Domperidone Maleate: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping
ยทwaktu baca 5 menit

Domperidone Maleate obat apa? Domperidone Maleate adalah obat yang digunakan untuk mengatasi mual dan muntah. Obat ini juga bisa membantu meredakan gejala sakit perut.
Domperidone Maleate termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus sesuai resep dan anjuran dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh anak-anak berusia 12 tahun ke atas dan orang dewasa.
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 8 data
Domperidone Maleate 10 mg | |
|---|---|
Harga | Rp2.000 - Rp10.000 per strip (10 tablet) |
Indikasi dan Manfaat | Mengatasi mual, muntah, dan gejala sakit perut. |
Komposisi | Domperidone 10 mg |
Dosis dan Aturan Pakai | Anak usia 12 tahun ke atas dan orang dewasa: diminum 3 kali sehari sebanyak 1 tablet (10 mg), dosis maksimal 30 mg setiap hari. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan. |
Efek Samping | Pusing, sakit kepala, mengantuk, dan mulut kering. |
Cara Penyimpanan | Simpan pada suhu ruangan serta terlindung dari paparan cahaya langsung dan tempat yang lembap. |
Peringatan | Tidak boleh digunakan untuk pasien dengan riwayat penyakit jantung, kanker payudara, gangguan ginjal dan hati, serta ibu hamil dan menyusui. |
Golongan Obat | Obat Keras |
Apa Itu Domperidone Maleate?
Sebuah studi Short Review of Domperidone Tablet oleh Sharma Shaveta menyebutkan, Domperidone Maleate merupakan obat golongan antiemetik, yaitu obat untuk meredakan mual dan muntah.
Sebagai antiemetik, obat ini bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin perifer yang dapat memicu reaksi seperti mual dan muntah.
Cara kerjanya tersebut dapat meningkatkan peristaltik esofagus dan koordinasi gastroduodenal sehingga mempercepat waktu pengosongan lambung dan mengurangi proses kerja usus halus.
Domperidone Maleate terkadang juga digunakan untuk meningkatkan suplai ASI pada wanita menyusui. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan prolaktin, yakni hormon yang mendorong produksi ASI. Namun, penggunaan obat ini untuk wanita menyusui harus dengan konsultasi dokter terlebih dahulu.
Domperidone Maleate termasuk obat generik, yaitu obat yang dinamai sesuai dengan kandungan zat aktif yang dimiliki. Obat ini termasuk dalam kelompok obat antiemetik atau antimuntah.
Mengutip Health Nasional Service (NHS), Domperidone Maleate dapat digunakan untuk mengatasi sejumlah kondisi, seperti:
Meredakan mual dan muntah yang disebabkan oleh efek penggunaan obat-obatan tertentu, kontrasepsi hormonal, dan terapi sitotoksik.
Meredakan gejala gangguan pencernaan.
Meredakan sakit perut akibat mual dan muntah.
Meredakan refluks asam lambung.
Dosis dan Aturan Pakai Domperidone Maleate
Sebagai golongan obat keras, penggunaan Domperidone Maleate harus sesuai petunjuk dokter dan panduan informasi yang tertera pada kemasan obat. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan obat tetes mulut yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
Dokter biasanya akan meresepkan obat ini sesuai dengan usia dan kondisi tubuh. Adapun anjuran dosis dan aturan pakai Domperidone Maleate tablet secara umum adalah sebagai berikut.
Anak usia 12 tahun ke atas dan orang dewasa: diminum 3 kali sehari sebanyak 1 tablet (10 mg), dosis maksimal 30 mg setiap hari. Obat ini dapat dikonsumsi 15-30 sebelum makan agar penyerapannya maksimal.
Jika ingin mengonsumsi Domperidone Maleate, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti kejang, sindrom ekstrapiramidal, dan aritmia ventrikel.
Kontraindikasi Domperidone Maleate
Sebelum mengonsumsinya, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki kondisi berikut:
Hipersensitif terhadap zat aktif Domperidone.
Pasien dengan riwayat penyakit jantung.
Pasien dengan riwayat kanker payudara.
Pasien dengan riwayat atau mengidap tumor hipofisis pelepas prolaktin.
Pasien yang memiliki riwayat atau menderita gangguan ginjal dan fungsi hati sedang hingga berat.
Pasien dengan gangguan elektrolit yang signifikan, seperti hipokalemia, hipomagnesemia, hiperkalemia.
Wanita hamil dan menyusui.
Cara Mengonsumsi Domperidone dengan Benar
Untuk memastikan penggunaan obat yang tepat dan efektif, berikut cara mengonsumsi Domperidone Maleate dengan benar:
