6 Obat Sakit Pinggang Alami Terbaik yang Efektif Digunakan
ยทwaktu baca 5 menit

Sakit pinggang merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada sebagian orang. Kondisi ini biasanya terjadi ketika otot dan tulang yang menopang bagian pinggang mengalami peradangan.
Menurut Arthritis Foundation, sekitar 80% orang dewasa di seluruh dunia dilaporkan mengalami sakit pinggang setidaknya sekali dalam hidup mereka. Kondisi ini dapat memengaruhi gerakan sehari-hari, termasuk duduk, berdiri, dan berjalan.
Ada berbagai pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit pinggang, salah satunya dengan penggunaan obat-obatan alami. Lantas, apa saja obat yang bisa digunakan?
Obat Sakit Pinggang Alami Terbaik
Sakit pinggang merupakan kondisi umum yang bisa diatasi dengan penggunaan obat alami. Dirangkum dari Spine Health, berikut adalah beberapa obat sakit pinggang alami terbaik yang bisa digunakan.
1. Arnica
Arnica adalah obat herbal yang dapat dioleskan langsung ke kulit untuk mengobati nyeri otot, peradangan, dan bengkak, termasuk pada kondisi sakit pinggang. Obat topikal ini mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat diserap melalui kulit.
Sebuah penelitian Challenging Case in Clinical Practice: Improvement in Chronic Osteoarthritis Pain with Use of Arnica Oil Massage, Therapeutic Ultrasound, and Acupuncture oleh Michelle Jackson, dkk., menemukan bahwa arnica dapat membantu meredakan nyeri osteoartritis kronis jika dikombinasikan dengan akupuntur dan pijat.
Selain itu, arnica juga efektif untuk mengatasi sakit pinggang yang disebabkan oleh memar. Anda bisa mengoleskan salep atau gel arnica pada memar 2-3 kali sehari untuk memperoleh manfaatnya.
2. Kunyit
Kunyit adalah bahan alami yang mengandung senyawa kurkumin, yakni antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Selain itu, kurkumin juga memiliki manfaat untuk meredakan pembengkakan dan peradangan yang menyebabkan sakit pinggang.
Meskipun kunyit umumnya dianggap aman, bahan alami ini dapat menimbulkan beberapa efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan, seperti mual hingga ruam kulit. Anda bisa mengonsumsi kunyit dalam bentuk minuman teh, suplemen, ataupun jamu herbal.
3. Jahe
Jahe merupakan obat alami yang bisa digunakan untuk mengatasi nyeri dan peradangan yang menyebabkan sakit pinggang. Bahan alami ini mengandung senyawa antiinflamasi yang berfungsi untuk menghambat produksi zat kimia yang memicu peradangan dalam tubuh.
Untuk memperoleh manfaatnya, jahe tersedia dalam berbagai bentuk yang bisa dimanfaatkan, termasuk teh jahe, air rebusan, hingga minyak esensial.
Sebuah penelitian Anti-Inflammatory Effects of the Essential Oils of Ginger (Zingiber officinale Roscoe) in Experimental Rheumatoid Arthritis oleh Janet L. Funk, dkk., menunjukkan bahwa menggunakan jahe dapat membantu mengurangi nyeri pada radang sendi dan memiliki efek penyembuhan yang mirip dengan obat-obatan antiinflamasi non-steroid.
4. Cengkeh
Cengkeh banyak digunakan sebagai pereda nyeri alami karena kandungan eugenolnya. Karenanya, cengkeh sering kali menjadi bahan baku beberapa minyak esensial untuk mengatasi nyeri dan radang sendi, termasuk pada kondisi sakit pinggang.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa mengonsumsi cengkeh dalam bentuk air rebusan. Selain itu, ada pula minyak cengkeh yang dapat digunakan secara topikal untuk mengurangi rasa sakit.
5. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan, yakni senyawa yang dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh. Selain itu, beberapa komponen tertentu dari teh hijau dilaporkan mampu meringankan gejala terkait radang sendi yang menjadi salah satu penyebab sakit pinggang.
Sebagai minuman untuk dikonsumsi sehari-hari, teh hijau menjadi pilihan yang lebih sehat daripada kopi, soda, dan minuman manis lainnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda bisa mengonsumsi segelas teh hijau sebelum tidur.
Meskipun terbukti mengandung senyawa yang berkhasiat mengurangi peradangan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat teh hijau dan dosis yang paling efektif untuk mengatasi kondisi nyeri dan peradangan.
6. Minyak Zaitun
Minyak zaitun memiliki kandungan zat aktif oleocanthal, yakni senyawa yang dipercaya dapat menekan jalur nyeri dan memiliki cara kerja yang mirip dengan obat-obatan antiinflamasi non-steroid.
Sebuah penelitian Therapeutic Effects of Olive and Its Derivatives on Osteoarthritis: From Bench to Bedside oleh Kok-Yong Chin, dkk., menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan dengan kandungan minyak zaitun memiliki lebih sedikit masalah kesehatan yang berkaitan dengan peradangan, seperti osteoarthritis.
Selain itu, ekstrak polifenol yang ditemukan dalam minyak zaitun juga dilaporkan dapat mengurangi radang sendi, degradasi tulang rawan, dan pengapuran tulang. Ketiga kondisi ini bisa menjadi penyebab sakit pinggang.
Untuk memperoleh manfaatnya, Anda bisa menggunakan minyak zaitun ke dalam makanan untuk mengurangi sakit pinggang dan gejala lainnya secara signifikan.
Baca Juga: 7 Cara Mengobati Sakit Pinggang yang Efektif
Pantangan Sakit Pinggang
Ketika mengalami sakit pinggang, ada beberapa pantangan yang harus dihindari agar kondisi tidak semakin memburuk. Adapun beberapa pantangan sakit pinggang yang perlu diperhatikan, yaitu:
Makanan berlemak. Beberapa makanan yang mengandung lemak trans, seperti makanan olahan, gorengan, dan makanan cepat saji harus dihindari. Hal ini karena lemak trans dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh.
Makanan manis. Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan peradangan di tubuh. Karenanya, hindari mengonsumsi makanan dan minuman manis, seperti permen, kue kering, cokelat, dan minuman bersoda untuk meredakan sakit pinggang.
Makanan dengan karbohidrat. Kandungan karbohidrat dari makanan olahan seperti roti, kerupuk, nasi putih, dan kentang tidak sepenuhnya diubah menjadi energi dan bisa menetap dalam tubuh. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan peradangan dan kondisi kronis lainnya yang bisa menyebabkan sakit pinggang.
Makanan kemasan. Mengonsumsi makanan kemasan dapat memperburuk sakit pinggang karena kandungan beberapa bahannya, seperti monosodium glutamat, aspartam, dan garam. Berbagai bahan ini dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana sakit pinggang bisa terjadi?

Bagaimana sakit pinggang bisa terjadi?
Kondisi ini biasanya terjadi ketika otot dan tulang yang menopang bagian pinggang mengalami peradangan.
Apa manfaat cengkeh untuk sakit pinggang?

Apa manfaat cengkeh untuk sakit pinggang?
Cengkeh banyak digunakan sebagai pereda nyeri alami karena kandungan eugenolnya. Karenanya, cengkeh sering kali menjadi bahan baku beberapa minyak esensial untuk mengatasi nyeri dan radang sendi, termasuk pada kondisi sakit pinggang.
Apa saja pantangan sakit pinggang?

Apa saja pantangan sakit pinggang?
Beberapa pantangan sakit pinggang yang perlu diperhatikan. yaitu makanan berlemak, makanan manis, makanan dengan karbohidrst, dan makanan kemasan.
