Kumparan Logo
Konten Media Partner

7 Cara Alami Mengatasi dan Mengurangi Rasa Sakit Akibat Memar

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi luka memar pada kulit. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi luka memar pada kulit. Foto: Pexels

Memar merupakan salah satu cedera fisik yang mengakibatkan jaringan di bawah permukaan kulit mengalami kerusakan dan pembuluh darah kecil di sekitarnya pecah. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan pada daerah yang mengalami perubahan warna.

Ketika jaringan di bawah kulit rusak dan pembuluh darah kecil pecah, cairan dan darah merembes ke jaringan sekitarnya, sehingga menimbulkan warna kebiruan atau kehitaman di kulit.

Memar bisa terjadi karena berbagai penyebab. Namun, sebagian besar kondisi ini disebabkan oleh kulit mengalami benturan, sehingga mengakibatkan perubahan warna pada kulit. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Cara Alami Mengatasi dan Mengurangi Rasa Sakit Akibat Memar

Memar merupakan hasil dari cedera atau luka pada kulit yang menyebabkan pembuluh darah pecah. Memar biasanya bisa hilang dengan sendirinya, tetapi kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit.

Dirangkum dari Healthline, adapun beberapa cara alami mengatasi dan mengurangi rasa sakit akibat memar, yaitu:

1. Kompres Es

Ilustrasi menggunakan kompres es untuk kaki yang memar. Foto: Pexels

Kompres es dapat digunakan segera setelah Anda mengalami cedera untuk mengurangi aliran darah di sekitar area tersebut. Mendinginkan area kulit yang cedera dapat mengurangi jumlah darah yang bocor ke jaringan sekitarnya. Ini juga dapat mencegah munculnya memar yang meluas dan mengurangi pembengkakan.

Anda dapat menggunakan kompres pada kulit yang memar selama 10-20 menit. Cara ini bisa diulangi setiap 30 menit sekali sesuai kebutuhan. Perlu diingat, jangan melakukan kompres es terlalu lama karena dapat menyebabkan frostbite.

2. Kompres Panas

Selain kompres es, Anda juga bisa menggunakan kompres panas pada kulit yang memar untuk meningkatkan sirkulasi darah. Proses ini dapat membantu membersihkan darah yang terperangkap setelah memar terbentuk.

Kompres panas juga dapat membantu mengendurkan otot yang tegang dan menghilangkan rasa sakit. Adapun cara penggunaannya, Anda bisa memakai bantalan pemanas atau botol air panas pada kulit yang memar.

3. Perban Elastis

Anda dapat menutupi area yang memar dengan perban elastis. Perban ini dapat menekan jaringan dan membantu mencegah pembuluh darah bocor. Selain itu, menggunakan perban elastis dapat mengurangi keparahan memar serta membantu meredakan rasa sakit dan pembengkakan.

4. Teknik RICE

RICE merupakan singkatan dari rest, ice, compression, dan elevation, yakni metode pengobatan untuk menangani cedera jaringan lunak, termasuk memar. Berikut teknik RICE yang bisa diterapkan:

  • Rest (istirahat): Anda harus memberikan istirahat pada kulit yang memar dengan cara tidak melakukan aktivitas berat, terutama pada bagian tubuh yang mengalami memar.

  • Ice (es): dinginkan daerah yang memar menggunakan es batu yang dibungkus handuk selama 10-20 menit. Suhu dingin akan menghentikan proses pembengkakan dan peradangan melalui penyempitan pembuluh darah. Hal ini memungkinkan rasa sakit karena memar lebih cepat hilang.

  • Compression (kompresi/tekanan): jika bagian tubuh yang memar bengkak, Anda bisa membungkus area kulit yang memar dan memberikan tekanan menggunakan perban elastis. Namun, jangan bungkus terlalu ketat. Tujuan memberikan tekanan pada memar adalah untuk mengurangi pembengkakan.

  • Elevation (elevasi): segera setelah memar muncul, bagian tubuh yang memar harus diposisikan lebih tinggi dari jantung. Kondisi ini mencegah darah berkumpul pada jaringan yang mengalami memar.

5. Salep Arnica

Ilustrasi salep arnica untuk mengobati memar. Foto: Pexels

Arnica adalah ramuan herbal yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan, pembengkakan, dan nyeri akibat memar. Hal ini karena arnica mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi yang dapat diserap melalui kulit.

