Kumparan Logo
Konten Media Partner

Dextral Obat Apa? Ini Kegunaan, Efek Samping, dan Anjuran Dosisnya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak batuk pilek. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak batuk pilek. Foto: Shutterstock

Dextral merupakan jenis obat yang dikonsumsi untuk meringankan gejala flu dan batuk. Sediaan obat ini mengandung dextromethorphan HBR, glyceryl guaiacolate, phenylpropanolamine HCl, dan chlorpheniramine maleate.

Kandungan tersebut terbukti ampuh mengatasi batuk yang disebabkan oleh infeksi pada saluran udara, seperti sinusitis atau flu biasa. Dextral aman dikonsumsi oleh anak-anak berusia 6-12 tahun dan orang dewasa.

Dextral termasuk dalam kelas obat antitusif yang bekerja dengan cara mengurangi aktivitas bagian otak yang dapat menyebabkan batuk. Saat mengonsumsi Dextral, Anda perlu memerhatikan dosisnya agar terhindar dari risiko efek samping yang berat.

Di apotek, Dextral tersedia dalam sediaan sirup dan dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Bagi yang penasaran Dextral obat apa, berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Kegunaan Obat Dextral dan Anjuran Dosisnya

Ilustrasi obat dextral. Foto: Pixabay

Kandungan utama Dextral, yaitu Dextromethrophan HBR. Mengutip situs Drugs.com, kandungan ini terbukti dapat menekan dan memengaruhi sinyal di otak yang dapat memicu refleks batuk.

Dextral termasuk obat OTC (over the counter) yang bisa dibeli di apotek secara bebas. Obat ini hanya bisa meredakan gejala flu dan batuk biasa, tapi tidak bisa menyembuhkan gejala batuk yang disebabkan oleh kebiasaan merokok, asma, atau emfisema.

Menurut klaimnya, obat ini dapat mengatasi keluhan lain seperti tenggorokan gatal, kulit gatal, alergi, sekresi lendir, rhinitis alergi, dan mata berair. Dextral bekerja dengan cara memblokir reseptor H1 pada sel dan menurunkan aktivitas otak yang menyebabkan batuk.

Dengan begitu, Dextral mampu membuang lendir dari saluran pernapasan serta mengurangi pembengkakan akibat alergi hidung dan telinga.

Berikut anjuran dosis Dextral yang bisa Anda simak:

  • Anak usia 6-12 tahun: 3 kali sehari 1/2 sendok takar (5 ml) sebelum atau sesudah makan

  • Dewasa: 3 kali sehari 1 sendok takar (5 ml) sebelum atau sesudah makan

Jika ingin mengonsumsi Dextral, pastikan Anda mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan bahaya serius, seperti kerusakan otak, kejang, dan hipertensi berat.

Cara Mengonsumsi Dextral dengan Benar

Ilustrasi mengonsumsi Dextral harus sesuai anjuran dosis. Foto: Pixabay

Dextral termasuk golongan obat bebas terbatas, sehingga penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk pada kemasan obat. Adapun cara mengonsumsi Dextral dengan benar, yaitu:

  • Sebelum mengonsumsi Dextral, konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan terkait penggunaan obat.

  • Konsumsi Dextral harus sesuai dengan anjuran dosis yang tertera pada kemasan obat. Penggunaannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.

  • Kocok terlebih dahulu botol obat Dextral sebelum digunakan. Gunakan sendok takar yang sesuai agar obat yang dikonsumsi tidak melebihi dosis. Jangan mencampurkan obat dengan makanan atau minuman tertentu.

  • Jika Anda lupa mengonsumsi Dextral pada waktu yang ditentukan, segera konsumsi obat begitu ingat selama jeda dengan waktu konsumsi berikutnya belum terlalu dekat.

  • Disarankan untuk mengonsumsi obat Dextral di jam yang sama setiap harinya agar pengobatan lebih maksimal.

  • Simpan Dextral di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Pastikan obat berada di luar jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Interaksi Dextral dengan Obat Lain

Ilustrasi obat Dextral dan obat-obatan lain. Foto: Pixabay

Kandungan dextromethorphan HBR, glyceryl guaiacolate, phenylpropanolamine HCl, dan chlorpheniramine maleate dalam Dextral dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Adapun beberapa interaksi Dextral dengan obat lain yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Penggunaan Dextral bersamaan dengan obat-obatan monoamine oxidase inhibitors (MAOI), seperti phenelzine atau tranylcypromine, dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berbahaya.

  • Penggunaan Dextral bersamaan dengan obat-obatan dekongestan, seperti phenylephrine atau pseudoephedrine, dapat meningkatkan risiko efek samping.

