Kumparan Logo
Konten Media Partner

Gagal Ginjal Kronis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ginjal adalah organ yang berfungsi memisahkan zat sisa metabolisme dari darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urine. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ginjal adalah organ yang berfungsi memisahkan zat sisa metabolisme dari darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urine. Foto: Unsplash.com

Daftar isi

Gagal ginjal kronis (GGK) atau biasa disebut penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan salah kondisi yang ditandai dengan berkurangnya fungsi ginjal secara bertahap. Kondisi ini membahayakan tubuh sebab bisa menyebabkan menumpuknya zat sisa yang tidak dibutuhkan dan malah mungkin dapat membahayakan tubuh.

Ginjal merupakan organ yang berfungsi memisahkan zat sisa metabolisme dari darah dan mengeluarkannya dalam urine. Pada pasien gagal ginjal kronis, ginjal tidak bisa melakukan fungsinya tersebut sehingga meningkatkan jumlah zat sisa yang berbahaya di dalam tubuh.

Penumpukan zat sisa dalam tubuh dalam menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan lainnya. Gejala dari gagal ginjal kronis akan lebih sering muncul apabila fungsi ginjal semakin menurun.

Gejala Gagal Ginjal Kronis

Tanda dan gejala dari penyakit gagal ginjal kronis biasanya akan berkembang dari waktu ke waktu seiring menurunnya fungsi ginjal. Dikutip dari jurnal Chronic Kidney Disease Diagnosis and Management oleh Teresa K. Chen, dkk, gejala gagal ginjal kronis pada tahap awal adalah:

  • Mual dan muntah

  • Kehilangan nafsu makan

  • Gatal

  • Nyeri pada bagian dada

  • Tekanan darah tinggi yang terkendali

  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba

Salah satu gejala gagal ginjal kronis adalah adanya pembengkakan pada bagian kaki dan pergelangannya. Foto: Unsplash.com

Jika kerusakan pada ginjal semakin parah, penderita gagal ginjal kronis akan merasakan beberapa gejala berikut:

  • Mati rasa di beberapa bagian tubuh

  • Sulit untuk waspada

  • Kram dan kedutan

  • Tubuh melemah dan gampang lelah

  • Bau mulut

  • Perubahan warna kulit

  • Rasa haus yang berlebihan

  • Nyeri pada bagian tulang

  • Insomnia

  • Frekuensi buang air kecil menurun atau meningkat

  • Mudah cegukan

  • Kaki dan pergelangannya membengkak

  • Perubahan periode menstruasi

  • Sesak napas

Gagal ginjal kronis akan bisa berkembang menjadi komplikasi yang serius yang mana dapat menimbulkan gangguan berupa:

  • Retensi cairan yang menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, hipertensi, atau edema paru

  • Peningkatan kadar kalium dalam darah yang mengganggu fungsi jantung

  • Anemia

  • Penyakit jantung

  • Patah tulang

  • Kerusakan pada sistem saraf pusat

  • Penurunan respons imun tubuh

  • Komplikasi kehamilan yang membawa risiko bagi ibu dan janin

  • Kerusakan permanen pada ginjal sehingga membutuhkan transplantasi ginjal

Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis terjadi ketika suatu penyakit atau kondisi yang mengganggu fungsi ginjal. Penyakit ini dapat disebabkan oleh penyakit atau kondisi tertentu, seperti:

  • Diabetes tipe 1 atau tipe 2

  • Tekanan darah tinggi

  • Glomerulonefritis atau peradangan pada bagian penyaring ginjal (glomerulus)

  • Nefritis interstisial, yaitu peradangan tubulus ginjal dan struktur di sekitarnya

  • Penyakit ginjal polikistik atau penyakit ginjal bawaan lainnya

  • Obstruksi saluran kemih yang berkepanjangan, dari kondisi seperti pembesaran prostat, batu ginjal dan beberapa kanker

  • Vesicoureteral, yakni suatu kondisi yang menyebabkan urin kembali ke ginjal

  • Infeksi ginjal berulang atau pielonefritis

Cara Mengobati Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis dapat ditangani dengan menghambat kerusakan pada ginjal serta mengendalikan faktor penyebab dari penyakit ini.

