9 Manfaat Coklat untuk Kesehatan Tubuh: Kaya Nutrisi hingga Atasi Stres
·waktu baca 5 menit

Cokelat adalah camilan yang banyak digemari karena rasanya yang manis. Meskipun sering dipercaya dapat menyebabkan kenaikan berat badan, ada sejumlah manfaat coklat untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
Coklat adalah makanan yang diperoleh dari biji kakao dari pohon Theobroma tropis. Pengolahan biji kakao menjadi coklat telah dilakukan sejak peradaban Olmec di Mesoamerika.
Sampai saat ini, coklat banyak dinikmati sebagai salah satu camilan populer karena rasanya yang unik dan manis. Konsumsi coklat juga bisa memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.
Lantas, apa saja manfaat coklat untuk kesehatan tubuh? Berikut jawabannya.
Manfaat Coklat untuk Kesehatan Tubuh
Coklat sering dikaitkan dengan risiko diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Namun, coklat sebenarnya memiliki sejumlah manfaat kesehatan untuk tubuh. Berikut berbagai macam manfaat coklat untuk kesehatan tubuh.
1. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi
Coklat yang berkualitas dengan kandungan kakao tinggi memiliki sejumlah nutrisi baik untuk kesehatan tubuh. Coklat mengandung serat larut, kalium, fosfor, seng, dan selenium yang baik untuk kesehatan tubuh.
Selain itu, 100 gram coklat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi:
Zat besi sebesar 66% dari jumlah kebutuhan harian
Magnesium sebesar 57% dari jumlah kebutuhan harian
Mineral tembaga sebesar 196% dari jumlah kebutuhan harian
Mangan sebesar 85% dari jumlah kebutuhan harian
2. Menurunkan Kadar Kolesterol
Salah satu manfaat coklat yang sangat populer adalah mengontrol kadar kolesterol. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung yang membahayakan tubuh.
Dikutip dari jurnal Daily Consumption of a Dark Chocolate Containing Flavanols and Added Sterol Esters Affects Cardiovascular Risk Factors oleh Robin R Allen, dkk konsumsi coklat dapat membantu mengurangi low-density lipoprotein atau kolesterol jahat.
Manfaat tersebut diperoleh dari sterol dan flavanol dari coklat yang dapat kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
3. Menangkal Radikal Bebas
Radikal bebas adalah sejumlah molekul yang bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel dan jaringan tubuh. Untuk mengatasi radikal bebas, seseorang perlu mengonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan yang kuat, salah satunya adalah coklat.
Dikutip dari jurnal From Cocoa to Chocolate: The Impact of Processing on In Vitro Antioxidant Activity and the Effects of Chocolate on Antioxidant Markers In Vivo oleh Carla D. Di Mattia, dkk, coklat mengandung sejumlah senyawa yang bersifat antioksidan, seperti polifenol, flavanol, dan katekin yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Melancarkan Aliran Darah
Manfaat coklat selanjutnya adalah melancarkan aliran darah. Mengutip dari jurnal Dietary Flavonoids and Nitrate: Effects on Nitric Oxide and Vascular Function oleh Catherine P. Bondonno, dkk, flavonoid dalam cokelat hitam bisa merangsang endotelium, yakni lapisan arteri untuk menghasilkan oksida nitrat.
Oksida nitrat memiliki fungsi untuk merilekskan pembuluh darah, sehingga membantu menurunkan resistensi terhadap aliran darah. Hal ini membantu aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga tekanan darah menjadi lebih terkontrol.
5. Menurunkan Risiko Stroke
Stroke adalah kondisi ketika suplai darah ke otak terganggu yang menyebabkan munculnya kerusakan pada bagian otak. Coklat dapat menurunkan risiko terjadinya serangan stroke.
Dikutip dari laman American Academy of Neurology, setiap orang yang mengonsumsi coklat setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit stroke sebesar 22% dibandingkan dengan orang yang kurang mengonsumsi coklat. Temuan lain menunjukkan bahwa makan hingga 100 gram (g) coklat setiap hari dapat bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.
6. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Janin
Konsumsi coklat bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Mengonsumsi coklat 30 g coklat setiap hari selama kehamilan bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Bagi ibu hamil, cobalah untuk mengonsumsi coklat secukupnya agar dapat mendukung tumbuh kembang janin dalam perut.
7. Melindungi Kulit dari Sinar Matahari
Senyawa bioaktif dalam coklat dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit. Dikutip dari jurnal Impact of Cocoa Flavanols on Human Health oleh María Ángeles Martina dan Sonia Ramos, senyawa flavanol dalam coklat bisa membantu melindungi kerusakan akibat sinar matahari serta menjaga kelembaban kulit.
8. Meningkatkan Fungsi Otak
Manfaat coklat lainnya adalah dapat meningkatkan fungsi otak. Coklat mengandung flavanol yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak.
Dalam studi Effect of Cocoa and Cocoa Products on Cognitive Performance in Young Adults oleh María Angeles Martín, dkk, mengonsumsi coklat setiap hari bermanfaat untuk meningkatkan perhatian, kemampuan verbal, dan memperkuat memori.
Flavonoid dalam coklat juga berfungsi untuk mencegah terjadinya gangguan kognitif, seperti demensia dan alzheimer. Coklat juga mengandung stimulan seperti kafein dan theobromine yang dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek.
9. Mengelola Stres dan Perubahan Suasana Hati
Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, coklat mengandung kafein dan konstituen stimulan theobromine yang bisa memberikan efek yang signifikan pada suasana hati. Kandungan endorfin dan serotonin dalam coklat juga bisa membantu mengurangi stres dan kecemasan dengan mengatur suasana hati seseorang menjadi lebih baik.
Baca Juga: 5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan Tubuh dan Efek Sampingnya
Efek Samping Makan Coklat
Ada banyak manfaat coklat bagi kesehatan tubuh, tetapi tidak menutup kemungkinan akan memberikan efek negatif pada tubuh. Berikut beberapa efek samping yang mungkin muncul akibat konsumsi coklat secara berlebihan adalah:
Penambahan berat badan karena memiliki kalori yang tinggi serta kandungan gula dan lemak yang bisa berpotensi mempengaruhi indeks massa tubuh.
Kerusakan gigi akibat kandungan gula yang tinggi pada coklat
Migrain atau sakit kepala sebelah karena coklat mengandung kandungan tiramin, histamin, dan fenilalanin yang berkemungkinan menyebabkan migrain
Pengeroposan tulang atau osteoporosis karena konsumsi coklat dapat mengurangi kepadatan tulang serta memperburuk struktur tulang
Gangguan ginjal. Beberapa produk coklat mungkin mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Ada banyak bukti penelitian bahwa coklat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh, terutama dapat melindungi kesehatan jantung dan otak. Sebelum mengonsumsi coklat, cobalah untuk memperhatikan produk coklat yang akan dikonsumsi.
Pilihlah produk dengan kualitas tinggi untuk mendapatkan manfaat coklat yang utuh serta mencegah munculnya efek samping negatif. Batasi konsumsi coklat harian untuk menghindari gangguan kesehatan akibat konsumsi coklat yang berlebihan.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja kandungan nutrisi dalam coklat?

Apa saja kandungan nutrisi dalam coklat?
Coklat mengandung serat larut, kalium, fosfor, seng, dan selenium yang baik untuk kesehatan tubuh.
Apa itu antioksidan?

Apa itu antioksidan?
Antioksidan adalah kandungan dalam coklat yang bisa menangkal radikal bebas.
Mengapa konsumsi coklat menyebabkan migrain?

Mengapa konsumsi coklat menyebabkan migrain?
Coklat mengandung kandungan tiramin, histamin, dan fenilalanin yang berkemungkinan menyebabkan migrain.
