5 Rekomendasi Obat Bisul Paling Ampuh & Bikin Cepat Sembuh
·waktu baca 8 menit

Bisul adalah kondisi ketika ada sebuah benjolan kecil di permukaan kulit yang berwarna merah hingga keunguan. Untuk mengatasinya, ada beberapa obat bisul paling ampuh yang dapat digunakan, mulai dari gentamicin, mupirocin, kembang bulan, hingga benzocaine.
Selain mengonsumsi obat-obatan, ada juga beberapa pantangan yang perlu dijalani oleh pengidap bisul, salah satunya adalah menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi. Ingin tahu lebih lengkap apa saja obat bisul paling ampuh? Simak informasinya pada artikel ini.
Penyebab Bisul
Penyebab bisul yang utama adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang masuk ke bagian bawah kulit. Kondisi ini sering kali dikenal dengan infeksi Staph. Selain bakteri Staphylococcus aureus, jenis bakteri lain atau bahkan jamur juga bisa menjadi penyebab bisul.
Menurut National Institutes of Health, bisul terbentuk ketika bakteri Staphylococcus aureus memasuki kulit melalui luka atau folikel rambut yang terbuka. Folikel rambut merupakan lubang kecil di kulit yang menjadi tempat pertumbuhan rambut. Terkadang, bakteri dapat menginfeksi folikel ini.
Setelah bakteri memasuki kulit, sistem kekebalan tubuh akan merespons dengan mengirimkan sel darah putih ke area yang terinfeksi untuk melawan infeksi.
Kemudian, sel darah putih bersama dengan jaringan kulit yang rusak dapat membentuk nanah. Kondisi inilah yang menyebabkan munculnya bisul.
Bisul dapat menyerang semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya bisul, di antaranya:
Kontak dekat dengan seseorang yang menderita infeksi Staph.
Kegemukan atau obesitas dapat meningkatkan risiko bisul.
Kelainan kulit, seperti eksim, membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi.
Sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi, termasuk infeksi yang menyebabkan bisul.
Obat Bisul Paling Ampuh
Bisul adalah kondisi ketika ada infeksi yang terjadi akibat bakteri Staphylococcus aureus. Kondisi ini jika tidak diobati secepat mungkin akan memicu munculnya gejala lain yang lebih serius. Akibatnya, pengidap bisul pun sulit untuk beraktivitas normal seperti biasanya.
Ada pula yang melakukan cara keliru untuk membasmi bisul, yaitu memencetnya. Cara ini tentunya tidak disarankan karena berpotensi memperparah infeksi dan meninggalkan bekas luka yang sulit untuk dihilangkan.
Cara tepat untuk mengatasi bisul ini adalah menggunakan obat-obat bisul yang aman. Obat-obat ini bisa didapatkan di apotek terdekat dengan harga yang cukup terjangkau. Adapun beberapa obat bisul paling ampuh, yaitu:
1. Mupirocin
Menyadur Med Safe, obat bisul paling ampuh yang dapat digunakan adalah mupirocin. Obat ini termasuk ke dalam salep antibiotik yang sering digunakan untuk melawan infeksi bakteri Staphylococcus aureus.
Cara kerja mupirocin yakni dengan menghalangi aktivitas enzim isoleucyl-tRNA sintetase. Sebagai informasi, enzim ini digunakan bakteri untuk membuat protein yang kemudian menginfeksi tubuh manusia. Tanpa enzim ini, bakteri akan mati secara perlahan, sehingga proses penyembuhan bisul jadi lebih cepat.
2. Kembang Bulan
Obat selanjutnya yang dapat digunakan untuk mengatasi bisul adalah kembang bulan. Obat ini termasuk ke dalam obat tradisional yang mengandung berbagai macam kandungan herbal, seperti centella herba, amomi fructus, curcuma domestica rhizoma, zingiberis aromaticae rhizoma, dan lain-lain.
Selain untuk bisul, kembang bulan juga bisa digunakan untuk membantu meringankan keluhan pada kulit seperti gatal-gatal, jerawat, koreng, dan bisul. Jangan lupa untuk mengonsumsi sebelum makan hingga keluhan mulai mereda seiring berjalannya waktu.
3. Gentamicin
Gentamicin adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri ringan hingga berat pada berbagai bagian tubuh, mulai dari telinga luar, mata, hingga kulit. Karena diperuntukkan guna mengatasi infeksi, obat ini pun bisa dimanfaatkan untuk mengobati bisul.
