5 Obat Alergi Dingin di Apotik yang Ampuh Atasi Gejala

Konten Media Partner
6 Oktober 2022 13:41
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi obat alergi dingin. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat alergi dingin. Foto: Pexels.com
ADVERTISEMENT
Alergi dingin merupakan reaksi tubuh akibat terpapar suhu dingin. Sebagian besar kasusnya tidak berbahaya dan dapat diobati dengan obat alergi dingin.
ADVERTISEMENT
Alergi dingin atau yang disebut sebagai urtikaria dingin adalah gangguan yang ditandai dengan munculnya ruam merah pada kulit (biduran) yang disertai dengan gatal. Kondisi ini timbul akibat paparan suhu dingin selama beberapa waktu.
Kulit yang sensitif terhadap paparan suhu dingin akan memerah kemudian menimbulkan bentol yang disertai gatal. Alergi dingin bisa sangat mengganggu aktivitas penderitanya.
Namun, kondisi ini tak perlu dikhawatirkan karena alergi dingin bisa diatasi dengan pemberian obat alergi dingin yang ampuh. Obat-obatan untuk alergi dingin tersebut mudah ditemukan di apotik.

Obat Alergi Dingin yang Ampuh

Ada berbagai macam jenis obat yang bisa dikonsumsi oleh penderita alergi dingin. Obat-obat ini bisa menenangkan reaksi alergi serta mengatasi beberapa gejala yang menyertainya.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari jurnal Cold Urticaria: Clinical Features and Natural Course in a Tropical Country, berikut beberapa pilihan obat alergi dingin yang ampuh yang bisa diperoleh di apotek.

1. Antihistamin

Antihistamin merupakan jenis obat yang dimanfaatkan untuk mengatasi alergi. Antihistamin membantu menghentikan produksi histamin.
Histamin adalah senyawa organik yang diproduksi oleh sel-sel darah putih ketika tubuh mengalami infeksi ataupun alergi. Histamin akan menimbulkan sejumlah gejala pada penderitanya, termasuk ruam merah dan gatal-gatal.
Dengan dihentikannya produksi histamin, gejala alergi dingin akan mulai menghilang. Obat antihistamin sendiri terdiri dari berbagai macam bentuk, mulai dari tablet, krim, hingga suntikan yang diberikan untuk alergi yang parah.
Contoh obat antihistamin yang dimanfaatkan sebagai obat alergi dingin adalah cetirizine. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Contoh obat antihistamin yang dimanfaatkan sebagai obat alergi dingin adalah cetirizine. Foto: Pexels.com
Contoh obat antihistamin yang umumnya diberikan kepada penderita alergi dingin:
  • Fexofenadine
  • Desloratadine
  • Loratadine
  • Cetirizine
  • Diphenhydramine
ADVERTISEMENT

2. Antileukotriene

Obat leukotriene antagonist atau antileukotriene adalah jenis obat alergi dingin yang bekerja dengan menghambat fungsi leukotrien. Leukotrien adalah bahan kimia yang dilepaskan tubuh saat terpapar alergi.
Obat ini sering digunakan untuk menangani asma. Namun, obat ini juga bisa membantu mengatasi berbagai macam alergi, seperti alergi yang disebabkan oleh berbagai macam alergen, termasuk alergi dingin.
Dikutip dari jurnal The Employment of Leukotriene Antagonists in Cutaneous Diseases Belonging to Allergological Field oleh Vincenzo Montinaro, dkk, antileukotriene bekerja sama efektifnya dengan antihistamin serta sering digunakan pada kasus alergi dingin yang parah.

