Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.0
6 Ramadhan 1446 HKamis, 06 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten Media Partner
6 Obat Herbal untuk Batuk yang Tak Kunjung Sembuh
19 Januari 2023 13:53 WIB
ยท
waktu baca 4 menit
ADVERTISEMENT
Selain obat-obatan dari apotek, ada juga obat herbal untuk batuk yang tak kunjung sembuh. Obat herbal tersebut mulai dari madu, kunyit, jahe, hingga air garam. Dibandingkan obat dari apotek, obat herbal umumnya lebih minim efek samping.
ADVERTISEMENT
Adapun beberapa penyebab batuk berkepanjangan yang perlu diwaspadai, seperti tuberkulosis, bronkitis, pneumonia, dan pertussis. Ingin tahu lebih lengkap apa saja obat herbal untuk batuk yang tak kunjung sembuh? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Obat Herbal untuk Batuk yang Tak Kunjung Sembuh
Batuk yang tak kunjung sembuh menyebabkan munculnya berbagai macam gejala yang membuat pengidapnya tidak nyaman. Itu sebabnya, dibutuhkan pengobatan yang tepat agar gejala-gejala tersebut berkurang.
Menyadur laman Healthline, berikut obat herbal untuk batuk yang tak kunjung sembuh.
1. Minyak kayu putih
Menurut Susan M. Ford dan Sally S. Roach dalam Roach's Introductory Clinical Pharmacology., minyak kayu putih dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk dengan cara menghirup bau dari minyak putih tersebut, mengoleskannya pada tenggorokan, dada, hingga menambahkan beberapa tes minyak kayu putih pada air hangat.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, pengidap batuk juga bisa melakukan terapi minyak kayu putih guna mengencerkan minyak kayu putih dalam air mendidik dan menghirup uapnya. Tujuannya untuk meredakan rasa sakit pada tenggorokan.
2. Madu
Mengutip dari jurnal Effectiveness of Honey for Symptomatic Relief in Upper Respiratory Tract Infections, madu adalah salah satu bahan alami yang bisa menangani batuk pada infeksi saluran pernapasan bagian atas.
Madu juga dinilai jauh lebih ampuh dibandingkan dengan penanganan batuk biasa, baik dalam menekan batuk maupun mengatasi infeksi bakteri karena memiliki senyawa yang bersifat antibiotik.
3. Jahe
Obat herbal lainnya yang diperuntukkan bagi pengidap batuk yang tak kunjung sembuh adalah jahe . Jahe dapat meredakan batuk kering dan asma, karena memiliki sifat anti-inflamasi. Tidak hanya itu, rempah ini juga dapat meredakan mual dan nyeri yang dirasakan oleh pengidapnya.
ADVERTISEMENT
Cara mengobati obat batuk secara alami menggunakan jahe dapat dilakukan dengan menyeduh air hangat dan menambahkan 20-40 gram irisan jahe segar ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama beberapa menit sebelum diminum. Kemudian, tambahkan madu atau jus lemon untuk meningkatkan rasa dan lebih meredakan batuk.
4. Air garam
Menyadur laman Healthline, air garam banyak dimanfaatkan untuk mengurangi rasa sakit tenggorokan serta flu biasa. Air garam bisa dijadikan sebagai obat kumur dan dapat membantu mengencerkan dahak serta mengurangi rasa nyeri pada saluran pernapasan.
Berikut cara menggunakan air garam sebagai obat batuk herbal.
ADVERTISEMENT
5. Peppermint
Peppermint mengandung mentol yang bisa membantu mematikan saraf di tenggorokan yang teriritasi oleh batuk. Kondisi ini dapat memberikan efek pereda nyeri dan dapat mengurangi keinginan seseorang untuk batuk.
Dalam publikasi Phytotherapy Research, peppermint juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang dapat mempercepat penyembuhan batuk yang tidak kunjung sembuh. Adapun beberapa cara untuk mengonsumsi peppermint, yaitu:
6. Kunyit
Dikutip dari Turmeric The Golden Spice: From Traditional Medicine to Modern Medicine, kunyit bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk alami. Kunyit mengandung kurkumin, yaitu senyawa sifat antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri.
ADVERTISEMENT
Selain mengatasi batuk berkepanjangan, kunyit juga bisa mengobati gangguan pernapasan lainnya, seperti bronkitis dan asma. Kunyit juga bisa dikonsumsi dengan ditambahkan dalam hidangan atau bisa dimasukkan ke dalam minuman.
Penyebab Batuk yang Berkepanjangan
Tidak hanya mengonsumsi obat herbal seperti yang disebutkan di atas, pengidap juga perlu mewaspadai penyebab-penyebabnya, supaya batuk yang berkepanjangan tidak terjadi terus-menerus. Menurut laman WebMD, berikut beberapa penyebab batuk yang berkepanjangan.
1. Pneumonia
Pneumonia atau radang paru-paru adalah penyakit infeksi yang menyebabkan terjadinya peradangan pada satu atau kedua kantung udara di paru paru. Penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, jamur, atau bakteri.
2. Asma
Mengutip jurnal Cough and Asthma oleh Akio Niimi, batuk berkepanjangan adalah gejala utama dari batuk varian asma, yakni jenis asma yang memiliki gejala batuk kering dan tidak produktif. Tidak hanya batuk berkepanjangan, asma juga menyebabkan pengidapnya sesak napas, nyeri dada, dan sulit tidur.
ADVERTISEMENT
3. Alergi
Alergi dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan sehingga mengakibatkan batuk berkepanjangan terus-menerus. Batuk yang berhubungan dengan alergi mungkin lebih parah di musim atau lingkungan tertentu. Kondisi ini juga menyebabkan pengidap bersin, sesak napas, hingga gatal-gatal.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)