8 Obat Biduran Tradisional Ampuh Redakan Gejala
·waktu baca 9 menit

Obat biduran tradisional ampuh bisa menjadi pilihan untuk mengobati biduran. Obat-obatan ini bisa membantu mengurangi gatal-gatal serta peradangan akibat biduran.
Biduran sendiri merupakan masalah kulit yang dipicu oleh alergi terhadap makanan, obat, atau jenis alergen lainnya yang bisa mengiritasi kulit. Gangguan ini menyebabkan munculnya ruam kemerahan dan gatal-gatal pada kulit.
Biduran bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan khusus, tetapi sebagian orang banyak menggunakan obat antihistamin untuk mengurangi gejala dan menyembuhkan reaksi alergi.
Selain obat antihistamin, penderita juga bisa mencoba obat biduran tradisional ampuh. Berikut berbagai jenis pilihan obat biduran tradisional ampuh yang bisa digunakan untuk mengatasi biduran dan gejalanya.
Obat Biduran Tradisional Ampuh
Ada beberapa jenis bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati biduran. Obat biduran tradisional ampuh terdiri dari bahan mineral, minyak, hingga tanaman herbal. Berikut ragam pilihannya.
1. Jelatang
Jelatang adalah obat herbal yang dimanfaatkan sebagai obat antialergi selama berabad-abad. Dalam studi Efficacy of Supportive Therapy of Allergic Rhinitis by Stinging Nettle (Urtica dioica) Root Extract oleh Mehdi Bakhshaee, dkk, jelatang memiliki efek antihistamin yang baik untuk melawan alergi.
Ketika ekstrak jelatang dioleskan ke kulit, kandungan dalam jelatang akan membantu mengurangi ruam dan gatal-gatal pada kulit. Penderita bisa memanfaatkan bahan herbal ini secara oral atau topikal untuk mengobati biduran.
2. Akar Licorice
Licorice adalah tanaman yang mengandung senyawa asam glycyrrhizic yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antialergi yang kuat.
Mengutip jurnal Glycyrrhiza glabra (Licorice) oleh Michael T. Murray, kandungan asam tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengobati dan mengurangi peradangan.
Cara menggunakan akar licorice sebagai obat biduran tradisional ampuh adalah sebagai berikut:
Campurkan 1 sendok makan bubuk licorice dengan sedikit air.
Tambahkan 1/2 sendok teh madu
Campurkan ketiga bahan tersebut hingga bertekstur pasta. Oleskan pasta ini ke bagian kulit dan diamkan selama 30 menit
Setelah itu, cuci bersih bagian kulit dengan air hingga ramuan benar-benar hilang.
2. Madu
Madu adalah salah satu obat biduran tradisional ampuh yang banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam alergi, termasuk alergi pada kulit yang menyebabkan gatal-gatal.
Dikutip dari ulasan The Potential use of Honey as a Remedy for Allergic Diseases oleh Poi Yi Aw Yong, dkk, madu dapat dimanfaatkan menenangkan peradangan pada kulit akibat alergi.
Berikut cara menggunakan madu untuk mengobati biduran:
Campurkan 1 sendok teh madu dan sedikit bubuk kayu manis hingga menjadi pasta
Oleskan campuran tersebut pada bagian kulit yang meradang
Biarkan mengering, lalu bilaslah kulit dengan air bersih.
3. Daun Kemangi
Daun kemangi adalah obat herbal yang memiliki efek antihistamin alami serta mengurangi gatal-gatal dan iritasi pada kulit.
Menurut Marc Maurice Cohen dalam ulasan Tulsi - Ocimum sanctum: A Herb for All Reasons, daun kemangi mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang membantu menenangkan ruam kulit dan mempercepat penyembuhan.
Cara menggunakan daun kemangi untuk mengobati biduran sangatlah mudah, yaitu:
Haluskan beberapa daun kemangi
Tambahkan sedikit air ke dalamnya dan aduk hingga membentuk pasta cair
Oleskan ramuan tersebut pada area kulit yang meradang sebanyak 2 kali sehari
4. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah bahan alami yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan masalah kulit secara tradisional. Lidah buaya dapat membantu melembabkan serta menenangkan ruam serta iritasi pada kulit.
Mengutip dari studi Plants Used to Treat Skin Diseases oleh Nahida Tabassum and Mariya Hamdani, dkk, lidah buaya juga kaya akan asam hialuronat yang bisa membantu menenangkan peradangan serta mempercepat penyembuhan ruam pada kulit.
Cara menggunakan lidah buaya untuk menangani biduran adalah dengan mengoleskan lidah buaya ke bagian ruam dan membiarkannya hingga mengering.
5. Kunyit
Kunyit merupakan rempah-rempah yang banyak digunakan sebagai obat tradisional karena mampu mengatasi berbagai macam masalah kesehatan, termasuk masalah pada kulit.
Mengutip jurnal Effects of Turmeric (Curcuma longa) on Skin Health oleh Alexandra R Vaughn, dkk, kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat menghilangkan ruam.