Mengutip dari Chronic Renal Failure oleh Vaidya SR, Aeddula NR, dkk, berikut adalah langkah-langkah pengobatan gagal ginjal kronis.

1. Mengobati Penyebab Gagal Ginjal Kronis

Cara pertama adalah mengobati kondisi yang menyebabkan penyebab gagal ginjal kronis. Pilihan pengobatannya sangat bervariasi, tergantung penyebabnya.

Diabetes melitus atau tekanan darah tinggi adalah dua faktor yang sering menyebabkan gagal ginjal kronis. Periksakan ke dokter terkait penyebab utama gagal ginjal kronis serta konsultasikan cara mengontrol atau mengatasi faktor penyebabnya.

2. Mengobati Gejala dan Komplikasinya

Gagal ginjal kronis dapat dirawat dengan mengobati gejala dan komplikasinya. Foto: Unsplash.com

Komplikasi penyakit ginjal kronis mudah untuk dikendalikan sehingga penderitanya merasa lebih baik. Berikut beberapa perawatan yang dapat dilakukan:

  • Mengobati tekanan darah tinggi yang diakibatkan oleh gangguan ginjal dengan terapi obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, seperti inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE) atau penghambat reseptor angiotensin II untuk menjaga fungsi ginjal

  • Meredakan pembengkakan yang terjadi akibat retensi cairan dengan cara pemberian obat-obatan diuretik

  • Menurunkan kadar kolesterol dengan penggunaan obat statin dan jenis obat lainnya

  • Mengatasi anemia dengan pemberian zat besi tambahan untuk menghasilkan lebih banyak sel darah merah

  • Melindungi kesehatan tulang dengan memperbanyak konsumsi vitamin D dan kalsium untuk mencegah tulang yang lemah dan menurunkan risiko patah tulang

3. Pengobatan Gagal Ginjal Kronis Tahap Akhir

Pada pasien gagal ginjal kronis stadium akhir, dokter biasanya menganjurkan untuk menjalankan beberapa perawatan medis, seperti:

  • Dialisis adalah perawatan medis yang dilakukan untuk penyaringan zat sisa dan cairan dalam tubuh yang memanfaatkan cairan dialisis untuk menyerap cairan atau zat sisa yang berlebihan

  • Hemodialisis atau cuci darah, yakni jenis prosedur dialisis yang memanfaatkan mesin untuk membuang zat sisa yang berbahaya dari dalam tubuh.

  • Transplantasi ginjal atau metode cangkok ginjal dilakukan dengan cara mengganti ginjal yang rusak dengan ginjal yang lebih sehat yang diperoleh dari pendonor

4. Diet Rendah Protein

Diet rendah protein dapat membantu menghambat kerusakan pada organ ginjal. Biasanya, orang dengan kondisi gagal ginjal kronis diminta untuk mengurangi asupan protein.

Hal ini perlu dilakukan karena proses pengolahan protein dalam tubuh dapat meningkatkan zat sisa lebih banyak yang pada kondisi ini, ginjal dibutuhkan untuk mengolah zat tersebut. Oleh sebab itu, diet rendah protein dapat meminimalkan kerja dari ginjal.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa fungsi ginjal?
chevron-down

Ginjal merupakan organ yang berfungsi memisahkan zat sisa metabolisme dari darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urin.

Apa itu glomerulonefritis?
chevron-down

Glomerulonefritis adalah gangguan peradangan pada bagian penyaring ginjal atau (glomerulus).

Apa itu dialisis?
chevron-down

Dialisis adalah perawatan medis yang memanfaatkan cairan dialisis untuk menyerap cairan atau zat sisa yang berlebihan dalam tubuh.