Sebuah studi Accelerated Resolution of Laser-Induced Bruising with Topical 20% Arnica: A Rater-Blinded Randomized Controlled Trial oleh S. Leu, dkk., menemukan bahwa salep arnica topikal efektif untuk mengurangi kondisi memar. Anda bisa mengoleskan salep atau gel arnica pada memar sebanyak 2-3 kali sehari untuk menuai manfaatnya.

6. Krim Vitamin K

Tubuh membutuhkan vitamin K untuk membantu pembekuan darah apabila diperlukan. Ketika Anda mengalami memar, vitamin K topikal berbentuk krim atau salep dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi memar.

Sebuah penelitian dalam Journal of Drugs in Dermatology menemukan bahwa orang yang mengoleskan salep vitamin K setelah menjalani prosedur bedah plastik mengalami lebih sedikit memar dibandingkan mereka yang menggunakan plasebo.

7. Diet untuk Memar

Kebiasaan pola makan dapat berdampak pada kesehatan tubuh seseorang, termasuk dalam proses penyembuhan luka dan memar. Ada beberapa makanan yang dapat memperkuat pembuluh darah dan mengurangi memar di kulit.

Selain itu, ada pula makanan yang dapat membantu menjaga kulit serta jaringan tubuh tetap kuat dan lentur. Berikut beberapa makanan sehat untuk membantu menyembuhkan memar:

  • Nanas. Makan nanas segar memberi tubuh dosis bromelain alami, yakni senyawa yang dapat membantu memar lebih cepat sembuh.

  • Buah-buahan dengan kuersetin alami. Makanan dengan jumlah kuersetin yang tinggi termasuk apel, jeruk, bawang merah, beri, ceri berwarna gelap, dan sayuran berwarna hijau.

  • Buah sitrus. Kandungan flavonoid dalam buah sitrus secara signifikan dapat memperbaiki memar. Buah sitrus yang bisa dikonsumsi termasuk jeruk dan lemon.

  • Makanan dengan vitamin K. Diet yang mengandung vitamin K dapat membantu mengurangi memar. Sumber makanan dengan vitamin K yang baik termasuk kangkung, bayam, brokoli, selada, kedelai, dan stroberi.

  • Protein tanpa lemak. Beberapa makanan seperti ikan, unggas, tahu, dan daging tanpa lemak mengandung protein tinggi yang mampu membantu memperkuat pembuluh darah kapiler. Hindari sumber protein dengan lemak jenuh dan kolesterol tinggi, seperti hamburger atau daging goreng.

  • Makanan kaya seng. Seng merupakan mineral yang membantu tubuh menyembuhkan luka. Sumber makanan seng yang baik antara lain kepiting, lobster, bayam, biji labu, dan polong-polongan.

Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kaki yang Ampuh

Berapa Lama Bengkak Memar Hilang?

Lamanya penyembuhan memar yang membengkak tergantung pada tingkat keparahan memar tersebut. Pada kasus cedera yang ringan, bengkak memar dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 2-3 minggu.

Namun, perlu diperhatikan bahwa lamanya waktu penyembuhan tersebut adalah jika memar dalam kondisi tidak obati. Karenanya, Anda mungkin dapat pulih lebih cepat jika melakukan beberapa pengobatan alami yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Sementara itu, memar terkadang bisa memakan waktu lebih lama hingga berbulan-bulan untuk bisa hilang. Kondisi ini tergantung pada tingkat keparahan memar dan perawatan yang dilakukan pasien.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu memar?

chevron-down

Memar merupakan salah satu cedera fisik yang mengakibatkan jaringan di bawah permukaan kulit mengalami kerusakan dan pembuluh darah kecil di sekitarnya pecah.

Apa penyebab memar?

chevron-down

Memar bisa terjadi karena berbagai penyebab. Namun, sebagian besar kondisi ini disebabkan karena kulit mengalami benturan, sehingga mengakibatkan perubahan warna pada kulit.

Apa itu teknik RICE?

chevron-down

RICE merupakan singkatan dari rest, ice, compression, dan elevation, yakni metode pengobatan untuk menangani cedera jaringan lunak, termasuk memar.