5 Tanda-Tanda Hamil Muda pada Perut yang Perlu Diketahui Setiap Wanita
ยทwaktu baca 4 menit

Pada awal kehamilan, ibu hamil mungkin akan merasakan sejumlah perubahan pada bagian perutnya. Tanda-tanda hamil muda pada perut pada umumnya tidaklah berbahaya.
Namun, beberapa perubahan pada perut tetap perlu diwaspadai. Sebab, gejala tertentu pada perut bisa mengindikasikan adanya gangguan pada kesehatan ibu hamil maupun janin.
Selama trimester awal, tanda-tanda hamil muda pada perut akan mulai terasa. Cari tahu apa saja tanda-tanda tersebut melalui pembahasan di bawah ini.
Tanda-Tanda Hamil Muda pada Perut
Mengutip jurnal Physiological Changes in Pregnancy oleh Priya Soma-Pillay, dkk., kehamilan akan menyebabkan perubahan pada anatomi dan fisik ibu hamil. Salah satunya bagian tubuh yang mengalami perubahan adalah perut.
Ibu hamil akan merasakan sejumlah tanda-tanda hamil muda pada perut, di antaranya:
1. Perut Berubah Bentuk dan Ukuran
Pada trimester awal, perut ibu hamil akan mengalami perubahan bentuk dan ukuran, meskipun perubahan ini tidak terlalu tampak. Perut ibu hamil akan terlihat lebih bulat.
Ukurannya juga akan berubah menjadi lebih lebar yang menandakan pertumbuhan bayi di dalam janin. Ibu hamil juga akan melihat adanya perubahan pada bagian bawah perut yang tampak menonjol.
2. Perut Terasa Kembung
Sebagian besar perubahan ukuran perut pada hamil disebabkan oleh kembung. Kembung selama kehamilan dipicu oleh adanya perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil.
Peningkatan kadar hormon progesteron dan beberapa jenis hormon reproduksi lainnya yang akan menyebabkan perut terasa kembung. Kembung ini juga dikaitkan dengan perubahan otot perut selama kehamilan.
Saat perut terasa kembung, ibu hamil perlu menghindari beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan perut kembung. Contohnya adalah kacang-kacangan, asparagus, brokoli, minuman bersoda, alkohol, kopi, dan lain-lain.
3. Perut Terasa Kram dan Sakit Perut
Kram dan sakit perut adalah salah satu tanda-tanda hamil pada perut. Kondisi ini sangat umum dirasakan oleh ibu hamil, terutama pada trimester awal.
Pada awal kehamilan, kram perut adalah kondisi normal yang terjadi dalam beberapa waktu. Kram perut merupakan tanda tubuh sedang mempersiapkan untuk perkembangan janin.
Perkembangan janin dalam perut dapat menyebabkan kontraksi pada rahim. Hal tersebut membuat ibu hamil merasakan kram perut yang hampir sama dengan gejala yang dirasakan saat menstruasi.
Sakit perut di awal kehamilan juga dikaitkan dengan gangguan sembelit dan perut kembung yang biasanya dirasakan oleh ibu hamil. Selama rasa nyeri dan kram yang dihasilkan tidak menyakitkan, kondisi ini terbilang normal.
4. Perut Terasa Gatal
Gatal-gatal pada beberapa bagian tubuh sering terjadi pada awal kehamilan. Gejala ini disebabkan oleh peningkatan senyawa kimia tubuh dalam darah yang terjadi selama usia awal kehamilan.
Selain itu, perubahan ukuran perut juga dapat membuat kulit perut meregang. Hal tersebut bisa mengakibatkan perut terasa gatal.
Namun, perut gatal selama kehamilan juga bisa menandakan adanya gangguan pada hati, yakni kolestasis kehamilan intrahepatik. Gangguan ini biasanya menimbulkan gejala gatal tanpa ruam yang memburuk di malam hari.
Meskipun kolestasis kehamilan intrahepatik banyak terjadi di trimester akhir kehamilan, gangguan gatal pada ibu hamil muda tetap perlu diwaspadai.
5. Perut Terasa Tidak Nyaman
Ibu hamil akan merasakan ketidaknyamanan selama periode awal kehamilan. Salah satu gejalanya adalah mual yang biasa memburuk di pagi hari (morning sickness).
Mual merupakan rasa tidak nyaman pada perut yang disertai dengan keinginan untuk muntah. Rasa mual pada perut ini disebabkan oleh peningkatan hormon beta HCG dalam tubuh ibu hamil.
Morning sickness tidak hanya terjadi di pagi hari, tetapi juga dapat menyerang ibu hamil di malam hari. Rasa mual dan muntah selama kehamilan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Untuk meredakan gejalanya, ibu hamil bisa mencoba beberapa cara meredakan morning sickness, seperti minum air putih, konsumsi teh herbal, perbanyak istirahat, dan rutin mengonsumsi makanan bernutrisi, dan lain-lain.
Jika gejala ini semakin memburuk, silakan diskusikan dengan dokter terkait penanganan yang tepat dan aman untuk mengurangi gejala perut terasa mual.
Gejala Kehamilan di Trimester Awal
Selain merasakan beberapa perubahan di bagian perut, ibu hamil muda juga akan mengalami beberapa gejala lainnya, seperti:
Payudara yang membengkak dan terasa lunak. Gejala ini disebabkan oleh perubahan yang membuat payudara menjadi lebih sensitif.
Sering buang air kecil. Hal ini diakibatkan oleh jumlah darah dalam tubuh mengalami peningkatan selama kehamilan, sehingga ginjal akan sering memproses cairan dalam tubuh dan mengeluarkannya melalui saluran kemih.
Mudah lelah dan lemas. Peningkatan kadar hormon progesteron selama awal kehamilan bisa membuat tubuh ibu hamil mudah merasakan lelah dan lemas.
Perubahan suasana hati yang mana ibu hamil menjadi lebih sensitif secara emosional, lekas marah, atau mudah menangis.
Sembelit yang diakibatkan oleh perubahan hormon dan fisik ibu hamil. Kedua faktor tersebut bisa memperlambat aliran makanan dalam sistem pencernaan.
Tanda-tanda hamil muda pada perut biasanya akan mulai dirasakan pada trimester awal, tepatnya pada minggu ke-4 kehamilan. Jika tanda-tanda tersebut disertai dengan gejala abnormal, seperti pendarahan hebat, kram perut yang menusuk dan menyakitkan, segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah gangguan yang membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa contoh makanan penyebab perut kembung?

Apa contoh makanan penyebab perut kembung?
Makanan yang dapat menyebabkan perut kembung adalah kacang-kacangan, asparagus, brokoli, minuman bersoda, alkohol, kopi, dan lain-lain.
Bagaimana cara meredakan morning sickness?

Bagaimana cara meredakan morning sickness?
Cara meredakan morning sickness adalah minum air putih, konsumsi teh herbal, perbanyak istirahat, dan rutin mengonsumsi makanan bernutrisi, dan lain-lain.
Mengapa ibu hamil sering buang air kecil?

Mengapa ibu hamil sering buang air kecil?
Ibu hamil sering buang air kecil diakibatkan oleh jumlah darah dalam tubuh mengalami peningkatan selama kehamilan.
