Anatomi Tubuh Manusia, Kenali 12 Sistem Penyusunnya
ยทwaktu baca 5 menit

Anatomi tubuh manusia terdiri dari sel, jaringan, organ, dan sistem organ yang kemudian membentuk struktur tubuh serta suatu sistem agar manusia bisa melaksanakan aktivitasnya sehari-hari.
Sistem organ pada tubuh manusia merupakan bagian dari susunan struktur tubuh yang terdiri dari beberapa jenis organ. Suatu sistem disusun oleh organ-organ yang memiliki struktur dan dapat bekerja sama untuk melakukan fungsi umum.
Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai anatomi tubuh manusia dan sistem organ yang menyusunnya, simak ulasan berikut ini.
Apa Itu Anatomi Tubuh Manusia?
Istilah anatomi berasal dari bahasa Yunani yang berarti membuka suatu potongan. Secara lengkap, anatomi diartikan sebagai suatu ilmu yang mendalami bagian internal dan eksternal tubuh serta hubungan fisiknya dengan bagian tubuh lain dengan cara membagi tubuh ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil.
Sama halnya dengan makhluk hidup lainnya, manusia memiliki urutan organisasi kehidupan yang menyusun struktur tubuhnya. Adapun organisasi penyusun tubuh manusia adalah sebagai berikut:
Sel merupakan bagian terkecil dalam tubuh manusia. Terdapat triliunan sel dalam tubuh yang dapat tumbuh, melakukan metabolisme, dan memberikan respons terhadap rangsangan.
Jaringan merupakan bagian tubuh yang disusun oleh beberapa sel yang sejenis, baik struktur maupun fungsinya. Ada setidaknya empat jaringan yang terdapat dalam tubuh, yakni jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.
Organ tubuh adalah komponen tubuh yang terdiri dari jaringan-jaringan yang bekerja sama untuk membentuk suatu unit struktural dan fungsional yang berbeda.
Sistem organ adalah bagian yang menyusun tubuh. Bagian ini terdiri atas berbagai jenis organ dengan struktur dan fungsi yang sama
Apa Saja Anatomi Tubuh Manusia?
Mengutip dari Cells, Tissues, Organs and Systems oleh Alistair Farley, tubuh manusia disusun oleh 12 sistem organ yang melakukan fungsi khas. Berikut susunannya.
1. Sistem Integumen
Sistem integumen adalah sistem yang terdiri dari organ terbesar dalam anatomi tubuh manusia. Sistem ini berfungsi untuk melindungi bagian tubuh dalam dari berbagai benda asing yang mengancam kesehatan. Sistem ini terdiri dari kulit, rambut, dan kuku.
2. Sistem Rangka
Sistem rangka adalah sistem yang disusun oleh tulang untuk membentuk struktur tubuh dan menyokongnya. Tubuh manusia memiliki setidaknya 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen, dan tulang rawan. Tulang ini dibagi menjadi:
8 tulang di kepala
6 tulang di telinga dalam
1 buah tulang di lidah
14 tulang di wajah
25 tulang di bagian dada
64 buah tulang di lengan
26 tulang di belakang dan pinggul
62 buah tulang di kaki
3. Sistem Otot
Tubuh manusia terdiri dari sekitar 650 otot yang mendukung pergerakan, sirkulasi darah, dan fungsi tubuh lainnya. Ada tiga jenis otot, yakni otot rangka yang terhubung dengan tulang, otot polos yang membentuk organ berongga, dan otot jantung yang mendukung fungsi dar organ jantung.
4. Sistem Saraf
Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, organ sensorik, dan semua saraf yang menghubungkan organ-organ tersebut. Sistem ini berfungsi untuk mengendalikan seluruh bagian tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
Sistem saraf memiliki pusat kontrol, yakni otak dan sumsum tulang belakang. Pusat kontrol ini bertujuan untuk mengatur segala sistem yang ada dalam tubuh. Pusat kontrol akan mengirimkan sinyal melalui sistem saraf eferen serta menerima sinyal dari saraf sensorik untuk menghasilkan respons, aksi, dan perilaku tertentu.
5. Sistem Endokrin