Pastikan untuk mengikuti petunjuk dosis penggunaan yang telah ditentukan oleh dokter. Jangan mengubah dosis atau jadwal penggunaan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Untuk penggunaan tablet Metronidazole, tablet dapat diminum dengan air putih. Obat ini dapat dikonsumsi 15-30 menit sebelum makan. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan tablet tanpa sepengetahuan dokter.
Untuk penggunaan suspensi Domperidone Maleate, kocok botol terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat. Gunakan sendok takar khusus agar dosis obat sesuai. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan.
Simpan Domperidone Maleate di tempat yang sejuk serta terhindar dari panas, lembap, dan sinar matahari langsung. Jangan memasukkan obat ke dalam freezer dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Perlu diingat, jangan menghentikan penggunaan obat sebelum waktu yang ditentukan meski gejala sudah membaik. Sebab, kondisi ini berisiko menyebabkan efek samping tertentu.
Interaksi Domperidone dengan Obat Lain
Sama seperti obat-obatan lainnya, Domperidone Maleate dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat lain. Interaksi obat dapat mempengaruhi efektivitas pengobatan, meningkatkan risiko efek samping, atau mengurangi efek obat itu sendiri.
Mengutip laman Drugs, beberapa interaksi yang bisa terjadi jika Domperidone Maleate digunakan dengan obat-obatan tertentu, antara lain:
Obat antikolinergik, yaitu obat-obatan yang dapat menghambat aktivitas neurotransmitter asetilkolin, seperti Dextromethorphan atau Diphenhydramine. Jika digunakan bersamaan, dapat menyebabkan penurunan efektivitas dari Domperidone Maleate.
Obat antasida, yaitu obat penurun asam lambung, seperti Omeprazole atau Ranitidine. Jika digunakan bersamaan, dapat menyebabkan penurunan kadar Domperidone Maleate dalam darah.
Penggunaan Domperidone Maleate dengan obat-obatan tertentu, seperti Clarithromycin, Amiodarone, Haloperidol, atau Cisapride, dapat meningkatkan risiko terjadinya aritmia atau henti jantung mendadak.
Selain interaksi obat-obatan di atas, jangan minum Domperidone Maleate bersamaan dengan obat-obatan berikut:
Obat untuk infeksi jamur seperti antijamur azole, khususnya Ketoconazole oral, Flukonazol, atau Vorikonazol.
Obat untuk infeksi bakteri, khususnya Klaritromisin, Telitromisin, Moksifloksasin, dan Pentamidin.
Obat untuk masalah jantung atau tekanan darah tinggi, seperti Amiodarone, Dronedarone, Quinidine, Disopyramide, Dofetilide, Sotalol, Diltiazem, Werapamil)
Obat untuk gangguan mental psikosis, seperti Haloperidol, Pimozide, dan Sertindole.
Obat depresi, seperti Citalopram dan Escitalopram.
Obat untuk gangguan pencernaan, seperti Cisapride, Dolasetron, dan Prucalopride.
Baca Juga: 5 Jenis Obat Mual Muntah Berdasarkan Penggunaannya
Efek Samping Domperidone Maleate
Sama seperti obat-obatan lain, Domperidone Maleate juga memiliki efek samping yang bisa berbeda-beda bagi tiap oIlrang.
Berdasarkan jurnal Domperidone: Review of Pharmacology and Clinical Applications in Gastroenterology oleh Savio C. Reddymasu, beberapa efek samping Domperidone Maleate yang dapat muncul, di antaranya:
Pusing atau sakit kepala
Mengantuk
Mulut kering
Diare dan kram usus
Nyeri payudara
Retensi urine
Selain efek samping di atas, penggunaan Domperidone Maleate juga dapat menyebabkan reaksi yang lebih serius, seperti:
Anafilaksis, yakni syok akibat reaksi alergi yang berat dan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi secara tidak normal. Akibatnya, terjadi penurunan tekanan darah yang drastis dan gangguan saluran pernapasan.
Angiodema, yakni pembengkakan atau benjolan yang muncul dari lapisan dalam kulit. Benjolan ini biasanya muncul di pada wajah dan bibir.
Jika mengalami efek samping di atas, segera periksakan diri ke dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu obat antiemetik?

Apa itu obat antiemetik?
Obat golongan antiemetik atau antimuntah adalah obat untuk meredakan mual dan muntal.
Bagaimana cara kerja Domperidone Maleate?

Bagaimana cara kerja Domperidone Maleate?
Obat Domperidone Maleate bekerja dengan cara menghambat reseptor dopamin perifer yang dapat memicu reaksi seperti mual dan muntah.
Apa efek samping Domperidone Maletae?

Apa efek samping Domperidone Maletae?
Pusing atau sakit kepala, mengantuk, mulut kering, diare dan kram usus, nyeri payudara, dan retensi urine.
