4 Posisi Tidur untuk Meredakan Nyeri Haid yang Bisa Diterapkan

Konten Media Partner
19 Oktober 2022 13:47
·
waktu baca 5 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kram perut saat menstruasi bisa ditangani dengan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Kram perut saat menstruasi bisa ditangani dengan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid. Foto: Pexels.com
Tidur bisa menjadi solusi untuk menangani nyeri haid. Ada beberapa macam posisi tidur untuk meredakan nyeri haid.
Nyeri haid sendiri merupakan keluhan yang paling umum dirasakan wanita ketika periode menstruasi mendekat ataupun sedang berjalan. Selama menstruasi, rahim akan berkontraksi untuk melepaskan lapisannya.
Hal tersebut menyebabkan bagian bawah perut terasa nyeri, terutama jika rahim melepaskan prostaglandin yang bisa memicu rasa sakit. Kondisi ini tentunya sangat mengganggu, bahkan membuat seseorang sulit untuk tidur.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai macam posisi tidur yang bisa mengurangi rasa nyeri dan memberikan rasa nyaman saat tidur. Lantas, apa saja posisi tidur untuk meredakan nyeri haid? Berikut penjelasannya.

Posisi Tidur untuk Meredakan Nyeri Haid

Tidur merupakan cara untuk memulihkan kesehatan tubuh yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Namun, kualitas tidur seseorang bisa terganggu akibat beberapa faktor, termasuk kram menstruasi.
Kram menstruasi menyebabkan perubahan hormon yang bisa saja meningkatkan suhu tubuh. Hal ini mempengaruhi ritme sirkadian yang mengatur kebiasaan tidur seseorang.
Menemukan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid bisa membantu penderita bisa beristirahat dengan nyaman. Dikutip dari jurnal Cortisol Circadian Rhythms During the Menstrual Cycle and With Sleep Deprivation oleh Barbara L Parry, dkk, selain mengurangi rasa nyeri, tidur juga bisa membantu menjaga siklus menstruasi serta menurunkan kadar kortisol.
Terdapat beberapa macam posisi yang bisa membantu penderita nyeri haid tidur dengan nyaman. Berikut ragam pilihan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid.

1. Tidur Menyamping

Salah satu posisi tidur untuk meredakan nyeri haid adalah tidur menyamping. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu posisi tidur untuk meredakan nyeri haid adalah tidur menyamping. Foto: Pexels.com
Saat menstruasi, penting untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan tulang belakang kan. Oleh karena itu, tidur menyamping bisa menjadi salah satu posisi tidur untuk meredakan nyeri haid.
Cobalah untuk meletakkan bantal di bawah leher untuk menopang kelengkungan serviks secara alami. Setelah itu, cobalah untuk tidur menyamping dan menempatkan bantal di antara paha untuk menjaga kesejajaran panggul. Hal ini bisa memberikan efek analgesik, sehingga bisa meredakan nyeri haid.

2. Tidur Terlentang

Tidur terlentang merupakan salah satu posisi tidur untuk meredakan nyeri haid. Hal ini bisa membantu mengurangi gejala kram pada bagian bawah perut.
Sama seperti tidur menyamping, tempatkanlah bantal pada bagian leher untuk menyokong tulang belakang. Posisi ini juga memanfaatkan gravitasi sehingga tubuh tetap sejajar. Dengan begitu, tekanan dalam tubuh akibat nyeri haid pada bagian punggung dan persendian akan berkurang.
Namun, tidur terlentang pada sebagian orang akan menyebabkan ketegangan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, cobalah untuk meletakkan bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan bawah punggung.

