tubuh akan diubah menjadi hormon serotonin. Salah satu fungsi dari hormon serotonin ini adalah membantu tubuh menjadi rileks, nyaman, serta membuat suasana hati menjadi lebih baik.
3. Mengobati Anemia
Pete kaya akan kandungan zat besi, salah satu nutrisi penting dalam tubuh untuk mencegah anemia. Penting diketahui, anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat. Zat besi berfungsi untuk mendorong pembentukan hemoglobin dalam darah, sehingga dapat mencegah maupun menangani masalah anemia.
4. Mencegah Hipertensi
Pete merupakan sayuran yang sangat kaya akan kalium tetapi rendah garam, sehingga ideal untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Kalium bermanfaat dalam membantu menstabilkan detak jantung, mengatur keseimbangan cairan tubuh, dan melancarkan aliran darah.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melaporkan bahwa manfaat pete dalam menurunkan tekanan darah mampu mengurangi risiko terkena stroke dan penyakit jantung.
Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Pete? Ini Dia Faktanya!
5. Melancarkan Sistem Pencernaan
Pete termasuk sayuran yang mengandung banyak serat, sehingga baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Serat yang ada dalam makanan dapat membantu menjaga kesehatan usus, mencegah sembelit, dan mengurangi iritasi pada lapisan lambung.
6. Menurunkan Kadar Gula Darah
Selain melancarkan sistem pencernaan, serat yang terkandung dalam pete juga bermanfaat untuk penderita diabetes. Kandungan serat dalam pete mampu membantu menurunkan kadar gula darah dengan cara memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
7. Menjaga Kesehatan Ginjal
Pete mengandung sejumlah senyawa yang penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Kandungan antioksidan, beta-sitosterol, stigmasterol, siklik polisufida, dan triathiolane dalam pete diyakini memiliki sifat antihipertensi, analgesik, antimikroba, dan antiinflamasi sehingga mampu mengatasi gangguan ginjal akibat infeksi.
8. Menjaga Kesehatan Otak
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pete yang mengandung kalium dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kemampuan otak secara keseluruhan. Hal ini karena kalium merupakan sumber mineral penting untuk mengatur keseimbangan cairan, otot, dan sinyal saraf di otak.
9. Mengatasi Kegemukan
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute Psychology Austria mengungkapkan bahwa pete dapat mengatasi masalah kegemukan. Pete dikatakan mampu mengurangi nafsu makan berlebihan ketika beban kerja semakin tinggi.
10. Memberikan Stamina
Mengonsumsi pete dilaporkan dapat memberikan tenaga atau stamina yang cukup selama melakukan aktivitas berat. Salah satu penyebabnya adalah kandungan sukrosa, fruktosa, dan glukosa ditambah dengan serat di dalam pete yang sangat bermanfaat bagi kebugaran dan vitalitas tubuh.
11. Mengurangi Nyeri Haid
Bagi perempuan yang akan memasuki periode haid, ternyata pete juga bermanfaat dalam mengurangi resiko terkena premenstrual syndrome (PMS). Biasanya, perempuan yang mengalami PMS akan mengalami rasa nyeri di sekujur tubuh.
Pete mengandung vitamin B6 yang dapat mengatur kadar gula darah serta membantu mengondisikan suasana hati seseorang. Kandungan vitamin B6 inilah yang dapat membantu perempuan mengurangi nyeri akibat PMS.
12. Manfaat Lainnya
Selain beragam manfaat di atas, pete juga dapat dijadikan sebagai obat radang ginjal dan peluruh cacing perut. Selain itu, penderita penyakit kardiovaskular juga bisa menjadikan pete sebagai bahan pangan alternatif yang aman dikonsumsi harian.
Manfaat pete lainnya adalah dapat mengatasi efek samping dari kekenyangan berupa timbulnya panas di dada, mengatasi mual di pagi hari, dan dapat menghindari gigitan nyamuk.
Baca Juga: 7 Manfaat Jengkol untuk Kesehatan, Waspadai Efek Sampingnya
Efek Samping Mengonsumsi Pete
Pada dasarnya, pete dapat menimbulkan efek samping tertentu apabila dikonsumsi berlebihan. Sebagian orang mungkin dapat merasakan efek samping yang berbeda-beda.
Sejumlah efek samping mengonsumsi pete yang mungkin muncul apabila dimakan dalam jumlah berlebihan, antara lain sakit kepala, mual, dan muntah. Selain itu, pete berpotensi menyebabkan risiko terkena batu ginjal dan radang sendi karena kandungan purin yang tinggi.
Dalam beberapa kasus, mengonsumsi pete juga dapat menimbulkan efek samping berupa alergi, seperti ruam kulit, sesak napas, dan gatal-gatal. Apabila mengalami efek samping yang lebih serius, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memberikan penanganan yang tepat.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang menyebabkan bau mulut setelah mengonsumsi pete?

Apa yang menyebabkan bau mulut setelah mengonsumsi pete?
Pete memiliki aroma khas saat dikonsumsi, yaitu bau sulfur yang sangat menyengat. Karenanya, beberapa orang justru menghindari makan pete karena bau sulfur ini dapat menyebabkan bau mulut.
Apa saja nutrisi yang terkandung dalam pete?

Apa saja nutrisi yang terkandung dalam pete?
Beberapa nutrisi yang terkandung dalam pete antara lain protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C.
Apa efek samping makan pete?

Apa efek samping makan pete?
Sejumlah efek samping mengonsumsi pete yang mungkin muncul apabila dimakan dalam jumlah berlebihan, antara lain sakit kepala, mual, dan muntah.