Dalam laman Drugs, salep bisul ini termasuk ke dalam kelas aminoglikosida yang efektif menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab bisul.
Namun perlu diperhatikan bahwa salep ini sesuai dengan aturan pemakaiannya. Sebab, pemakaian yang tidak sesuai dengan dosis tidak dapat menurunkan efektivitas obat.
4. Clindamycin
Obat bisul pada umumnya berbentuk seperti salep, tapi ada juga obat oral yang dapat digunakan, salah satunya adalah clindamycin. Obat ini tidak hanya bermanfaat untuk bisul, tetapi juga benjolan lain yang berisi nanah.
Clindamycin bekerja dengan cara menghambat kemampuan bakteri untuk memproduksi protein yang dapat menginfeksi tubuh.
Obat ini tergolong ke dalam antibiotik, sehingga pemakaiannya harus dihabiskan sesuai dengan dosis yang dokter berikan. Apabila menghentikan konsumsi ini, bakteri dapat kembali berkembang.
5. Benzocaine
Obat selanjutnya yang dapat dikonsumsi adalah benzocaine. Obat ini berbentuk salep yang dapat digunakan dengan cara dioleskan di area bisul.
Cara kerja obat ini mirip seperti bius lokal karena dapat meredam sinyal rasa kulit yang ada pada kulit. Itu sebabnya, benzocaine ini hanya perlu dioleskan sedikit saja.
Apabila digunakan secara berlebihan, salep ini dapat menimbulkan beberapa efek samping, mulai dari iritasi kulit, kemerahan, bengkak di wajah atau lidah, dan ruam.
Cara Mengobati Bisul secara Alami
Pengobatan bisul perlu dilakukan dengan cepat dan tepat untuk menghindari permasalahan kulit yang lebih parah. Dirangkum dari Healthline, adapun beberapa cara mengobati bisul secara alami, yaitu:
1. Kompres Air Hangat
Salah satu cara yang efektif untuk mengobati bisul adalah dengan menggunakan kompres hangat. Kompres hangat dapat membantu meredakan nyeri, mempercepat pemecahan nanah, dan mengurangi peradangan. Berikut cara penggunaannya:
Rendam handuk bersih dalam air hangat, lalu peras hingga tidak terlalu berair.
Tempelkan handuk yang sudah dibasahi ke bisul selama 20-30 menit. Anda bisa melakukan cara ini 2-3 kali sehari.
Pastikan untuk mengganti handuk setiap kali digunakan.
Untuk mencegah penyebaran infeksi Staph, jangan pernah memencet atau mencoba memecahkan bisul karena bisa memperburuk bisul dan menyebarkan infeksi bakteri ke jaringan sekitarnya.
2. Gunakan Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa alisin yang bermanfaat sebagai antibakteri, antijamur, dan antiseptik dalam mengobati bisul. Selain itu, bawang putih juga mengandung tiosulfinat yang merupakan zat antimikroba.
Beberapa vitamin dan mineral di dalam bawang putih, seperti vitamin B6, C, selenium, dan zat besi, juga bisa membantu meredakan gejala bisul. Adapun cara penggunaannya, yaitu:
Haluskan 3-4 siung bawang putih.
Setelah dihaluskan, totolkan langsung pada kulit yang mengalami bisul.
Diamkan sekitar 5-10 menit dan bilas dengan air mengalir setelahnya.
Keringkan bagian kulit yang terkena bisul menggunakan handuk bersih dengan cara ditepuk-tepuk lembut.
3. Gunakan Bawang Merah
Selain bawang putih, bawang merah juga bisa digunakan untuk mengobati bisul. Mengutip jurnal Allium cepa: A Treasure of Bioactive Phytochemicals with Prospective Health Benefits oleh Arka Jyoti Chakraborty, dkk., bawang merah mengandung antibakteri yang dapat membantu menyembuhkan bisul.
Adapun cara mengobati bisul dengan bawang merah, yaitu:
Haluskan beberapa siung bawang merah dan masak dengan minyak zaitun hingga matang.
Setelah matang, diamkan bawang merah sampai dingin.
Jika sudah dingin, oleskan bawang merah yang sudah bercampur minyak zaitun tersebut ke atas bisul.
Cara ini bisa dilakukan 2 kali sehari.