3. Tidur Meringkuk seperti Janin

Posisi tidur meringkuk seperti janin atau yang dikenal dengan sebutan posisi fetal merupakan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid. Posisi ini banyak dianjurkan karena bisa memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.
Cara tidur meringkuk seperti janin adalah memposisikan tubuh meringkuk secara menyamping dan memeluk kaki dan memposisikan nya ke depan dada. Pastikan lutut dan dada sejajar.
Posisi ini bisa membantu untuk mengurangi rasa nyeri, khususnya nyeri pada bagian perut dan punggung bawah akibat menstruasi. Tak hanya itu, posisi ini mampu merilekskan otot-otot di sekitar perut dan punggung.
Para ahli percaya bahwa tidur dengan posisi meringkuk seperti janin dapat memberikan rasa nyaman. Hal ini dikaitkan efek relaksasi otot pada bagian perut serta rasa nyaman secara emosional yang diberikan.
Hal ini bisa membantu mengurangi ketegangan dan rasa nyeri, sehingga mampu untuk memberikan rasa nyaman saat tidur. Pastikan untuk tidur dalam keadaan rileks jika ingin mencoba posisi tidur ini.

4. Tidur Tengkurap dengan Bantal di Atas Perut

Sebenarnya, tengkurap merupakan posisi tidur yang bisa memperburuk rasa sakit di sekitar tulang belakang, tepatnya pada bagian lumbal dan sakrum.
Jika penderita nyeri haid hanya bisa tidur dengan posisi tengkurap, cobalah untuk meletakkan bantal di bawah perut atau di atas tulangg pinggul. Hal ini bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan nyeri pada bagian punggung.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Nyeri Haid?

Saat nyeri haid, cobalah berbagai macam cara, mulai dari kompres air hangat, mengonsumsi obat antinyeri hingga istirahat untuk mengurangi rasa nyeri. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Saat nyeri haid, cobalah berbagai macam cara, mulai dari kompres air hangat, mengonsumsi obat antinyeri hingga istirahat untuk mengurangi rasa nyeri. Foto: Pexels.com
Nyeri haid adalah kondisi yang sangat mengganggu bahkan bisa menghambat aktivitas. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencegah atau mengurangi rasa sakit atau nyeri haid.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri:
  • Kompres hangat yang dapat merangsang aliran darah dan melemaskan otot-otot rahim yang menyebabkan nyeri haid. Cara ini bahkan lebih efektif dibandingkan mengonsumsi obat antinyeri.
  • Konsumsi obat antinyeri, seperti obat ibuprofen dan naproxen bisa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri karena menghambat produksi prostaglandin dalam tubuh.
  • Cobalah untuk latihan fisik dan olahraga ringan yang bisa meningkatkan suasana hati dan dopamin yang bisa membantu meringankan rasa sakit.
  • Istirahat, relaksasi, dan tidur bisa membantu mengurangi rasa nyeri akibat kram menstruasi.
  • Mandi air hangat bisa membantu meredakan kram menstruasi. Efeknya sama dengan melakukan kompres hangat yang bisa meningkatkan aliran darah dan merilekskan otot-otot rahim sehingga bisa mengurangi rasa sakit.
Selain harus melakukan cara di atas untuk meringankan rasa sakit, Anda juga perlu menghindari beberapa faktor yang bisa memperburuk gejala. Dikutip dari jurnal The Effect of Diet on primary Dysmenorrhea in University Students oleh Yasemin Kartal dan Elvan Yilmaz Akyuz, berikut sejumlah pantangan yang perlu dihindari saat nyeri haid:
  • Makanan atau minuman berkafein
  • Minuman berkarbonasi
  • Makanan yang digoreng
  • Makanan olahan
  • Makanan asin atau manis.
Hindarilah jenis makanan dan minuman di atas agar tidak memperparah kondisi nyeri haid. Apabila nyeri haid tidak kunjung sembuh dengan melakukan cara-cara di atas, segera periksakan ke dokter karena ada kemungkinan terdapat gangguan lain, sehingga membutuhkan penanganan yang tepat.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Mengapa kram menstruasi bisa terjadi?
chevron-down
Apa manfaat tidur saat menstruasi?
chevron-down
Apa saja jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari saat menstruasi?
chevron-down