7 Penyebab Gatal di Bokong Tak Kunjung Sembuh dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Ada banyak penyebab gatal di bokong tak kunjung sembuh, mulai dari infeksi jamur, folikulitis, herpes, hingga dermatitis. Kondisi ini bisa semakin parah apabila tidak diobati dengan pengobatan yang tepat. Akibatnya, gejala yang dirasakan akan membuat pengidapnya tidak nyaman ketika duduk karena rasa gatal.
Untuk mengobatinya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari membersihkan area yang gatal dengan air, mengeringkan area anus secara menyeluruh, hingga mengoleskan salep anti gatal. Simak informasi lengkapnya pada artikel berikut ini.
Penyebab Gatal di Bokong Tak Kunjung Sembuh
Pantat yang gatal biasanya disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Selain itu, gatal di bokong juga bisa diakibatkan oleh munculnya masalah kesehatan tertentu.
Lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab gatal di bokong tak kunjung sembuh, seperti yang dikutip dari laman WebMD.
1. Infeksi jamur
Infeksi jamur adalah salah satu penyebab terjadinya gatal di bokong. Jamur yang menyebabkan kondisi ini tergolong sebagai kelompok jamur dermatofita yang memakan lapisan keratin (protein) di kulit untuk berkembang biak.
Infeksi ini bisa terjadi ketika kamu memakai pakaian ketat yang menyebabkan bokong menjadi lembap. Selain gatal, infeksi jamur menyebabkan ruam kulit yang memiliki pinggiran berwarna merah bersisik.
2. Herpes
Herpes adalah radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berkelompok yang berasal dari peradangan. Itu sebabnya, jika dibiarkan terus-menerus, penyakit herpes menimbulkan luka-luka dan infeksi.
Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh dua jenis virus, yakni HSV-1 dan HSV-2. Berikut penjelasan singkatnya, seperti yang dikutip dari laman Medical News Today.
HSV-1, bentuk infeksi virus HSV-1 biasanya berupa sariawan pada mulut atau luka lepuh pada bibir. Virus ini dapat menyebar ke area tubuh lain seperti leher dan alat kelamin.
HSV-2, virus ini akan menyerang alat kelamin dan sekitarnya. Herpes ini muncul di area vagina pada wanita, penis pada pria, dubur, dan selangkangan.
3. Dermatitis kontak
Dermatitis kontak adalah suatu kondisi yang menyebabkan kulit meradang dan memerah selepas kontak langsung dengan iritan (zat pemicu iritasi) atau alergen (zat pemicu alergi). Jika dilihat dari penyebabnya, dermatitis kontak terbagi menjadi dua jenis, yakni dermatitis kontak iritan dan alergi.
4. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit yang tidak menular namun kerap membuat penderitanya stres hingga depresi, karena mengalami perubahan kulit yang signifikan dan menimbulkan rasa tak nyaman.
Pada akhirnya, sel kulit baru akan menumpuk di permukaan kemudian membentuk bercak tebal yang bersisik dan berwarna merah. Gejala psoriasis di bokong tidak hanya gatal, tetapi juga ruam merah dan sisik putih.
5. Folikulitis
Folikulitis adalah penyakit kulit yang terjadi karena peradangan pada folikel rambut. Kondisi ini ditandai dengan benjolan merah kecil dengan ujung putih berisikan nanah. Pada bokong, folikulitis disebabkan karena infeksi atau timbunan keringat.
Kondisi ini juga disebut dengan jerawat pantat karena bentuknya berupa benjolan merah mirip jerawat di bokong. Untuk meringankan gejalanya, basuh area bokong yang gatal dengan menggunakan sabun antibakteri dan keringkan hingga benar-benar kering.
6. Infeksi cacing kremi
Infeksi cacing kremi pada bagian anus bisa menyebabkan daerah bokong lainnya gatal parah. Sebagai informasi, cacing kremi dapat keluar dari lubang anus dan menanamkan telur di sela-sela lipatan kulit daerah bokong.
Untuk mengobati kondisi ini, dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat antiparasit atau anticacing. Selain itu, usahakan untuk rutin menjaga kebersihan area bokong.
Bokong dan daerah sekitar anus terbilang memiliki permukaan kulit yang sensitif dan lembab. Maka dari itu, segala jenis kelainan kulit yang berasal dari infeksi, inflamasi, dan alergi mudah sekali terjadi.
7. Miliaria
Miliaria adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh sumbatan pada kelenjar keringat ekrin. Kondisi itu menimbulkan aliran balik keringat ke epidermis dan dermis. Sederhananya, miliaria bisa disebut juga dengan biang keringat oleh masyarakat luas.
Sumbatan kulit tersebut dipicu oleh pakaian ketat, sehingga keringat dan bakteri terperangkap di dalamnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan respons peradangan atau inflamasi di kulit.
Baca Juga: 5 Obat Gatal pada Kemaluan Wanita yang Tak Kunjung Sembuh
Cara Mengobati Bokong yang Gatal
Rasa gatal di bokong yang tak kunjung sembuh menyebabkan pengidapnya tidak nyaman untuk beraktivitas seperti biasa. Untuk mengatasi kondisi ini, ada beberapa cara mengobati bokong gatal yang dapat dilakukan.
Menurut laman National Health Service, berikut cara mengobati bokong yang gatal.
Mengoleskan petroleum jelly ke area yang gatal atau terinfeksi
Rutin membersihkan area yang gatal dengan air dan lap lembut saat mandi
Hindari menggunakan produk mandi yang mengandung parfum atau produk kosmetik lainnya, sebab berpotensi mengiritasi kulit dan menyebabkan alergi
Mengenakan pakaian dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat dan tidak terlalu ketat
Pastikan untuk mengeringkan anus secara menyeluruh usai buang air besar dan mandi
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana cara mengobati bokong yang gatal?

Bagaimana cara mengobati bokong yang gatal?
Hindari menggunakan produk mandi yang mengandung parfum atau produk kosmetik lainnya, sebab berpotensi mengiritasi kulit dan menyebabkan alergi.
Kenapa bokong gatal tak kunjung sembuh?

Kenapa bokong gatal tak kunjung sembuh?
Infeksi jamur adalah salah satu penyebab terjadinya gatal di bokong. Jamur yang menyebabkan kondisi ini tergolong sebagai kelompok jamur dermatofita yang memakan lapisan keratin (protein) di kulit untuk berkembang biak.
Apa yang dimaksud dengan psoriasis?

Apa yang dimaksud dengan psoriasis?
Psoriasis adalah penyakit kulit yang tidak menular namun kerap membuat penderitanya stres hingga depresi, karena mengalami perubahan kulit yang signifikan dan menimbulkan rasa tak nyaman.