Selain dengan cara di atas, penggunaan bawang merah juga dapat dilakukan dengan cara berikut.
Potong bawang merah menjadi beberapa irisan.
Letakkan irisan bawang merah di atas bisul, lalu tutup dengan kain bersih.
Ganti irisan bawang merah dengan irisan yang baru setiap dua jam sekali.
Lakukan cara tersebut sampai 3 kali dalam sehari sampai bisul mengering.
4. Gunakan Lidah Buaya
Lidah buaya mengandung berbagai senyawa yang bersifat antiinflamasi, antiseptik, dan analgesik sehingga efektif untuk mengobati bisul.
Adapun lidah buaya yang digunakan bisa berupa gel asli dari tanamannya ataupun produk yang beredar di pasaran. Berikut cara penggunaannya:
Oleskan gel lidah buaya pada area kulit yang terinfeksi dengan gerakan memutar.
Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air mengalir.
Lakukan secara rutin sebanyak 2 kali dalam sehari sampai bisul mengering.
5. Gunakan Tea Tree Oil
Tea tree oil atau minyak pohon teh adalah minyak esensial yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membantu mengatasi peradangan pada bisul.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mengoleskan beberapa tetes tea tree oil yang dicampur dengan minyak pembawa (seperti minyak zaitun atau minyak kelapa murni) pada bisul beberapa kali sehari.
Cara Mencegah Bisul
Ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena infeksi Staph. Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa cara mencegah bisul.
Hindari kontak dekat dengan seseorang yang menderita infeksi Staph, bisul, atau luka terbuka.
Mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dan air mengalir. Jika air dan sabun tidak tersedia, gunakan hand sanitizer atau tisu basah antibakteri.
Mandi secara teratur menggunakan sabun yang lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat mengiritasi kulit dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.
Hindari berbagi barang-barang pribadi dengan orang lain, seperti handuk, pakaian, peralatan mandi, dan sebagainya. Hal ini untuk mencegah penyebaran infeksi bakteri yang dapat menyebabkan bisul.
Jaga kulit tetap lembap menggunakan moisturizer atau pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Hal ini untuk menghindari kulit kering yang rentan terhadap iritasi dan infeksi kulit.
Selalu perhatikan kebersihan pribadi Anda. Jaga kuku tetap bersih dan pendek untuk menghindari infeksi pada area kuku. Selain itu, hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat atau terlalu lembap, terutama jika Anda berkeringat.
Baca Juga: Bisul di Telinga: Penyebab, Gejala, hingga Cara Mencegahnya
Apa Pantangan Bisul?
Bisul adalah infeksi pada jaringan kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus yang biasa hidup di kulit, tenggorokan dan di dalam hidung. Bisul dapat muncul di bagian tubuh mana pun, seperti bagian punggung, leher, pantat, hingga ketiak.
Meski bisa diobati dengan menggunakan obat-obatan yang sudah disebutkan di atas, pengidap bisul juga perlu melakukan beberapa pantangan. Umumnya pantangan ini berhubungan erat dengan makanan yang dikonsumsi oleh para pengidapnya.
Menyadur laman Mayo Clinic, berikut beberapa pantangan bisul yang disarankan untuk dilakukan.
Makanan yang mengandung gula tinggi bisa menjadi makanan penyebab bisul karena insulin dan hormonnya yang dapat merangsang produksi minyak dan memicu bisul.
Makanan berlemak dapat meningkatkan hormon pertumbuhan yang mirip insulin dan mengobarkan folikel yang menyebabkan jerawat dan bisul.
Makanan dengan karbohidrat glikemik tinggi, seperti roti putih, nasi putih, pasta yang dibuat dengan tepung putih, dan sereal manis yang tidak dibuat dari biji-bijian.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa obat bisul biar cepat kempes?

Apa obat bisul biar cepat kempes?
Untuk mengatasinya, ada beberapa obat bisul paling ampuh yang dapat digunakan, mulai dari gentamicin, mupirocin, kembang bulan, hingga benzocaine.
Apa yang menyebabkan bisul?

Apa yang menyebabkan bisul?
Bisul adalah kondisi ketika ada infeksi yang terjadi akibat bakteri staphylococcus aureus.
Salep bisul apa?

Salep bisul apa?
Obat bisul paling ampuh yang dapat digunakan adalah mupirocin. Obat ini termasuk ke dalam salep antibiotik.
