Disflatyl: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Konten Media Partner
11 November 2022 12:08
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi obat Disflatyl. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Disflatyl. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Disflatyl obat apa? Disflatyl adalah obat yang digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat adanya kelebihan gas pada saluran pencernaan. Obat ini dapat meredakan kembung dan rasa tidak nyaman di perut karena penumpukan gas.
ADVERTISEMENT
Disflatyl termasuk ke dalam golongan obat bebas, sehingga dapat dibeli di apotek tanpa resep dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis sesuai.
Disflatyl 40 mg
Harga
Rp7.000 - Rp12.000 per strip (10 tablet)
Indikasi dan Manfaat
Mengurangi ketidaknyamanan akibat adanya kelebihan gas pada saluran pencernaan, seperti perut kembung.
Komposisi
Simetikon 40 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: dosis 1-2 tablet dikunyah 3 kali sehari. Obat ini dapat dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur.
Efek Samping
Mual, muntah, sakit perut, kram perut, dan diare.
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.
Peringatan
Tidak boleh digunakan untuk penderita yang alergi terhadap kandungan obat, menderita gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat, serta ibu hamil dan menyusui.
Golongan Obat
Obat Bebas

Pengertian Disflatyl

Disflatyl merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gangguan saluran pencernaan akibat kelebihan gas. Obat ini termasuk ke dalam golongan obat antiflatulen.
Antiflatulen adalah obat untuk membantu menguraikan gelembung gas yang terperangkap di perut. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Pharmaceutical Sciences and Drug Research, obat ini bekerja dengan cara mengurangi busa dari cairan lambung, sehingga mampu mengurangi rasa kembung dan flatulen (penumpukan gas pada lambung dan usus).
Obat ini diindikasikan untuk meredakan kembung serta sensasi tekanan dan kepenuhan di perut karena kelebihan gas. Penumpukan gas di perut biasanya terjadi karena konsumsi makanan tertentu.
ADVERTISEMENT

Kandungan dan Kegunaan Disflatyl

Disflatyl memiliki kandungan zat aktif simetikon 40 mg. Simetikon merupakan bahan kimia yang bekerja dengan cara menguraikan gelembung gas di dalam perut dan membuangnya dari tubuh.
Ilustrasi obat Disflatyl. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Disflatyl. Foto: Unsplash
Mengutip jurnal Simethicone oleh Curtis J. Ingold dan Hossein Akhondi, simetikon adalah satu-satunya obat yang disetujui sebagai antiflatulen oleh Food and Drug Administration (FDA). Obat ini bekerja di saluran pencernaan dengan cara mengurangi tegangan pada permukaan gelembung gas, sehingga gelembung gas dapat terurai.
Cara kerjanya tersebut dapat membuat aliran gas menjadi lancar sehingga gas lebih mudah dikeluarkan. Kandungan obat ini mampu mengatasi sendawa dan ketidaknyamanan di perut akibat penumpukan gas.
Selain itu, Simetikon yang terkandung dalam Disflatyl juga bisa mengatasi beberapa kondisi berikut:
ADVERTISEMENT
  • Dispepsia, yakni gangguan pencernaan yang disebabkan oleh rasa tidak nyaman pada perut bagian atas karena masalah asam lambung atau maag. Kondisi ini ditandai dengan mual, nyeri pada ulu hati, muntah, perut kembung, dan banyak bersendawa.
  • Flatulensi atau buang angin, yakni salah satu masalah pencernaan yang disebabkan karena penumpukan gas hasil fermentasi oligosakarida yang tidak tercerna sempurna di dalam usus besar.
  • Perut kembung, yakni kondisi ketika perut terasa tertekan dan penuh yang terkadang disertai dengan perut yang terlihat membesar atau buncit. Kondisi ini terjadi karena gas di perut terlalu banyak sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan menyakitkan.
Disflatyl dapat digunakan sebagai obat tunggal atau dikombinasikan dengan obat-obatan lain jika diperlukan. Meski begitu, Disflatyl sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan obat lainnya karena dapat mengurangi efek obat tersebut.
ADVERTISEMENT

Anjuran Dosis Disflatyl

Disflatyl merupakan obat yang tersedia dalam bentuk tablet kunyah. Meski tergolong obat bebas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:
  • Konsumsi Disflatyl harus sesuai dengan informasi yang tertera pada kemasan obat.
  • Penggunaan obat tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan dan disesuaikan dengan kondisi yang dialami.
  • Disflatyl tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap kandungan obat.
  • Disflatyl dapat dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur.
  • Selama pemakaian obat, hindari mengonsumsi asupan makanan atau minuman yang bisa meningkatkan gas dalam perut, misalnya minuman berkafein dan bersoda.
Ilustrasi konsumsi obat Disflatyl harus sesuai anjuran dosis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konsumsi obat Disflatyl harus sesuai anjuran dosis. Foto: Unsplash
Adapun anjuran dosis dan aturan pakai Disflatyl secara umum adalah sebagai berikut.
  • Dewasa: dosis 1-2 tablet dikunyah 3 kali sehari. Obat ini dapat dikonsumsi sesudah makan dan sebelum tidur.
ADVERTISEMENT

Kontraindikasi Disflatyl

Disflatyl termasuk ke dalam golongan obat bebas. Namun, penggunaan obat ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki alergi terhadap kandungan obat, menderita gangguan fungsi dan ginjal yang berat, serta ibu hamil dan menyusui.
Selain itu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu apabila sedang atau pernah menderita penyakit jantung, diabetes, radang usus, gangguan fungsi hati, dan hipertensi.

Efek Samping Disflatyl

Disflatyl umumnya memiliki efek samping ringan. Adapun beberapa efek samping yang dapat muncul setelah mengonsumsi obat ini, di antaranya:
  • Mual atau muntah
  • Diare atau sembelit
  • Konstipasi
  • Sakit perut
  • Kram perut
  • Lelah yang tidak biasa
  • Kehilangan nafsu makan
Selain efek samping di atas, Disflatyl juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, termasuk ruam kulit, pembengkakan bibir atau kelopak mata, sesak napas, dan gatal-gatal. Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:
ADVERTISEMENT
  • Diare berat selama lebih dari 3 hari atau buang air besar berdarah.
  • Gangguan ginjal yang ditandai dengan kesulitan berkemih, urine sangat sedikit, atau urine berdarah.
Jika merasakan efek samping yang tidak kunjung membaik dan reaksi alergi, segera hentikan pemakaian obat. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis segera.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Disflatyl termasuk golongan obat apa?
chevron-down
Apa kegunaan obat Disflatyl?
chevron-down
Apa itu antiflatulen?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020