Batuk Berdarah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
·waktu baca 4 menit

Batuk berdarah adalah batuk berdahak yang mengandung atau mengeluarkan darah. Darah ini dapat berasal dari hidung, tenggorokan, batang tenggorokan, hingga paru-paru.
Adapun beberapa kondisi kesehatan yang menjadi penyebab dari batuk berdahak ini, seperti infeksi, kanker atau masalah pembuluh darah pada paru-paru. Jika batuk berdarah ini terjadi terus-menerus setiap harinya dan tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter.
Ingin tahu lebih lengkap penyebab batuk berdarah dan cara untuk mengobatinya? Simak artikel di bawah ini ya.
Pengertian Batuk Berdarah
Dalam istilah medis, batuk berdarah bisa disebut juga dengan istilah hemoptisis. Berbeda dengan muntah darah, batuk darah ini memiliki warna merah segar atau merah muda. Sebaliknya, muntah darah umumnya berwarna merah kehitaman, seperti kopi.
Menurut laman WebMD, batuk berdahak ini merupakan kondisi yang kebanyakan disebabkan gangguan pada sistem pernapasan, seperti infeksi, kanker, hingga masalah pada pembuluh darah paru-paru. Adapun beberapa tahapan batuk berdarah yang dialami oleh para pengidapnya, di antaranya:
Batuk berdarah masif, dengan intensitas keluarnya darah berkisar 100 hingga lebih dari 600 ml.
Batuk berdarah non-masif, dengan intensitas keluarnya darah berkisar 20 hingga 200 ml.
Batuk berdarah ringan, dengan intensitas keluarnya darah berkisar kurang dari 20 ml.
Penyebab Batuk Berdarah
Sebelumnya sempat disinggung bahwa batuk berdarah adalah gejala yang berhubungan dengan pembuluh yang ada di paru-paru. Supaya lebih jelas, berikut beberapa penyebab batuk berdarah yang perlu diwaspadai, seperti yang dikutip dari laman Cleveland Clinic.
1. Infeksi paru
Penyebab batuk berdarah yang pertama adalah infeksi pada paru. Infeksi ini disebabkan oleh adanya kuman, bakteri, maupun virus penyebab penyakit. Selain batuk berdarah, infeksi paru juga menimbulkan berbagai macam gejala lain, seperti demam, sesak napas, hingga dahak yang bernanah.
2. Tuberkulosis
Batuk berdarah juga bisa disebabkan oleh tuberkulosis atau TBC akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini pada umumnya menyerang paru-paru, tetapi tidak jarang juga pula bakteri ini memengaruhi bagian tubuh lainnya.
Ketika mengalami TBC, seseorang akan menjadi lebih sering batuk selama kurang lebih 3 minggu lamanya. Selain menyebabkan batuk berdarah, TBC juga menimbulkan gejala lain, seperti demam, kelelahan, hingga nafsu makan yang berkurang.
3. Kanker paru
Penyebab batuk berdarah yang lainnya adalah kanker paru, yaitu suatu kondisi ketika sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam organ paru-paru. Umumnya, kanker paru menyerang orang-orang yang berusia di atas 40 tahun, terutama mereka yang memiliki kebiasaan merokok dan pola hidup yang tidak sehat.
4. Bronkitis
Bronkitis adalah peradangan yang terjadi di bagian cabang saluran pernapasan di dekat paru-paru. Kondisi ini menyebabkan batuk berdarah yang terjadi karena tabung bronkial itu sendiri mengalirkan udara dari tenggorokan ke paru-paru. Ketika tabung meradang, lendir mengalami penumpukan dan terjadilah batuk berdarah hingga demam ringan.
5. Bronkiektasis
Mengutip laman Healthline, bronkiektasis adalah kondisi jangka panjang di mana jalan napas pada paru-paru menjadi lebih lebar secara abnormal dan menyebabkan penumpukan lendir.
Penumpukan bakteri dan lendir yang berlebihan ini menyebabkan paru mengalami infeksi. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah batuk berdarah, berdahak, hingga sesak napas.
Gejala Batuk Berdarah
Gejala batuk berdarah tergantung dari penyebab-penyebab yang mendasarinya. Sebab, penyebab batuk berdarah karena bronkitis tentunya menimbulkan gejala yang berbeda dengan batuk berdarah karena kanker paru-paru.
Menyadur laman National Health Service, berikut gejala batuk berdarah.
Batuk dengan darah disertai dengan gejala sesak napas, demam, pusing, berkeringat di malam hari, dan nyeri dada
Batuk dengan darah disertai dengan urine atau kotoran yang juga bercampur dengan darah
Batuk dengan volume darah cukup banyak
Batuk dengan darah yang berlangsung lebih dari seminggu
Batuk disertai dengan dahak bercampur darah
Batuk dengan darah disertai gejala turun berat badan dan hilang nafsu makan
Cara Mengobati Batuk Berdarah
Pengobatan batuk berdarah sebetulnya dapat disesuaikan dengan penyebab-penyebabnya. Lebih jelas, berikut jenis penanganan untuk mengobati batuk berdarah, seperti yang dikutip dari laman Healthline.
Pemberian antibiotik untuk infeksi paru-paru akibat bakteri, seperti tuberkulosis atau pneumonia
Terapi radiasi atau kemoterapi jika batuk darah disebabkan oleh kanker paru-paru
Melakukan operasi untuk menangani gejala batuk berdarah yang dapat mengancam nyawa, seperti melakukan operasi pengangkatan paru-paru
Mengonsumsi obat pelega tenggorokan apabila batuk darah tersebut disebabkan oleh iritasi pada tenggorokan.
Cara Mencegah Batuk Berdarah
Batuk berdarah mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi beberapa orang karena gejalanya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah pencegahan agar tidak mengalami batuk berdarah.
Menyadur laman Mayo Clinic, berikut pencegahan batuk berdarah.
Rutin mengonsumsi air hangat di setiap pagi untuk mengencerkan lendir pada tenggorokan
Menghindari asap rokok atau berhenti merokok
Mengonsumsi pola makan yang sehat dan teratur
Berolahraga secara rutin agar tubuh dapat lebih fit dan terhindar dari bakteri-bakteri berbahaya
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Apakah berbahaya jika batuk keluar darah?

Apakah berbahaya jika batuk keluar darah?
Penumpukan bakteri dan lendir yang berlebihan ini menyebabkan paru mengalami infeksi. Beberapa gejala yang ditimbulkan dari infeksi ini adalah batuk berdarah.
Apa yang harus dilakukan jika mengalami batuk keluar darah?

Apa yang harus dilakukan jika mengalami batuk keluar darah?
Mengonsumsi obat pelega tenggorokan apabila batuk darah tersebut disebabkan oleh iritasi pada tenggorokan.
Apa penyebab batuk keluar darah?

Apa penyebab batuk keluar darah?
Adapun beberapa kondisi kesehatan yang menjadi penyebab dari batuk berdahak ini, seperti infeksi, kanker atau masalah pembuluh darah pada paru-paru.
