Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cara Mengatasi Tipes yang Tak Kunjung Sembuh dengan Perawatan Medis dan Alami

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi seorang pasien yang mengalami tipes dan dirawat di rumah sakit. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang pasien yang mengalami tipes dan dirawat di rumah sakit. Foto: Pexels

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Kuman ini bisa menyebar melalui makanan dan lingkungan yang kotor.

Penyakit tipes memang erat kaitannya dengan kebersihan dan lingkungan. Penyakit ini biasanya terjadi karena kurang menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, meminum air mentah, mengonsumsi makanan di tempat yang tidak bersih, dan lain sebagainya.

Ada berbagai cara mengatasi tipes, salah satunya dengan pengobatan antibiotik. Jika didiagnosis lebih awal, tipes dapat diobati di rumah dengan mengonsumsi obat antibiotik selama 7-14 hari. Namun, bagaimana cara mengatasi tipes yang tak kunjung sembuh?

Cara Mengatasi Tipes yang Tak Kunjung Sembuh

Secara umum, penderita tipes yang diobati dengan benar bisa sembuh dalam hitungan hari sampai beberapa minggu. Penderita biasanya mulai mengalami gejala setelah 6-30 hari terpapar bakteri Salmonella typhi dalam tubuh.

Jika penderita menunjukkan gejala tipes lebih awal, yaitu sebelum terjadinya demam lebih dari tiga minggu, kondisi ini biasanya bisa sembuh lebih cepat setelah mendapatkan penanganan. Hampir semua orang yang mengalami tipes berangsur membaik setelah dirawat di rumah sakit selama 3-5 hari.

Sementara itu, tipes yang tidak kunjung sembuh dapat disebabkan oleh pengobatan yang tidak tepat atau kondisi tipes yang lebih parah. Dalam kasus ini, ada beberapa cara mengatasi tipes yang tak kunjung sembuh yang bisa dilakukan, seperti:

1. Perawatan di Rumah Sakit

Ilustrasi penderita tipes yang dirawat di rumah sakit. Foto: Pexels

Apabila penderita tipes memiliki gejala yang parah, seperti muntah terus-menerus, diare parah, atau adanya pembengkakan pada perut, maka penderita disarankan untuk menjalani rawat inap di rumah sakit.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, penderita tipes yang menjalani perawatan di rumah sakit akan mendapatkan suntikan antibiotik serta pemberian cairan dan nutrisi langsung ke pembuluh darah melalui infus.

Dengan pengobatan antibiotik yang tepat, kebanyakan penderita tipes akan mulai merasa lebih baik dalam beberapa hari setelah pengobatan dan komplikasi serius sangat jarang terjadi.

Meski demikian, pembedahan mungkin diperlukan jika penderita tipes mengembangkan komplikasi yang mengancam jiwa, seperti pendarahan internal atau permasalahan pada sistem pencernaan.

2. Perawatan Rumahan

Ilustrasi salah satu perawatan untuk mengatasi tipes adalah mengonsumsi obat antibiotik. Foto: Pexels

Jika didiagnosis pada tahap awal, yaitu sebelum demam tinggi terjadi dalam tiga minggu, tipes dapat ditangani di rumah dengan pengobatan antibiotik. Kebanyakan penderita tipes perlu meminum antibiotik selama 7-14 hari.

Mengutip jurnal Typhoid Fever oleh Jenish Bhandari dan Pawan K. Thad, adapun beberapa obat antibiotik yang umumnya direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi tipes di rumah, yaitu:

  • Ciprofloxacin, yakni obat antibiotik untuk mengatasi berbagai jenis infeksi bakteri, termasuk bakteri penyebab tipes. Obat ini mengandung bahan aktif Ciprofloxacin Hcl yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

  • Azithromycin, yakni obat antibiotik makrolida yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri. Obat ini biasanya digunakan jika penderita tipes tidak dapat menggunakan Ciprofloxacin atau bakteri resisten terhadap kandungan Ciprofloxacin.

