5 Obat Gatal pada Kulit di Apotek untuk Atasi Gejala
·waktu baca 9 menit

Gatal pada kulit merupakan suatu kondisi yang memicu keinginan untuk menggaruk. Penyebab kondisi ini sangat beragam, mulai dari reaksi alergi hingga gejala dari penyakit kulit tertentu. Untuk mengatasinya, ada beberapa obat apotik bintik merah gatal pada kulit yang bisa digunakan.
Dalam beberapa kasus, gatal pada kulit juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius, seperti penyakit hati atau gagal ginjal. Karenanya, penting untuk mengetahui penyebab gatal pada kulit sebelum mengobatinya.
Ada banyak obat gatal pada kulit yang bisa dipakai untuk mengatasi kondisi ini. Namun, pemberian obat harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.
Penyebab Gatal
Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan kulit terasa gatal. Kondisi ini bisa terjadi pada bagian tubuh mana pun, termasuk tangan, punggung, dan kaki. Dikutip dari American Academy of Dermatology, adapun beberapa penyebab gatal, yaitu:
1. Urtikaria
Urtikaria atau biduran adalah ruam kemerahan yang menonjol pada kulit akibat reaksi alergi. Kondisi ini ditandai dengan bentol-bentol di kulit yang terasa sangat gatal dan kadang disertai rasa nyeri atau panas.
Umumnya, urtikaria disebabkan oleh paparan alergen, seperti bulu binatang, zat kimia, suhu udara, serta makanan dan minuman tertentu.
2. Gigitan Serangga
Kulit gatal juga dapat disebabkan oleh gigitan serangga. Salah satu serangga yang paling banyak menggigit manusia adalah nyamuk.
Gigitan nyamuk pada kulit dapat meninggalkan bentol kemerahan disertai rasa gatal. Kondisi ini terjadi karena gigitan nyamuk dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit, seperti bentol, gatal-gatal, dan pembengkakan.
3. Alergi
Alergi adalah reaksi kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap zat alergen, seperti makanan, bahan kimia, dan sebagainya. Kondisi ini bisa bersifat menahun, berulang, dan dapat disebabkan oleh faktor genetik, sehingga tidak bisa disembuhkan secara menyeluruh.
Pada dasarnya, reaksi alergi bersifat parsial karena hanya terjadi pada sebagian orang saja. Suatu alergen akan menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang, tetapi tidak pada orang lain. Kondisi ini dapat menyebabkan sejumlah gejala, termasuk gatal-gatal dan ruam kulit.
4. Infeksi Virus, Bakteri, atau Jamur
Gatal pada kulit sering kali juga bisa menjadi tanda dari infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Berikut beberapa contoh infeksi yang bisa menyebabkan kulit gatal:
Varicella atau cacar air, yakni infeksi kulit yang disebabkan oleh virus Varicella. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan gatal yang menyebar di seluruh tubuh, termasuk badan, lengan, telapak tangan, dan kaki.
Kandidiasis, yaitu infeksi jamur pada kulit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya ruam kemerahan pada kulit, terutama di daerah lipatan kulit.
Herpes simplex, yaitu penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). HSV dapat menyebabkan munculnya ruam kulit yang terasa gatal di sekitar organ genital atau mulut.
5. Penggunaan Obat-obatan
Penyebab kulit gatal lainnya adalah penggunaan obat-obatan tertentu. Kondisi ini bisa terjadi akibat efek samping obat-obatan atau reaksi alergi terhadap kandungan obat yang dikonsumsi.
Obat Gatal pada Kulit di Apotik
Gatal pada kulit bisa terjadi pada seluruh tubuh atau area tertentu saja. Mengutip laman American College of Allergy, Asthma and Immunology, berikut adalah beberapa pilihan obat gatal pada kulit di apotik yang dapat membantu menghilangkan gatal.
1. Antihistamin
Antihistamin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala alergi pada kulit, seperti gatal-gatal dan ruam kulit. Obat ini bekerja dengan cara menghambat histamin, yakni zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi apabila tubuh terpapar partikel-partikel alergen.
Obat antihistamin dapat mengatasi gejala alergi pada sejumlah penyakit kulit yang menyebabkan gatal, seperti dermatitis dan urtikaria (biduran). Beberapa jenis antihistamin sebagai obat gatal yang bisa dibeli di apotek adalah Chlorpheniramine Maleate, Diphenhydramine, dan Cetirizine.
2. Kortikosteroid
Kortikosteroid adalah obat gatal kulit selanjutnya yang bisa digunakan. Obat ini bekerja dengan cara menambah hormon steroid dalam tubuh, meredakan peradangan, dan menekan kerja sistem imun yang berlebihan.