3. Kortikosteroid Sistemik

Kortikosteroid sistemik merupakan salah satu obat yang bisa menangani alergi. Obat ini bisa digunakan dengan cara diminum maupun disuntikkan. Obat kortikosteroid bekerja dengan menekan sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi peradangan.
ADVERTISEMENT
Ada banyak jenis obat kortikosteroid sistemik yang bisa diberikan kepada penderita alergi dingin. Salah satu obat kortikosteroid yang umum digunakan adalah prednisone.
Obat kortikosteroid bisa menimbulkan berbagai macam efek samping, seperti mual, muntah, diare, sembelit, jerawat, hilang nafsu makan, dan lain-lain. Prednison dianjurkan untuk dikonsumsi dengan susu atau makanan tertentu untuk mencegah terjadinya nyeri pada lambung.

4. Obat Cyclosporine

Obat cyclosporine adalah salah satu jenis obat alergi dingin. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Obat cyclosporine adalah salah satu jenis obat alergi dingin. Foto: Pexels.com
Obat cyclosporine adalah jenis obat golongan imunosupresan yang bisa diberikan kepada penderita alergi dingin apabila obat antihistamin tidak menanggapi. Cyclosporine bekerja dengan cara menurunkan respons sistem imun, sehingga mengurangi peradangan dan reaksi terhadap alergi.
Obat cyclosporine tersedia dalam bentuk kapsul, sirup, suntik, dan lain-lain. Obat ini menimbulkan efek samping berupa sakit kepala, pusing, hipertensi, mual atau muntah, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT

5. Omalizumab

Sama halnya dengan cyclosporine, omalizumab merupakan obat alergi dingin yang digunakan sebagai alternatif apabila obat antihistamin dan jenis obat-obatan lainnya tidak mempan untuk mengatasi alergi yang timbul.
Omalizumab tidak bisa diberikan dan digunakan sembarangan. Biasanya, obat ini diberikan oleh dokter untuk mengobati gejala alergi dingin yang bertahan dalam waktu yang lama.

Pantangan Alergi Dingin

Selama alergi dingin berlangsung, ada beberapa hal yang perlu dihindari oleh penderita agar gejala yang dirasakan tidak menjadi lebih parah. Berikut beberapa pantangan alergi dingin:
  • Menghindari paparan suhu dingin dengan menggunakan jaket, topi, sarung tangan, atau selimut
  • Hindari penggunaan air dingin ketika mandi
  • Hindari minuman-minuman dingin atau yang mengandung es
  • Hindari makanan yang mengandung histamin yang tinggi, seperti bayam, tomat, terong, stroberi, ceri, makanan fermentasi, olahan susu, makanan olahan, dan lain-lain
  • Hindari paparan infeksi yang bisa memperparah gejala alergi dingin
  • Hindari stres yang memungkinkan timbulnya gatal-gatal yang parah
ADVERTISEMENT

Apakah Bahaya Alergi Dingin?

Pada sebagian besar kasusnya, alergi dingin mudah diatasi dengan pemberian obat alergi dingin, seperti antihistamin dan jenis obat lainnya. Namun, pada kasus lainnya, alergi dingin bisa menjadi serius.
Alergi dingin bisa menimbulkan gejala yang membutuhkan perawatan medis, seperti:
  • Anafilaksis atau reaksi alergi akut yang parah
  • Mengi dan sesak napas
  • Pembengkakan pada lidah dan tenggorokan
  • Jantung berdebar-debar
  • Penurunan tekanan darah
  • Pingsan
  • Syok
Di samping itu, alergi dingin berisiko menimbulkan gangguan yang mengancam jiwa termasuk mati lemas akibat pembengkakan jaringan faring yang disebabkan oleh makanan atau minuman dingin, syok karena berenang di air dingin, dan syok anafilaksis.
Oleh karena itu, alergi dingin perlu segera diatasi sesuai dengan anjuran dokter. Jika obat alergi dingin tidak membantu, segera periksakan kembali ke dokter untuk mendiskusikan penanganan yang lebih tepat.
ADVERTISEMENT
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Apa itu urtikaria dingin?
chevron-down
Bagaimana cara kerja obat antihistamin?
chevron-down
Apa efek samping dari obat cyclosporine?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·