2 Langkah Pengobatan Gonore yang Perlu Diketahui
ยทwaktu baca 4 menit

Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menular aktivitas seksual dan berpotensi menyebabkan pengidapnya mengalami beberapa gejala. Untuk mengatasi ini, ada beberapa langkah pengobatan gonore yang dapat dilakukan.
Pengobatan gonore ini dilakukan agar gejala yang dialami oleh pengidapnya bisa berkurang dan tidak menularkannya kepada orang lain. Sebagai contoh, wanita yang menderita penyakit gonore berpotensi menularkan penyakit ini ke janin dalam kandungannya.
Ingin tahu lebih lengkap pengobatan gonore dan berapa lama pengobatannya? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Pengobatan Gonore
Gonore bisa disebut juga dengan kencing nanah. Kondisi ini termasuk ke dalam salah satu penyakit seksual yang menular. Penyebab terjadinya gonore ini karena adanya bakteri Neisseria gonorrhoeae.
Bakteri ini masuk ke tubuh akan menyebabkan infeksi pada alat kelamin pria maupun wanita, mata, tenggorokan, hingga saluran reproduksi wanita. Penyakit ini dapat menyerang semua orang, baik wanita dan pria.
Laman Centers for Disease Control juga menyebutkan bahwa penyakit ini lebih menyerang anak muda dan dewasa yang aktif secara seksual dengan rentang usia 15-24 tahun. Adapun beberapa gejala dari penyakit gonore yang perlu diketahui, di antaranya:
Mengalami sakit saat buang air kecil
Keluarnya cairan putih dari vagina
Sering buang air kecil
Mengalami pendarahan pada vagina
Sakit saat berhubungan seks
Mengalami nyeri perut atau panggul
Lantas, apa saja pengobatan gonore yang tepat untuk meredakan gejala yang disebutkan di atas? Menurut laman Mayo Clinic, berikut informasinya.
1. Mengonsumsi antibiotik
Pengobatan gonore yang paling umum digunakan adalah mengonsumsi antibiotik. Obat-obat antibiotik yang sebaiknya dikonsumsi adalah antibiotik yang diberikan melalui suntikan. Supaya lebih jelas, berikut beberapa obat antibiotik yang direkomendasikan untuk dikonsumsi.
Ceftriaxone. Antibiotik ini diberikan melalui suntikan ke intravena (pembuluh darah) selama 30-60 menit. Untuk mengatasi kencing nanah, obat ini diberikan sebanyak 500 miligram (mg) sebagai dosis tunggal bagi pasien dengan berat badan kurang dari 150 kilogram (kg).
Cefixime. Obat antibiotik ini bekerja dengan cara menghambat perkembangan bakteri penyebab gonore. Cefixime ini diberikan apabila pengidap gonore tidak memiliki komplikasi dan diminum dengan maupun tanpa makan terlebih dahulu setiap 12 atau 24 jam.
Gentamicin. Gentamicin dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk pengobatan gonore. Obat ini bekerja untuk mengatasi kencing nanah dengan cara diberikan dalam bentuk suntik sebanyak 240 mg dalam 1 dosis.
Erythromycin. Erythromycin adalah obat salep tetes antibiotik yang direkomendasikan untuk digunakan pada bayi baru lahir. Obat ini disarankan untuk dikonsumsi dalam ukuran 1 dosis saja.
Doxycycline. Obat ini bekerja dengan cara menghambat protein yang dapat memicu pertumbuhan bakteri. Doxycycline ini bisa digunakan selama 10-14 hari dengan dosis 100 mg.
2. Pengobatan di rumah
Tidak hanya melakukan pengobatan melalui obat-obatan, pengidap gonore juga perlu memperhatikan pengobatan di rumah. Pengobatan di rumah ini dilakukan agar infeksi ini tidak berkembang dan menyebabkan komplikasi yang berkepanjangan. Lebih jelasnya, berikut beberapa pengobatan di rumah yang dapat dilakukan.
Minum obat antibiotik lengkap sesuai dengan resep dokter
Hindari berhubungan seks untuk sementara waktu
Bila mendapatkan 1 dosis obat antibiotik, tunggu setidaknya 7 hari usai obat habis agar bisa berhubungan seks
Berapa Lama Pengobatan untuk Gonore?
Meski termasuk ke dalam penyakit menular seksual yang perlu diwaspadai, gonore ini nyatanya bisa disembuhkan total jika memang pengidapnya telaten mengonsumsi obat sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter.
Untuk lama waktu penyembuhannya, gonore bisa sembuh total tergantung pada beberapa hal. Misalnya, sudah berapa lama pengidap gonore mengalami kondisi ini dan tingkat keparahan dari penyakit ini. Dua faktor ini juga yang akan membantu dokter untuk menentukan jenis, dosis, dan durasi pemberian obat.
Menurut laman WebMD, jika berhasil dideteksi pada tahap awal, gejalanya akan mulai mereda dalam 24 jam dan gonore bisa sembuh sekitar dua hari. Sebaliknya, jika terlambat dideteksi, durasi pengobatan hingga sembuhnya akan memakan waktu yang lebih lama, karena infeksinya telah menyebar luas.
Pengobatan ini bisa semakin lama apabila antibiotik yang diberikan tidak dihabiskan. Sebab, kondisi ini semakin menyebabkan bakteri penyebab gonore berkembang biak dan memperparah gejala dari gonore.
Baca Juga: 5 Pilihan Obat Gatal Selangkangan untuk Atasi Gejalanya
Bagaimana Jika Gonore Tidak Diobati?
Gonore yang terlambat ditangani atau tidak diobati dengan tepat dapat menyebabkan munculnya berbagai macam komplikasi. Menurut laman Medical News Today, berikut beberapa komplikasi ketika gonore tidak diobati dengan tepat.
Infertilitas pada wanita. Kondisi ini terjadi karena gonore sudah menyebar ke dalam rahim, sehingga menyebabkan radang panggul.
Peningkatan risiko HIV/AIDS
Munculnya infeksi yang berpotensi menyebar ke persendian dan area lainnya
Infertilitas pada pria. Gonore dapat menyebabkan kondisi yang menyakitkan pada saluran yang menempel pada testis.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu gonore?

Apa itu gonore?
Gonore adalah salah satu penyakit menular seksual. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang menular aktivitas seksual.
Apakah gonore sama dengan kencing nanah?

Apakah gonore sama dengan kencing nanah?
Gonore bisa disebut juga dengan kencing nanah. Kondisi ini termasuk ke dalam salah satu penyakit seksual yang menular.
Obat apa saja untuk gonore?

Obat apa saja untuk gonore?
Pengobatan gonore yang paling umum digunakan adalah mengonsumsi antibiotik.
