Kumparan Logo
Konten Media Partner

8 Obat Tradisional Cacar Air agar Cepat Kering

Kata Dokter

ยทwaktu baca 7 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cacar air adalah masalah kulit yang bisa ditangani dengan obat tradisional cacar air agar cepat kering. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Cacar air adalah masalah kulit yang bisa ditangani dengan obat tradisional cacar air agar cepat kering. Foto: Pexels

Cacar air adalah gangguan infeksi pada kulit yang bisa ditangani dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah dengan pemberian obat cacar air tradisional paling ampuh agar cepat kering.

Cacar air adalah infeksi virus yang menyebabkan munculnya ruam berisi cairan yang terasa gatal pada bagian tubuh. Selain itu, cacar air juga bisa menimbulkan beberapa gejala flu, seperti demam dan pilek.

Cacar air tergolong penyakit yang sangat menular dan bisa menyebabkan komplikasi serius pada bayi, ibu hamil, serta seseorang dengan sistem imun lemah atau penderita penyakit autoimun.

Untuk mencegah terjadinya komplikasi, cacar air perlu segera ditangani dengan perawatan medis maupun pemberian obat tradisional cacar air agar cepat kering. Lantas, apa saja ragam pilihan obat tradisional paling ampuh?

Penyebab Cacar Air

Ruam kulit cacar air bisa tersebar di seluruh tubuh. Foto: Unsplash

Cacar air atau yang biasa dikenal dengan sebutan varicella atau chickenpox merupakan ruam kulit yang membentuk lepuhan kecil dan gatal serta berkeropeng.

Dikutip dari jurnal Varicella Zoster oleh Folusakin Ayoade dan Sandeep Kumar, cacar air disebabkan oleh infeksi dari Varicella zoster virus atau VZV. Virus Varicella zoster adalah jenis virus yang menyebabkan cacar air dan herpes zoster.

Virus Varicella zoster tersebar di seluruh dunia dan menyerang terutama pada anak-anak, walaupun bisa juga menyerang orang dewasa. Virus ini sangat mudah menginfeksi seseorang yang kondisi kekebalan tubuhnya lemah.

Penularan virus Varicella zoster bisa melalui percikan ludah dari sekresi lendir dan batuk atau menghirup udara bersin dari seseorang yang menderita cacar air. Selain itu, kontak langsung dengan ruam cacar air pada penderita juga bisa menyebabkan penularan virus tersebut.

Tidak hanya berasal dari penderita cacar air, virus Varicella zoster juga dapat ditularkan oleh penderita herpes. Hal ini karena virus penyebab cacar air sama dengan virus penyebab herpes zoster.

Karena disebabkan oleh infeksi virus, penanganan cacar air biasanya dilakukan dengan pemberian obat antivirus, seperti obat acyclovir, valacyclovir, dan jenis obat antivirus lainnya.

Obat Tradisional Cacar Air agar Cepat Kering

Salah satu obat tradisional cacar air adalah kunyit. Foto: Pexels

Dikutip dari jurnal Effective Natural Drug Remedies against Herpes Zoster: A Review oleh Shinde Poonam R, ada beberapa jenis bahan alami yang bisa digunakan untuk melawan virus penyebab cacar air dan herpes zoster.

Dengan dibasminya virus penyebab cacar air, hal ini bisa membantu mempercepat penyembuhan cacar air. Berikut beberapa jenis obat tradisional cacar air agar cepat kering.

1. Licorice

Licorice merupakan salah satu bahan herbal yang banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Salah satunya adalah untuk mengatasi virus penyebab cacar air.

Licorice memiliki kandungan yang bersifat antiinflamasi dan antivirus yang bisa digunakan dalam mengobati cacar air. Salah satu kandungannya, yaitu glycyrrhizin dapat menghambat pertumbuhan virus dan juga dapat membasmi partikel virus.

Dengan begitu, virus penyebabnya bisa mati dan peradangan pada kulit bisa mereda. Gunakan ekstrak akar licorice secara topikal untuk mengatasi cacar air.