  • Penggunaan Dextral yang mengandung dextromethorphan HBR dengan obat-obatan penenang (sedatif) dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat dan meningkatkan risiko efek samping, seperti kantuk berlebihan, lemas, dan kesulitan bernapas.

  • Penggunaan Dextral bersamaan dengan obat-obatan antihistamin lainnya, seperti cetirizine, dapat meningkatkan efek antihistamin dalam tubuh.

Perlu diketahui, daftar di atas belum mencakup semua interaksi obat dari Dextral. Oleh sebab itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengombinasikan Dextral dengan obat-obatan lain.

Cara Penyimpanan Dextral

Ilustrasi obat Dextral harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Foto: Pexels

Simpan Dextral pada suhu ruangan yang sejuk dan kering (di bawah 30 derajat Celsius), serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan.

Selain itu, jangan menaruh tempat penyimpanan Dextral sembarangan. Simpan obat ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Dextral

Ilustrasi ibu hamil yang berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi Dextral. Foto: Pexels

Sebelum mengonsumsi Dextral, Anda perlu memberi tahu dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan lupa jelaskan riwayat penyakit Anda agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sebab, beberapa kondisi kesehatan bisa membuat Anda lebih rentan terhadap kandungan Dextral. Misalnya pasien dengan hipertensi berat, sedang menjalani terapi MAOI, memiliki penyakit jantung, dan pasien diabetes melitus.

Peringatan Kehamilan

Dextral merupakan obat yang termasuk ke dalam kategori C. Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Konsultasikan kepada dokter jika Anda akan mengonsumsi Dextral saat hamil atau sedang merencanakan kehamilan. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Peringatan Menyusui

Dextral mengandung dextromethorphan HBR yang dapat terserap ke dalam ASI. Oleh sebab itu, jangan gunakan obat ini jika sedang menyusui tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Penyakit Terkait dengan Dextral

Ilustrasi seseorang yang mengalami batuk bisa diobati dengan Dextral. Foto: Pexels

Dextral biasanya digunakan untuk meredakan berbagai gejala yang terkait dengan flu, batuk, dan alergi. Dikutip dari laman VeryWell Health, berikut adalah beberapa penyakit terkait yang bisa diobati dengan Dextral.

1. Batuk

Dextral mengandung kombinasi beberapa zat aktif yang efektif meredakan gejala batuk. Kandungan dextromethorphan HBR dan glyceryl guaiacolate di dalamnya dapat membantu meredakan kondisi batuk kering maupun batuk berdahak akibat produksi lendir yang berlebihan di saluran pernapasan.

2. Flu

Flu atau influenza adalah gangguan saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi ini umumnya ditandai dengan sejumlah gejala, seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Penggunaan Dextral dapat membantu meredakan gejala tersebut.

3. Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi adalah peradangan pada lapisan dalam hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi. Kandungan chlorpheniramine maleate dalam Dextral dapat membantu mengurangi gejala rhinitis alergi, seperti hidung tersumbat, bersin, dan mata berair.

4. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada saluran sinus yang dapat menyebabkan hidung tersumbat, batuk, dan nyeri di sekitar wajah. Kombinasi antitusif dan dekongestan dalam Dextral dapat membantu mengatasi gejala yang terkait dengan sinusitis.

Baca Juga: 5 Pilihan Obat Batuk Pilek Dewasa yang Ampuh

Efek Samping Dextral

Ilustrasi salah satu efek samping Dextral adalah sakit kepala. Foto: Pexels

Mengutip laman WebMD, ada beberapa efek samping yang mungkin timbul ketika mengonsumsi obat dextral, yaitu:

  • Rasa kantuk

  • Pusing, sakit kepala, atau vertigo

  • Lemas

  • Mual atau muntah

  • Tenggorokan dan mulut kering

  • Nafsu makan berkurang

  • Gelisah

  • Tremor

  • Retensi urine

Jika mengalami keluhan tersebut dalam rentang waktu cukup lama, segera hubungi dokter. Konsultasikan kondisi yang Anda alami agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

(MSD & SFR)

Frequently Asked Question Section

Dextral obat apa?

chevron-down

Dextral merupakan jenis obat yang dikonsumsi untuk meringankan gejala flu dan batuk.

Apa kandungan dextral?

chevron-down

Obat ini mengandung dextromethorphan Hbr, glyceryl guaiacolate, phenylpropanolamine HCl, dan chlorpheniramine maleate.

Bagaimana cara kerja Dextral?

chevron-down

Dextral bekerja dengan cara mengurangi aktivitas bagian otak yang dapat menyebabkan batuk.