7 Cara Mengeluarkan Air dari Telinga dengan Mudah dan Cepat
·waktu baca 4 menit

Masuknya air ke dalam telinga menyebabkan pendengaran menjadi tidak nyaman dan terpendam. Untuk mengatasi kondisi ini, ada beberapa cara mengeluarkan air dari telinga yang dapat diterapkan, mulai dari menggoyangkan daun telinga, memiringkan kepala sembari berbaring, dan lain sebagainya.
Langkah-langkah tersebut perlu dilakukan secepat mungkin untuk mencegah dampak negatif dari masuknya air ke telinga. Lantas, bagaimana cara mengeluarkan air dari telinga dan bahayanya jika tidak dikeluarkan dengan maksimal? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Cara Mengeluarkan Air dari Telinga
Telinga yang kemasukan air bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya aktivitas berenang atau mandi. Sebetulnya, air yang masuk ke telinga bisa keluar dengan sendirinya, terlebih jika volume air yang masuk ke dalam telinga terbilang sedikit.
Kendati demikian, air yang masuk ke dalam telinga harus segera dikeluarkan agar tidak terjadi infeksi di dalam telinga. Untuk menghindari terjadinya infeksi tersebut, ada beberapa cara mengeluarkan air dari telinga yang dapat diterapkan. Menyadur laman Mayo Clinic, berikut informasinya.
1. Menggunakan hair dryer
Cara mengeluarkan air dari telinga yang pertama adalah menggunakan hair dryer atau pengering rambut. Untuk memanfaatkan benda tersebut, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.
Nyalakan pengering rambut, atur suhu ke suhu minimum
Pegang pengering rambut dan arahkan ke bagian telinga. Namun, jagalah jarak antara pengering rambut dan telinga agar tidak terlalu dekat
Tarik daun telinga dan biarkan udara hangat dari pengering rambut meniup bagian telinga
2. Meneteskan telinga dengan cuka dan alkohol
Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan air dari telinga adalah meneteskan telinga dengan campuran cuka dan alkohol. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatasi telinga yang kemasukan air.
Campurkan alkohol dan cuka dengan takaran yang sama untuk membuat obat tetes telinga.
Dengan menggunakan pipet steril, oleskan tiga atau empat tetes campuran dua bahan tersebut ke telinga
Gosok bagian luar telinga Anda dengan lembut.
Tunggu 30 detik, dan memiringkan kepala ke samping agar larutan bisa keluar
3. Menggunakan larutan hidrogen peroksida
Hydroghidogrenen peroksida adalah salah satu larutan yang dapat membantu membersihkan kotoran telinga yang mungkin menjebak air di telinga. Namun, perlu diingat bahwa langkah ini tidak dianjurkan oleh orang yang memiliki kondisi, di antaranya:
Memiliki tanda-tanda cedera atau infeksi, seperti rasa nyeri, bengkak, peradangan, dan pendarahan pada telinga
Infeksi telinga tengah (otitis media)
Gendang telinga berlubang
Menggunakan tabung telinga
4. Mengompres telinga
Cara lain yang dapat dilakukan untuk membantu mengeluarkan air dari telinga adalah mengompresnya dengan menggunakan air hangat. Berikut langkah-langkahnya.
Basahi kain yang lembut dengan air panas (tidak perlu sampai mendidih) dan peras hingga air tidak menetes dari kain kompres
Miringkan kepala ke sisi telinga yang bermasalah lalu tempelkan kompres pada bagian luar telinga
Diamkan selama kira-kira 30 detik dan lepaskan
Tunggu selama satu menit sebelum mengompresnya lagi.
5. Hadapkan telinga ke bawah
Menurut informasi dari Emergency Treatment - Pertolongan Pertama pada Kecelakaan karya Yea Rim Dang, air yang masuk ke telinga dapat dikeluarkan dengan cara memposisikan telinga ke arah bawah. Tujuannya agar air yang masuk ke dalam telinga akan mengalir ke bawah dengan sendirinya.
6. Gerakkan rahang dan mulut
Ketika air masuk ke dalam telinga, saluran sempit yang menghubungkan rongga telinga dengan bagian belakang lubang hidung dapat tersumbat dan membengkak, sehingga sulit untuk air keluaran dengan sendirinya.
Untuk mengatasi ini, disarankan untuk melakukan peregangan mulut dan rahang, seperti mengunyah dan menguap. Peregangan mulut dan rahang yang dapat dilakukan adalah mengunyah permen karet.
7. Miringkan kepala sembari berbaring
Langkah terakhir yang dapat dilakukan untuk mengeluarkan air dari telinga adalah memiringkan kepala sembari berbaring. Tunggu beberapa saat hingga air yang ada di dalam telinga mengalir secara perlahan dari telinga.
Bahaya Jika Air Masuk ke Telinga
Telinga yang kemasukan air ketika berenang atau mandi dapat diatasi dengan mudah dan cepat. Namun, kondisi ini tidak bisa terjadi terus-menerus, sebab akan ada risiko infeksi telinga di bagian luar.
Menurut laman Medical News Today, infeksi telinga di bagian luar bisa disebut dengan istilah swimmer’s ear. Adapun beberapa keluhan yang dialami oleh penderita, di antaranya:
Kemerahan di telinga bagian luar
Gatal di liang telinga
Nyeri yang memberat saat daun telinga ditarik atau ditekan ke dalam
Sensasi penuh di telinga
Keluar sedikit cairan atau ada nanah di telinga luar
Suara yang terdengar samar-samar (tidak jernih)
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apakah air di dalam telinga bisa keluar sendiri?

Apakah air di dalam telinga bisa keluar sendiri?
Sebetulnya air yang masuk ke telinga bisa keluar dengan sendirinya, terlebih jika volume air yang masuk ke dalam telinga terbilang sedikit.
Apakah bahaya jika air masuk ke telinga?

Apakah bahaya jika air masuk ke telinga?
Kendati demikian, air yang masuk ke dalam telinga harus segera dikeluarkan agar tidak terjadi infeksi di dalam telinga.
Bagaimana cara mengeluarkan air yang masuk ke telinga?

Bagaimana cara mengeluarkan air yang masuk ke telinga?
Air yang masuk ke telinga dapat dikeluarkan dengan cara memposisikan telinga ke arah bawah. Tujuannya agar air yang masuk ke dalam telinga akan mengalir ke bawah dengan sendirinya.
