Bipolar Disorder: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Bipolar disorder adalah gangguan kesehatan mental yang mempengaruhi mood atau suasana hati dengan ekstrem. Kondisi ini bisa menyebabkan terganggunya waktu tidur, energi, aktivitas, perilaku, hingga kemampuan berpikir.
Ada beberapa pilihan pengobatan bipolar yang dapat dilakukan, mulai dari mengonsumsi obat-obatan penstabil suasana hati, antipsikotik, hingga antidepresan. Ingin tahu lebih lengkap tentang bipolar disorder? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Pengertian Bipolar Disorder
Bipolar disorder adalah gangguan kesehatan jiwa yang bisa membuat aktivitas sehari-hari penderitanya terganggu, bahkan bisa fatal. Pengidap bipolar disorder akan berada pada episode manik dan depresif. Berikut penjelasan.
Episode manik, artinya penderita sedang memiliki mood yang tinggi. Misalnya perasaan lebih humoris, lebih bersemangat, lebih cerdas, paling semangat.
Episode depresif, yaitu perasaan rendah diri yang amat sangat, sehingga dirinya merasa tidak berharga.
Data Institute for Health Metrics and Evaluation pada tahun 2017 menyebutkan bahwa jumlah penderita bipolar disorder masuk dalam peringkat kelima terbesar di Indonesia. World Health Organization juga menyatakan bahwa ada 45 juta orang di seluruh dunia yang menderita gangguan bipolar.
Penyebab Bipolar Disorder
Bipolar disorder dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia pada otak, seperti neurotransmitter yang membantu membawa pesan ke jaringan-jaringan otak. Akibatnya, otak sulit untuk mengontrol kadar hormon, seperti noradrenalin, dopamin, dan serotonin.
Lantas, apa saja penyebab bipolar disorder? Menyadur laman National Health Service, berikut beberapa penyebab bipolar disorder.
1. Keturunan
Selain karena ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak, penyebab bipolar disorder juga bisa disebabkan oleh keturunan. Umumnya, gangguan ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki saudara kandung atau orang tua dengan kondisi serupa.
2. Trauma masa kecil
Penyebab bipolar disorder yang lainnya adalah trauma di masa kecil. Trauma ini dapat terjadi karena kekerasan fisik, kekerasan seksual, kehilangan orang terkasih, dan tragedi lainnya.
3. Pengaruh lingkungan
Dalam laman Health Direct, penyebab bipolar disorder juga bisa disebabkan oleh pengaruh lingkungan. Lebih jelas, berikut faktor-faktor pengaruh lingkungan yang bisa menjadi penyebab bipolar disorder.
Perasaan stres akan kejadian atau trauma, seperti kematian anggota keluarga terdekat
Hubungan yang buruk dengan orang lain
Perceraian
Masalah ekonomi
Tekanan dari orang di lingkungan sekitar
Gejala Bipolar Disorder
Bipolar disorder terbagi menjadi beberapa fase, yaitu fase manik dan depresif. Fase-fase ini menimbulkan gejala yang berbeda-beda.
Menyadur laman Health Direct, berikut beberapa gejala bipolar disorder untuk masing-masing fasenya.
1. Fase manik
Fase manik adalah kegembiraan dan kesenangan yang sangat berlebihan, terjadinya aktivitas menggebu-gebu, dan pengidapnya sering mengambil keputusan yang tidak rasional. Berikut beberapa gejala yang dialami oleh fase manik.
Kehilangan nafsu makan dalam jumlah besar
Berbicara dalam tempo yang cepat tentang berbagai macam hal
Sangat bersemangat, senang, dan lebih sensitif
Sering merasa gelisah
Mengalami penurunan kebutuhan untuk tidur
Kerap melakukan hal-hal berisiko yang merugikan diri sendiri, seperti makan dan minum secara berlebihan hingga melakukan hubungan seks
2. Fase depresif
Sementara itu, fase depresif adalah kondisi di mana pengidapnya mengalami kesedihan berlebihan, sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan yang berlebihan. Berikut beberapa gejala dari fase depresif yang perlu untuk diketahui.
Tidak berminat melakukan aktivitas apa pun, salah satunya dorongan seks yang menurun atau bahkan tidak ada
Merasa putus asa dan tidak berharga di mata orang lain
Mengalami kesulitan untuk tidur, karena kerap bangun terlalu pagi
Peningkatan nafsu makan
Berbicara dalam tempo yang lebih lambat
Sulit untuk berkonsentrasi atau membuat keputusan
Sangat sedih, khawatir, hingga putus asa
Cara Mengobati Bipolar Disorder
Pengobatan bipolar disorder harus dilakukan usai melakukan konsultasi dengan psikiater. Tujuannya agar pengobatannya tetap maksimal dan sesuai dengan gejala-gejala yang dirasakan.
Menyadur laman Cleveland Clinic, berikut beberapa pengobatan bipolar disorder yang diperlukan.
Mengonsumsi obat-obatan penstabil suasana hati, antipsikotik, hingga antidepresan
Mengikuti prosedur ECT yang membantu pengidapnya mengurangi gejala yang cukup parah
Selain ECT, ada juga prosedur TMS yang bekerja dengan menggunakan gelombang magnetik
Cara Mencegah Bipolar Disorder
Bipolar disorder menyebabkan gejala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Supaya terhindar dari gangguan kesehatan mental ini, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan.
Dalam laman John Hopkins Medicine, berikut beberapa cara mencegah bipolar disorder.
Buka pikiran dengan hal-hal baru, seperti membaca buku, berkenalan dengan orang baru, dan lainnya
Mencukupi waktu tidur agar tubuh bisa tetap beristirahat
Membangun hubungan baik dengan keluarga maupun lingkungan di sekitar
Belajar untuk bersabar dan fokus pada hal-hal positif
Olahraga secara rutin
Mengelola pemikiran yang stres dengan baik
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Bipolar disorder penyakit apa?

Bipolar disorder penyakit apa?
Bipolar disorder adalah suatu gangguan kesehatan jiwa yang bisa membuat aktivitas sehari-hari penderitanya terganggu, bahkan bisa menyebabkan hal yang fatal.
Apa penyebab bipolar disorder?

Apa penyebab bipolar disorder?
Bipolar disorder dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia pada otak, seperti neurotransmitter yang membantu membawa pesan ke jaringan-jaringan otak.
Gejala tingkah laku orang bipolar?

Gejala tingkah laku orang bipolar?
Salah satu gejala bipolar disorder adalah kerap melakukan hal-hal berisiko yang merugikan diri sendiri, seperti makan dan minum secara berlebihan hingga melakukan hubungan seks.