Mengutip jurnal Corticosteroids-Mechanisms of Action in Health and Disease oleh Sivapriya Ramamoorthy dan John A. Cidlowski, cara kerja tersebut mampu meredakan gejala yang ditimbulkan, seperti peradangan dan reaksi alergi pada kulit.
Obat gatal pada kulit yang termasuk kortikosteroid tersedia dalam bentuk obat oral dan topikal. Contoh obat kortikosteroid untuk mengatasi gatal pada kulit adalah Hidrokortison. Obat ini tersedia dalam sediaan oral atau topikal (krim atau salep).
3. Obat Antigatal Non-kortikosteroid
Ada beberapa obat yang mampu meredakan gatal pada kulit akibat gigitan serangga atau masalah kulit lainnya. Contoh obat antigatal non-kortikosteroid yang bisa dibeli di apotek adalah losion Calamine.
Losion Calamine sering digunakan untuk meredakan gatal dan rasa tidak nyaman pada kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi akibat gigitan serangga.
4. Antibiotik
Jika gatal pada kulit disebabkan oleh infeksi bakteri, penggunaan obat antibiotik diperlukan untuk mengatasi penyebabnya. Antiobiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit akibat infeksi bakteri, termasuk infeksi kulit.
Obat antibiotik umumnya bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri, sehingga menghentikan pertumbuhan bakteri lebih lanjut.
Contoh obat-obatan antibiotik dalam sediaan oral untuk mengatasi gatal karena infeksi bakteri antara lain Ciprofloxacin, Eritromisin, dan Gentamisin.
Selain itu, penggunaan salep antibiotik juga dapat digunakan untuk membantu meredakan gatal pada kulit. Contoh salep antibiotik yang bisa digunakan adalah Bacitracin.
Perlu dipahami, penggunaan antibiotik sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan meresepkan obat antibiotik berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Pastikan juga untuk menggunakan antibiotik sesuai dengan anjuran dokter.
5. Antidepresan
Dalam beberapa kasus, obat-obatan antidepresan yang disebut selective serotonin reuptake inhibitor, seperti Fluoxetine dan Sertraline dapat membantu meredakan pruritus (gatal) kronis pada kulit.
Obat-obatan antidepresan hanya bisa diperoleh oleh resep dokter. Obat ini biasanya diresepkan apabila jenis obat lain tidak mampu mengatasi gejalanya.
Selain itu, obat-obatan antidepresan tidak bekerja secara cepat. Manfaat penuh dari obat-obatan ini mungkin baru dirasakan selama 8-12 minggu setelah memulai pengobatan.
Cara Mengobati Gatal secara Alami
Selain penggunaan obat-obatan medis di atas, ada beberapa pengobatan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi gatal pada kulit. Dikutip dari National Center for Complementary and Integrative Health, berikut adalah beberapa cara mengobati gatal secara alami.
1. Kompres Dingin
Salah satu cara cepat untuk meredakan gatal adalah dengan mengompres daerah kulit yang gatal dengan kompres dingin. Kompres dingin bisa menenangkan kulit dan mengurangi rasa gatal. Lakukan cara ini selama 5-10 menit atau hingga rasa gatal mereda.
2. Penggunaan Lidah Buaya
Lidah buaya adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat untuk mengatasi berbagai kondisi kulit, termasuk mengurangi rasa sakit karena menggaruk kulit terus-menerus, menenangkan gatal, dan meredakan peradangan.
Lidah buaya mengandung agen antiseptik yang dapat membantu membunuh patogen penyebab infeksi kulit. Oleskan gel lidah buaya pada kulit yang gatal beberapa kali sehari untuk memperoleh hasil yang optimal.
3. Penggunaan Madu
Madu adalah bahan alami yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi, sehingga mampu mengurangi gatal dan peradangan pada kulit. Oleskan madu secara langsung pada kulit yang gatal selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.
4. Penggunaan Tea Tree Oil
Tea tree oil atau minyak pohon teh adalah bahan alami yang memiliki sifat antiseptik, antiinflamasi, dan antihistamin alami. Oleskan minyak esensial ini pada kulit yang bermasalah untuk mengurangi rasa gatal pada kulit dan meredakan peradangan.
5. Penggunaan Cuka Apel
Cuka apel mengandung asam asetat yang memiliki sifat desinfektan dan antiseptik alami untuk meredakan gatal dan peradangan. Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mencampurkan cuka apel dan air hangat dengan perbandingan 1:1, kemudian oleskan campuran tersebut ke kulit yang gatal.