Ada beberapa cara menggunakan kunyit sebagai obat biduran, yaitu:
Cara pertama, yaitu dengan mencampurkan 1 sendok teh bubuk kunyit dalam segelas air dan minum campuran tersebut setiap hari.
Cara kedua, yakni dengan mencampurkan 1 sendok teh kunyit dan minyak kelapa hingga membentuk pasta lalu mengoleskannya pada bagian kulit yang meruam.
6. Daun Mint
Obat biduran tradisional ampuh selanjutnya adalah daun mint. Daun mint adalah bahan alami yang terkenal dengan sifatnya yang dingin dan menenangkan.
Mint juga mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat mengurangi rasa gatal pada kulit. Untuk menggunakan daun mint dalam mengobati biduran, berikut langkah-langkahnya:
Haluskan segenggam daun mint lalu tambahkan ke dalam secangkir air
Rebus larutan ini selama 5 menit.
Setelah dingin, saring larutan tersebut dan simpan dalam botol semprot.
Semprotkan air rebusan daun mint pada permukaan kulit untuk mengurangi rasa gatal.
7. Witch Hazel
Obat biduran tradisional ampuh selanjutnya adalah witch hazel. Witch hazel mengandung tanin, yakni senyawa anti inflamasi yang dapat membantu meredakan gatal-gatal dan iritasi pada kulit.
Cara menggunakan witch hazel sebagai obat biduran adalah sebagai berikut:
Tambahkan kulit dari witch hazel atau beberapa tetes minyak hazel ke dalam 1 gelas air
Rebus cairan tersebut selama beberapa menit. Setelah matang, diamkan hingga mendingin
Saring air rebusan setelah mendingin dan tuang ke dalam botol semprot
Semprotkan pada kulit yang memiliki ruam setiap dua hari sekali untuk meredakan gatal-gatal
8. Minyak Kelapa
Minyak kelapa bisa menjadi salah satu pilihan obat biduran tradisional ampuh karena mampu membantu menenangkan kulit dan mengatasi gatal-gatal. Efek tersebut diperoleh dari senyawa antiinflamasi dan antioksidan yang dimiliki oleh minyak kelapa.
Dikutip dari jurnal In vitro Anti-inflammatory and Skin Protective Properties of Virgin Coconut Oil oleh Sandeep R. Varma, dkk, minyak kelapa juga membantu melembapkan kulit, sehingga mengurangi iritasi pada kulit.
Cara menggunakan minyak kelapa untuk mengobati biduran:
Ambil 1/2 sendok teh minyak kelapa dan campurkan 1/2 sendok teh minyak zaitun
Oleskan campuran minyak tersebut ke bagian tubuh yang memiliki ruam
Pijat dengan lembut area kulit yang dibaluri minyak kelapa selama beberapa menit untuk mengurangi peradangan.
Cara Lain untuk Mengobati Biduran
Selain penggunaan obat tradisional di atas, ada beberapa cara lain untuk mengobati biduran, yaitu:
1. Minum Obat
Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi biduran adalah dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dikutip dari Cleveland Clinic, ada beberapa pilihan obat yang biasanya direkomendasikan dokter untuk mengobati biduran, seperti:
Obat antihistamin, yakni obat untuk membantu mengurangi rasa gatal dan pembengkakan pada kulit akibat biduran. Contoh obat antihistamin yang dijual bebas di apotek adalah Chlorpheniramine Maleate dan Cetirizine.
Kortikosteroid, yakni obat untuk mengatasi peradangan dan reaksi alergi pada kulit. Dalam kasus yang parah, dokter mungkin meresepkan obat kortikosteroid seperti Prednison untuk mengurangi peradangan dan gejala biduran.
2. Mandi Air Dingin
Mandi air dingin dapat membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan pada kulit. Selain mandi air dingin, Anda juga bisa menggunakan kompres dingin pada area kulit yang biduran untuk meredakan gejalanya.
Perlu diingat, hindari mandi dengan air panas selama mengalami biduran. Sebab, air panas dapat memperburuk gejala dan menyebabkan kulit menjadi lebih mudah iritasi.
3. Kenakan Pakaian Katun yang Longgar dan Bertekstur Halus
Biduran dapat muncul di bagian tubuh mana pun, termasuk lengan, punggung, dan paha yang biasanya tertutup pakaian. Oleh sebab itu, pilihlah pakaian katun yang longgar dan bertekstur halus. Pakaian yang longgar berfungsi untuk membantu sirkulasi udara yang lebih baik pada kulit.
4. Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
Paparan sinar ultraviolet matahari dapat memperburuk gejala biduran dan menyebabkan iritasi kulit. Karenanya, gunakan tabir surya dengan SPF tinggi saat berada di luar ruangan.
Selain itu, Anda juga bisa mengenakan topi lebar untuk membantu melindungi wajah dan leher dari sengatan sinar matahari.
Obat Medis untuk Mengatasi Biduran
Dalam kebanyakan kasus, penggunaan obat medis diperlukan untuk membantu meredakan gejala biduran, seperti ruam kulit dan gatal-gatal. Dikutip dari American Academy of Dermatology, berikut adalah beberapa obat medis untuk mengatasi biduran yang bisa digunakan.