2. Lidah Buaya

Salah satu obat tradisional cacar air agar cepat kering adalah lidah buaya. Foto: Pexels

Lidah buaya terkenal dengan khasiatnya bagi kesehatan kulit. Lidah buaya juga terbukti ampuh dalam menyembuhkan luka pada kulit dengan cepat.

Tak hanya itu, lidah buaya bisa berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri dan gatal akibat virus penyebab cacar air. Cobalah untuk mengoleskan gel lidah buaya ke bagian tubuh yang terkena.

Penderita cacar air yang memanfaatkan lidah buaya akan merasakan efek berupa hilangnya rasa nyeri dan gatal. Selain itu, lidah buaya bisa membantu penyembuhan ruam dan lecet lebih cepat.

3. Jamur Reishi

Beberapa studi telah menyebutkan bahwa ekstrak jamur Reishi bisa mengobati cacar air serta reaktivasi virus cacar air (herpes zoster). Bahan ini bisa membantu untuk mengurangi rasa nyeri serta gatal dalam tubuh.

Mengonsumsi ekstrak jamur Reishi dengan cara diminum bisa memberikan efek analgesik serta antigatal pada penderita cacar air. Cobalah konsumsi ekstrak jamur Reishi dalam waktu 10 hari untuk mempercepat penyembuhan.

4. Pisang Raja

Pisang raja adalah salah satu obat tradisional cacar air agar cepat kering yang efektif. Cara memanfaatkannya pun sangatlah mudah.

Cukup haluskan pisang raja dengan air hangat sehingga membentuk adonan pasta. Oleskan adonan tersebut ke bagian tubuh untuk meredakan rasa gatal dan nyeri.

5. Kunyit

Kunyit adalah bahan alami yang biasa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Kunyit juga banyak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh sehingga sering digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk pengobatan cacar air.

Kunyit memiliki kandungan yang bersifat antiinflamasi yang bisa menenangkan ruam pada kulit serta antiseptik yang bisa melawan patogen penyebab cacar air.

Gunakan bubuk kunyit dan campurkan dengan air hingga bertekstur pasta. Oleskan campuran tersebut untuk membantu penyembuhan cacar air.

6. Minyak Zaitun

Minyak zaitun adalah salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional cacar air agar cepat kering. Foto: Pexels

Ketika kulit memiliki masalah, seperti ruam dan luka yang melepuh, kulit membutuhkan vitamin E. Vitamin E adalah nutrisi yang paling penting untuk menyembuhkan luka pada kulit.

Minyak zaitun merupakan salah satu bahan alami yang memiliki banyak vitamin E sehingga minyak zaitun bisa menjadi salah satu pilihan obat tradisional cacar air agar cepat kering.

Cobalah untuk mengoleskan minyak zaitun dengan lembut pada luka cacar air. Minyak zaitun bisa membantu mengurangi ukuran luka cacar air serta mempercepat penyembuhannya.

7. Tea Tree Oil

Minyak pohon teh merupakan salah satu bahan alami yang memiliki kandungan bersifat antivirus. Minyak pohon teh bisa menjadi obat tradisional cacar air agar cepat kering.

Kaya akan kandungan antivirus dan antibakterinya membuat bahan ini biasa dimanfaatkan dalam pengobatan jerawat, dermatitis, kutil, ruam, kurap, dan bercak pada kulit.

Cobalah untuk mencampurkan 2-3 tetes minyak pohon teh dengan segelas air untuk kemudian oleskan ke bagian cacar air agar bisa mengatasi cacar air.

8. Madu Manuka

Madu manuka merupakan jenis madu yang memiliki khasiat 4 kali lipat lebih banyak dibandingkan madu biasa. Salah satu khasiatnya adalah dapat menyembuhkan cacar air.

Dikutip dari jurnal In Vitro Antiviral Activity of Honey Against Varicella Zoster Virus oleh Aamir Shahzad dan Randall J Cohrs, madu manuka memiliki khasiat berupa antiradang, antibakteri, antivirus, dan antineoplastik yang bisa dimanfaatkan untuk melawan virus penyebab cacar air.