Biarkan larutan cuka apel mengering di kulit selama 15-29 menit. Setelah menering, Anda dapat membilas kulit dengan menggunakan air hangat.
6. Penggunaan Minyak Kelapa
Minyak kelapa mengandung senyawa antioksidan yang dapat meredakan peradangan pada kulit. Selain itu, minyak ini juga memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan bakteri penyebab gatal.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mengoleskan minyak kelapa pada kulit yang gatal sebanyak 2-3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
7. Pelembap Kulit
Gatal pada kulit juga bisa disebabkan oleh kulit kering, sehingga sangat penting untuk menjaga kulit Anda tetap terhidrasi. Pilihlah pelembap yang tidak mengandung bahan kimia keras, pewangi, atau pewarna. Pelembap dapat mencegah kulit terlalu kering, yang dapat memicu gatal.
Cara Mencegah Gatal Muncul Kembali
Gatal pada kulit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, sehingga kondisi ini terkadang tidak bisa sepenuhnya dihindari. Meski begitu, ada beberapa cara mencegah gatal muncul kembali yang bisa dilakukan untuk mengurangi risikonya, seperti:
Jaga kebersihan kulit dengan mandi secara rutin menggunakan air hangat dan sabun yang lembut.
Hindari penggunaan sabun berbahan keras atau beraroma kuat yang dapat mengiritasi kulit.
Gunakan moisturizer atau pelembap yang cocok dengan jenis kulit Anda. Pilih pelembap yang bebas pewangi atau bahan kimia keras yang dapat memicu iritasi.
Hindari pakaian yang terlalu ketat karena dapat mengiritasi kulit. Selain itu, hindari bahan pakaian yang dapat menyebabkan alergi kulit, seperti wol atau beberapa jenis kain sintetis.
Hindari paparan alergen atau bahan iritan pada kulit, seperti debu, bulu binatang, serbuk sari, bahan kimia tertentu, dan sebagainya.
Gunakan produk perawatan kulit yang mengandung formula hypoallergenic (tidak menyebabkan alergi).
Hindari perubahan suhu yang ekstrem, seperti mandi dengan air terlalu panas atau terlalu dingin.
Baca Juga: Bintik-Bintik Kecil di Tangan dan Gatal: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Kenapa Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh?
Ada banyak penyebab mengapa gatal-gatal tidak kunjung sembuh. Biasanya, gatal pada kulit yang terjadi dalam jangka waktu lama disebabkan oleh infeksi tertentu pada kulit.
Beberapa penyakit penyebab gatal pada kulit yang tidak kunjung sembuh antara lain eksim, kudis, kurap, dan biduran. Kondisi ini apabila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan rasa gatal bertambah parah.
Gatal yang tidak membaik juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi. Apabila tubuh sering terpapar alergen, maka kondisi ini dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit.
Beberapa faktor pencetus alergi penyebab gatal adalah bahan kimia dalam sabun, polusi, debu, bulu binatang, hingga konsumsi makanan dan obat-obatan tertentu.
Karenanya, penting untuk mengetahui penyebab gatal pada kulit yang mendasarinya. Sebab, penanganan yang salah berisiko menyebabkan gatal pada kulit bertambah parah.
Segera periksakan diri ke dokter apabila rasa gatal yang parah disertai dengan gejala lain, seperti:
Tanda-tanda infeksi, meliputi kulit kemerahan, bengkak, dan bernanah
Sulit tidur
Gatal yang berlangsung lebih dari dua minggu
Penurunan berat badan
Keringat dingin
Sakit perut
Peningkatan buang air kecil
Kelelahan yang tidak biasa
Gatal pada kulit yang tidak kunjung sembuh juga bisa disebabkan oleh gangguan saraf, seperti herpes zoster dan neuropati. Segera konsultasikan kepada dokter kondisi yang alami agar mendapat penanganan yang tepat.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Gatal pada kulit itu seperti apa?

Gatal pada kulit itu seperti apa?
Gatal pada kulit merupakan suatu kondisi yang menyebabkan kulit terasa gatal dan memicu keinginan untuk menggaruk.
Apa penyebab gatal pada kulit?

Apa penyebab gatal pada kulit?
Penyebab gatal pada kulit sangat beragam, mulai dari alergi, efek samping obat-obatan, hingga gejala dari penyakit kulit tertentu.
Apa itu obat antihistamin?

Apa itu obat antihistamin?
Antihistamin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala alergi pada kulit, seperti seperti gatal-gatal dan ruam kulit.
