Kumparan Logo
Konten Media Partner

Cara Mengembalikan Suara yang Hilang atau Serak Akibat Laringitis

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi suara hilang. Foto: shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suara hilang. Foto: shutterstock

Suara yang tiba-tiba hilang atau serak dalam ranah medis dikenal dengan istilah laringitis. Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang mengalami kondisi pilek, alergi, dan postnasal drip.

Terkadang, suara yang serak atau hilang juga bisa disebabkan oleh terjadinya infeksi saluran pernafasan akut. Kondisi ini dapat diperparah dengan kebiasaan tertentu seperti terlalu banyak berbicara, sering berteriak, atau bernyanyi terlalu keras.

Biasanya, suara serak dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, beberapa kondisi bisa mengindikasikan masalah serius seperti penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) dan reflux laringitis (LPR).

Untuk mengetahui diagnosisnya, Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang penyebab suara hilang beserta cara mengatasinya untuk Anda.

Apa yang Menyebabkan Suara Hilang?

Salah satu penyebab suara hilang adalah laringitis. Mengutip buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman karya Gun Gun Gunansah (2021), laringitis merupakan gangguan pernapasan yang menyerang laring atau pita suara.

Ilustrasi sakit tenggorokan Foto: Shutterstock

Peradangan yang terjadi pada pasien laringitis biasanya disebabkan oleh penggunaan pita suara berlebihan, iritasi, atau infeksi pada laring. Gejala umum yang ditimbulkan bisa berupa suara serak, parau, atau hilang sama sekali.

Terkadang, kondisi ini juga dapat mengakibatkan pembengkakan pita suara, demam, batuk, dan nyeri tenggorokan. Gejala laringitis akut dapat menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman.

Bicara soal penyebab suara hilang, sebenarnya para tenaga kesehatan telah mengklasifikasikannya menjadi beberapa jenis. Salah satunya karena penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD) dan reflux laringitis (LPR).

Dalam kasus GERD, umumnya asam lambung akan kembali ke esofagus. Sementara itu, dalam LPR, asam lambung kembali ke tenggorokan. Kondisi ini dapat memicu luka pada laring dan menyebabkan suara serak atau hilang.

Laringitis karena GERD dan LPR biasanya diiringi dengan gejala seperti rasa nyeri terbakar di dada dan mual. Tanda-tanda lainnya bisa ditandai dengan rasa pahit, sensasi panas, atau perasaan ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.

Tanpa pengobatan, refluks bisa menyebabkan sinus, infeksi telinga, lesi tenggorokan, dan esofagus Barret. Kondisi ini ditandai dengan munculnya tukak peptik di bagian esofagus bawah yang bisa memicu timbulnya kanker esofagus.

Ilustrasi suara hilang. Foto: Shutter Stock

Selain penderita GERD dan LPR, perokok aktif pun sangat berisiko terkena laringitis. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Byeon menyebutkan bahwa perokok memiliki risiko 1,5 kali lebih tinggi untuk menderita kelainan pada laring.

Perokok aktif bisa terkena penyakit serius seperti timbulnya nodul, polip, kista intracordal, reinke edema, granuloma laring, keratosis laring, laringitis, papiloma laring, kelumpuhan pita suara, dan neoplasma ganas.

Baca Juga: Kenali Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala yang Perlu Diketahui

Cara Mengembalikan Suara yang Hilang

Laringitis akut dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu satu minggu atau lebih. Tindakan perawatan diri seperti mengistirahatkan suara, minum banyak cairan, dan melembabkan udara dapat membantu memperbaiki gejalanya.

Jika Anda menderita laringitis, dokter akan menyarankan sejumlah obat untuk dikonsumsi. Mengutip situs Mayo Clinic, dokter akan memberikan antibiotik kepada pasien yang terkena laringitis karena infeksi bakteri.

Terkadang, kortikosteroid juga dapat membantu mengurangi peradangan pita suara. Namun, perawatan ini hanya digunakan jika ada kebutuhan mendesak seperti saat balita menderita laringitis yang berhubungan dengan croup.

Ilustrasi anak suara hilang. Foto: Shutter Stock

Anda mungkin akan menjalani terapi pita suara untuk meredakan gejalanya. Dalam beberapa kasus, pasien yang menderita laringitis akut juga memerlukan tindakan pembedahan.

Selain melalui tindakan medis, Anda juga bisa meringankan gejala laringitis dengan melakukan beberapa terapi di rumah. Berikut cara mengembalikan suara yang hilang selengkapnya untuk Anda:

  • Hirup udara lembab. Gunakan air humidfier untuk menjaga kelembapan udara di rumah atau kantor Anda. Hirup uap dari semangkuk air panas atau pancuran air panas.

  • Istirahatkan suara Anda sebanyak mungkin. Hindari berbicara atau bernyanyi terlalu keras atau terlalu lama. Jika Anda perlu berbicara di depan kelompok besar, coba gunakan mikrofon atau megafon.

  • Minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi. Kemudian, hindari alkohol dan kafein.

  • Basahi tenggorokan Anda dengan cara mengisap pelega tenggorokan, berkumur dengan air garam, atau mengunyah permen karet.

  • Hindari dekongestan. Sebab, obat-obatan ini dapat mengeringkan tenggorokan Anda.

  • Hindari berbisik. Ini membuat suara Anda lebih tegang daripada ucapan normal.

  • Jika gejala semakin parah, Anda bisa membuat jadwal temu dengan dokter spesialis. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat berkonsultasi dengan dokter:

  • Saat membuat janji temu, tanyakan apakah ada yang perlu Anda lakukan sebelumnya.

  • Tuliskan semua gejala yang Anda alami, termasuk yang tampak dan tidak tampak.

  • Tuliskan informasi pribadi, termasuk gaya hidup baru-baru ini.

  • Buat daftar semua obat, vitamin, dan suplemen yang Anda konsumsi.

  • Bawa serta anggota keluarga atau teman, jika memungkinkan. Seseorang yang menemani Anda mungkin mengingat informasi yang Anda lewatkan atau lupakan.

  • Tuliskan pertanyaan untuk ditanyakan kepada dokter Anda.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu laringitis?

chevron-down

Laryngitis atau laringitis adalah peradangan yang terjadi pada laring, yaitu bagian dari saluran pernapasan tempat pita suara berada.

Apa penyebab suara hilang atau serak?

chevron-down

Suara yang serak atau hilang juga bisa disebabkan oleh terjadinya infeksi saluran pernafasan akut. Kondisi ini dapat diperparah dengan kebiasaan tertentu seperti terlalu banyak berbicara, sering berteriak, atau bernyanyi terlalu keras.

Apa gejala laringitis?

chevron-down

Gejala umum yang ditimbulkan bisa berupa suara serak, parau, atau hilang sama sekali.