Madu manuka bisa mengurangi ruam dan luka pada kulit yang terinfeksi virus sera bisa meredakan rasa gatal. Bahan alami ini juga bisa membantu mempercepat penyembuhannya.

Berapa Lama Virus Cacar Air Hilang?

Seorang wanita yang sudah sembuh dari cacar air. Foto: Unsplash

Pada umumnya, cacar air akan hilang dengan sendirinya selama 2-3 minggu. Namun, jika dibantu dengan obat antivirus, virus cacar air akan mudah diatasi sehingga penyakit cacar air pun akan lebih cepat sembuh.

Jika dibantu dengan obat antivirus ataupun obat tradisional cacar air, waktu penyembuhannya akan memakan waktu selama 7-14 hari. Silakan konsultasikan dengan dokter terkait perawatan medis untuk mengatasi cacar air serta penggunaan obat tradisional cacar air agar cepat kering.

Baca Juga: Ciri-Ciri Cacar Air, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Cara Mencegah Cacar Air

Salah satu cara mencegah cacar air adalah melakukan vaksinasi cacar air. Foto: Pexels

Pada dasarnya, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit cacar air adalah dengan menerima vaksin cacar air. Vaksin yang dikenal juga sebagai vaksin varicella ini telah terbukti efektif dalam mencegah penyakit cacar air.

Menurut para ahli dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksinasi cacar air sangat aman dan ampuh dalam memberikan perlindungan dari infeksi virus cacar air.

Ada dua jenis vaksin cacar air yang umum digunakan, yaitu Varivax dan MMRV (measles, mumps, rubella, dan varicella). Varivax mengandung vaksin cacar air saja dan dapat digunakan untuk anak usia 1 tahun ke atas.

Sementara itu, MMRV adalah vaksin kombinasi yang menggabungkan vaksin cacar air dengan vaksin campak, gondongan, dan rubella. Vaksin ini dapat digunakan untuk anak-anak usia 12 bulan hingga 12 tahun.

Anak-anak yang berusia 12 bulan hingga 12 tahun harus mendapatkan dua dosis vaksin cacar air, biasanya sebagai berikut:

  • Dosis pertama: Usia 12 hingga 15 bulan

  • Dosis kedua: Usia 4 hingga 6 tahun

Adapun untuk orang dewasa berusia 13 tahun ke atas yang belum pernah mendapat vaksin cacar air atau belum pernah terkena cacar air, harus menerima dua dosis vaksin yang diberikan dengan jarak minimal 28 hari.

Selain melalui vaksinasi, ada beberapa hal lain yang harus dilakukan untuk mencegah penularan cacar air. Jika keluarga atau orang terdekat Anda mengalami cacar air, berikut langkah-langkah pencegahannya:

  • Hindari kontak langsung dengan seseorang yang memiliki cacar air, terutama jika Anda belum pernah menderita penyakit ini atau belum divaksinasi.

  • Hindari berdekatan dengan individu yang mengalami cacar air. Selain kontak langsung, cacar air juga dapat menyebar melalui percikan udara. Penularan bisa terjadi saat seseorang yang terinfeksi cacar air batuk atau bersin, lalu melepaskan percikan lendir yang mengandung virus ke udara.

  • Jangan berbagi peralatan pribadi dengan penderita cacar air, seperti handuk, pakaian, peralatan makan, dan sebagainya.

  • Sering-seringlah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

  • Segera bersihkan permukaan benda yang terkena kontak langsung dari orang yang terinfeksi cacar air dengan menggunakan cairan antiseptik.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu cacar air?

chevron-down

Cacar air atau merupakan ruam kulit yang membentuk lepuhan kecil dan gatal serta berkeropeng yang disebabkan oleh infeksi virus.

Apa nama virus penyebab cacar air?

chevron-down

Cacar air disebabkan oleh infeksi dari varicella-zoster virus.

Apa saja obat untuk cacar air?

chevron-down

Cacar air biasanya ditangani dengan obat antivirus, seperti obat acyclovir, valacyclovir, dll.