Tubuh manusia juga disusun oleh sistem endokrin, yakni sistem yang terdiri dari beberapa kelenjar. Kelenjar-kelenjar tersebut berfungsi untuk memproduksi hormon ke dalam darah. Hormon dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi organ dalam tubuh, mendukung metabolisme, reproduksi, pencernaan, dan lain-lain.
6. Sistem Peredaran Darah
Sama seperti namanya, sistem peredaran darah adalah sistem yang membantu menyalurkan darah ke seluruh bagian tubuh. Sistem ini disusun oleh jantung dan pembuluh darah.
Jantung akan memompa darah yang diterima keluar dan disebarkan ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah. Darah kemudian akan mengangkut karbon dioksida dan zat sisa dari sel-sel kembali ke jantung dan dikirimkan ke paru-paru untuk dikeluarkan
7. Sistem Limfatik
Dalam anatomi tubuh manusia, sistem limfatik adalah sistem yang berperan untuk menjaga ketahanan tubuh dari berbagai gangguan. Kelenjar getah bening, limfa, dan limfoma adalah komponen yang menyusun sistem ini.
Sistem limfatik bekerja dengan cara memindahkan cairan getah bening untuk membantu tubuh melawan infeksi. Sistem ini juga akan mengurangi kadar cairan getah bening yang berlebihan pada jaringan tubuh.
8. Sistem Imun Tubuh
Sistem imun tubuh merupakan sistem yang berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh agar kebal dari bakteri, virus, dan patogen yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Sistem ini terdiri dari sistem limfatik, timus, leukosit atau sel darah tubuh, dan sumsum tulang.
9. Sistem Pernapasan
Semua sel dalam tubuh manusia membutuhkan oksigen agar tetap hidup. Sistem pernapasan membantu tubuh untuk menyediakan oksigen yang dibutuhkan dan mengeluarkan karbon dioksida serta zat sisa yang berbahaya dalam tubuh.
Saluran pernapasan sendiri terdiri dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, paru-paru, dan diafragma yang membantu proses pernapasan dalam tubuh.
10. Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan adalah sekelompok organ yang bekerja dalam menerima, mengubah makanan menjadi energi, menyerap nutrisi, dan membuang makanan yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Adapun organ yang menyusun sistem pencernaan adalah rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Selain itu, terdapat gigi, lidah, kelenjar ludah, hati, kantong empedu, dan pankreas yang mendukung fungsi kerja dari sistem pencernaan.
11. Sistem Ekskresi dan Urinaria
Sistem ekskresi adalah sistem organ yang berfungsi untuk membuang zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh atau berbahaya bagi kesehatan. Sistem ini terdiri dari ginjal, hati, kulit, dan paru-paru.
Sistem urinaria atau perkemihan adalah bagian dari sistem ekskresi yang terdiri dari saluran kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra untuk mengeluarkan urine. Urine mengandung zat sisa dan racun yang membahayakan kesehatan.
12. Sistem Reproduksi
Sistem reproduksi merupakan sistem organ yang mendukung proses reproduksi manusia. Pada tubuh wanita, sistem reproduksi memungkinkan seseorang untuk hamil dan melahirkan.
Sistem reproduksi wanita disusun oleh vagina, serviks, ovarium, dan rahim, sedangkan sistem reproduksi pria terdiri dari penis, testis, epididimis, dan VAS deferens.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja susunan organisasi tubuh manusia?

Apa saja susunan organisasi tubuh manusia?
Anatomi tubuh manusia terdiri dari sel, jaringan, organ, dan sistem organ.
Berapa banyak jumlah tulang dalam tubuh?

Berapa banyak jumlah tulang dalam tubuh?
Tubuh manusia memiliki setidaknya 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen, dan tulang rawan.
Apa fungsi sistem saraf?

Apa fungsi sistem saraf?
Sistem saraf berfungsi untuk mengendalikan seluruh bagian tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik.