  • Chloramphenicol, yakni obat antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri serius, terutama apabila penyakit infeksi tidak membaik dengan obat lain. Dalam pengobatan tipes, obat ini biasa digunakan apabila bakteri penyebab tipes resisten terhadap antibiotik lain.

Perlu diperhatikan, sebagian obat-obatan di atas dapat menyebabkan efek samping yang berbeda-beda bagi setiap orang. Penggunaan obat tipes harus sesuai dosis anjuran.

Apabila mengalami tipes, segera konsultasikan diri ke dokter. Dokter akan memberikan jenis obat antibiotik yang berbeda tergantung dari seberapa parah kasus tipes.

Selain penggunaan antibiotik, beberapa cara lainnya untuk mengobati tipes dengan perawatan rumahan, antara lain:

  • Memperbanyak minum air putih. Tipes sering menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh. Karenanya, penderita harus selalu menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan memperbanyak minum air putih.

  • Kompres dingin. Tipes biasanya ditandai dengan demam tinggi. Pada kondisi ini, menggunakan kompres dingin pada dahi dapat membantu menurunkan suhu tubuh selama demam.

  • Mengonsumsi air rebusan kemangi. Kemangi adalah obat herbal yang biasa digunakan untuk meredakan peradangan dan nyeri sendi yang umum terjadi pada penderita tipes. Kemangi dapat dikonsumsi sebagai campuran teh, air rebusan, atau dicampurkan dengan madu.

  • Beristirahat total. Penderita tipes wajib beristirahat total dan menghindari aktivitas berat. Salah satu cara terbaik untuk beristirahat adalah tidur. Tidur mampu membantu memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak karena infeksi bakteri penyebab tipes.

Baca Juga: 5 Pantangan Sakit Tipes yang Dihindari untuk Cegah Komplikasi

Apa Akibat Jika Tipes Tidak Diobati?

Ilustrasi seorang anak yang mengalami tipes harus segera mendapat perawatan medis. Foto: Pexels

Tipes yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius dan berpotensi mengancam jiwa. Karenanya, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika seseorang mulai merasakan gejala awal tipes.

Menurut Cleveland Clinic, penyakit tipes yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan infeksi bakteri menyebar dan menyerang organ tubuh lain, seperti pneumonia atau radang paru-paru.

Selain itu, tipes yang tidak ditangani dengan baik juga dapat menyebabkan perdarahan pada beberapa atau keseluruhan organ yang ada di saluran pencernaan.

Dalam kasus lainnya, kondisi ini juga bisa menyebabkan komplikasi pada jantung, seperti miokarditis (peradangan otot jantung), endokarditis (peradangan dinding jantung), hingga gagal jantung.

Berapa Lama Sakit Tipes Bisa Sembuh Total?

Kesembuhan tipes dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, tingkat kekebalan tubuh, tingkat keparahan infeksi bakteri yang masuk ke tubuh, serta cepat atau tepatnya pengobatan. Hal ini menyebabkan masa penyembuhan orang yang menderita tipes bisa berbeda-beda.

Umumnya, penderita tipes yang mendapat pengobatan dengan cepat dan tepat biasanya akan membaik dalam hitungan hari sampai dua minggu.

Namun, penderita tipes umumnya baru bisa sembuh total dalam kurun waktu 4-8 minggu. Dalam rentang waktu tersebut, penderita harus mengonsumsi makanan yang sehat dan bersih, beristirahat total, dan minum banyak air putih untuk mempercepat proses pemulihan.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu tipes?

chevron-down

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Kuman ini bisa menyebar melalui makanan dan lingkungan yang kotor.

Apa penyebab tipes?

chevron-down

Tipes biasanya terjadi karena kurang menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, meminum air mentah, mengonsumsi makanan di tempat yang tidak bersih, dan lain sebagainya.

Apa akibat jika tipes tidak segera diobati?

chevron-down

Tipes yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius dan berpotensi mengancam jiwa. Karenanya, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika seseorang mulai merasakan gejala awal tipes.