1. Antihistamin
Antihistamin adalah obat yang paling umum digunakan untuk mengobati gatal-gatal yang disebabkan oleh alergi, termasuk biduran. Obat ini bekerja dengan cara menghambat aksi histamin, takni zat kimia dalam tubuh yang berperan dalam memicu reaksi alergi.
Untuk mengatasi gejala biduran, ada beberapa obat antihistamin yang biasa direkomendasikan oleh dokter dan dijual bebas di apotek, yaitu:
Loratadine
Cetirizine
Diphenhydramine
Chlorpheniramine Maleate
Obat-obatan di atas bisa membantu mengurangi gatal-gatal dan peradangan pada kulit. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa antihistamin dapat menyebabkan efek samping, jadi pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan pada kemasan obat.
2. Kortikosteroid
Kortikosteroid adalah obat yang digunakan untuk meredakan peradangan pada kulit dan mengatasi reaksi alergi yang lebih parah. Obat ini bekerja dengan mengurangi reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
Kortikosteroid dapat ditemukan dalam berbagai bentuk sediaan obat, termasuk obat oral dan topikal (krim atau salep). Salah satu contoh kortikosteroid yang biasa digunakan untuk mengatasi biduran adalah Hydrocortisone.
Hydrocortisone termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya memerlukan resep dokter. Obat ini biasanya diresepkan untuk mengatasi gejala biduran yang parah atau tidak merespons pengobatan antihistamin.
3. Losion Calamine
Selain antihistamin dan kortikosteroid, ada obat antigatal non-kortikosteroid yang bisa membantu meredakan gatal dan peradangan pada kulit, yaitu losion Calamine.
Losion Calamine sering digunakan untuk meredakan gatal dan rasa tidak nyaman pada kulit akibat reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan menenangkan kulit yang teriritasi. Anda dapat mengaplikasikannya secara langsung ke area kulit yang terkena biduran.
4. Siklosporin
Untuk biduran kronis yang tidak dapat diatasi dengan pengobatan di atas, dokter mungkin akan meresepkan obat golongan imunosupresan atau penekan sistem kekebalan tubuh, seperti Siklosporin.
Siklosporin adalah obat imunosupresan yang bekerja dengan cara mengurangi sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Obat ini tidak boleh dikonsumsi sembarangan dan harus berada dalam pengawasan dokter.
Pantangan Biduran
Saat biduran, seseorang perlu menghindari paparan alergen serta makanan dan minuman tertentu yang dapat memperparah gatal-gatal. Sebagian makanan mengandung histamin yang tinggi yang berpotensi memperburuk gatal-gatal, di antaranya:
Sayur-sayuran tertentu, seperti bayam, tomat, dan terong
Buah-buahan, seperti stroberi dan ceri
Makanan yang dibekukan, termasuk ikan kaleng, daging beku, sarden, dan lain-lain
Produk olahan susu, seperti keju dan yoghurt
Makanan cepat saji
Minuman beralkohol
Selain itu, terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang membantu pelepasan histamin atau menghambat enzim yang memecahnya. Makanan dan minuman tersebut adalah:
Buah jeruk
Pepaya
Nanas
Telur
Teh
Minuman beralkohol
Cobalah untuk menghindari paparan alergen serta makanan dan minuman di atas yang dapat memperburuk serta menyebabkan obat biduran tidak bekerja secara efektif.
Baca Juga: 7 Penyebab Biduran yang Penting untuk Diwaspadai
Tips Mencegah Biduran
Meskipun biduran terkadang bisa muncul tiba-tiba akibat reaksi alergi tertentu, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena biduran. Mengutip laman Mayo Clinic, berikut beberapa tips mencegah biduran:
Hindari pemicu biduran yang dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti makanan atau minuman tertentu, bulu binatang, gigitan serangga, dan sebagainya.
Kelola stres dengan melakukan teknik relaksasi, seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam. Berolahraga secara teratur juga dapat mengurangi stres.
Terapkan gaya hidup sehat dengan pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah biduran.
Jaga kebersihan diri dengan mandi secara teratur dan menghindari paparan bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, seperti parfum atau sabun berpewangi.
Hindari paparan suhu yang ekstrem. Suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, dapat memicu biduran pada beberapa orang
Gunakan produk perawatan kulit yang cocok dengan jenis kulit Anda. Hindari produk yang mengandung bahan-bahan yang dapat memicu reaksi alergi atau iritasi.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu biduran?

Apa itu biduran?
Biduran adalah ruam kulit yang menyebar di seluruh bagian tubuh dan disertai rasa gatal.
Apa penyebab biduran?

Apa penyebab biduran?
Biduran sendiri merupakan masalah kulit yang dipicu oleh alergi terhadap makanan, obat, atau jenis alergen lainnya yang bisa mengiritasi kulit.
Apa saja jenis makanan yang mengandung histamin?

Apa saja jenis makanan yang mengandung histamin?
Contoh makanan yang mengandung histamin adalah bayam, tomat, stroberi, ceri, makanan beku, dan lain-lain.
