Grantusif Obat Apa? Berikut Kegunaan dan Aturan Pakainya
·waktu baca 5 menit

Grantusif obat apa? Grantusif adalah obat yang biasanya dikonsumsi untuk meredakan batuk, pilek, bersin, tenggorokan gatal, dan hidung tersumbat.
Obat ini aman digunakan serta mudah ditemukan di berbagai macam toko obat atau apotek. Selain itu, obat grantusif juga bisa diperoleh di minimarket terdekat.
Komposisi Obat Grantusif
Obat Grantusif mengandung 100 mg Glyceril Guaiacolat atau Guaifenesin yang efektif untuk meredakan gejala batuk berdahak. Grantusif juga mengandung Dextromethorphan Hbr sebanyak 15 mg dan Diphenhydramine HCl sebanyak 5 mg.
Mengutip situs Mayo Clinic, berikut adalah cara kerja dari tiga kandungan obat Grantusif tersebut:
Dextromethorphan Hbr adalah senyawa yang bekerja untuk meredakan dorongan batuk dari otak (refleks batuk). Zat ini bisa membantu untuk mengobati batuk kering yang disertai dengan flu serta pilek.
Diphenhydramine HCl adalah senyawa yang berfungsi untuk menghambat kinerja senyawa histamin dalam tubuh yang bisa menimbulkan adanya gejala alergi.
Glyceryl Guaiacolat adalah jenis senyawa yang membantu untuk mengencerkan dahak sehingga dahak bisa mudah keluar dari saluran pernapasan.
Manfaat Obat Grantusif
Obat ini dikonsumsi untuk mengobati gejala pilek yang muncul, seperti bersin-bersin, tenggorokan gatal, hidung tersumbat, batuk, dan lain-lain.
Dosis dan Aturan Pakai Obat Grantusif
Dosis obat Grantusif biasanya akan disesuaikan dengan kondisi dari pasien. Secara umum, berikut adalah dosis obat Grantusif untuk meredakan gejala pilek berdasarkan usia pasien:
Anak 3-6 tahun: 3 kali sehari dengan dosis 1/4 hingga 1/2 kaplet.
Anak 6-12 tahun: 3 kali sehari dengan dosisi 1/2 hingga 1 kaplet.
Anak > 12 tahun hingga dewasa: 3 kali sehari dengan dosis 1-2 kaplet.
Dosis obat Grantusif bisa saja berubah sesuai dengan anjuran dokter. Obat Grantusif biasanya dikonsumsi oleh pasien beberapa saat setelah makan.
Efek Samping Obat Grantusif
Obat Grantusif akan memberikan efek samping pada pasien berupa:
Mulut terasa kering,
Sakit kepala dan pusing
Timbul rasa mual,
Konstipasi atau sembelit
Mengantuk
Efek samping yang ditimbulkan biasanya dapat membaik dengan sendirinya. Jika terdapat efek samping yang berat, segera periksakan ke dokter.
Peringatan Sebelum Mengonsumsi Obat Grantusif
Sebelum mengonsumsi obat Grantusif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni:
Jangan mengkonsumsi obat Grantusif apabila memiliki alergi terhadap kandungan dalam obat ini.
Obat Grantusif sebaiknya tidak dikonsumsi secara bersamaan dengan obat alergi lain dan obat antidepresan.
Tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak di bawah 2 tahun, pasien dengan gangguan saluran pernapasan dan penderita batuk kronis dan pertusis
Penggunaan bagi wanita hamil dan menyusui harus menyertakan petunjuk dari dokter.
Obat Grantusif menyebabkan timbulnya rasa kantuk sehingga obat ini dianjurkan untuk tidak konsumsi sebelum mengendarai kendaraan bermotor.
Cara Mengonsumsi Grantusif dengan Benar
Meskipun Grantusif termasuk golongan obat bebas terbatas, penggunaannya tidak boleh sembarangan. Adapun cara mengonsumsi Grantusif dengan benar, yaitu:
Sebelum mengonsumsi Grantusif, konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan terkait penggunaan obat.
Konsumsi Grantusif harus sesuai dengan petunjuk dokter dan informasi yang tertera pada kemasan obat. Penggunaannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Konsumsi obat Grantusif secara utuh dengan segelas air putih. Jangan mengunyah, menghancurkan, atau mencampurkan obat dengan makanan.
Jika Anda lupa mengonsumsi Grantusif pada waktu yang ditentukan, segera konsumsi obat begitu ingat selama jeda dengan waktu konsumsi berikutnya belum terlalu dekat.
Simpan Grantusif di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Pastikan obat berada di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Interaksi Grantusif dengan Obat Lain
Grantusif mengandung kombinasi Dextromethorphan, Diphenhydramine, dan Glyceril Guaiacola yang dapat berinteraksi dengan jenis obat-obatan tertentu. Adapun beberapa interaksi obat yang perlu diwaspadai saat menggunakan Grantusif, yaitu:
Kandungan Dextromethorphan dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan obat-obatan stimulan sistem saraf pusat (CNS). Kombinasi obat ini dapat menekan sistem saraf pusat dan meningkatkan risiko efek samping.
Kandungan Diphenhydramine dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan obat antihipertensi (obat tekanan darah). Kombinasi obat ini dapat mengurangi efektivitas obat antihipertensi.
Kandungan Diphenhydramine dan Dextromethorphan dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan obat antidepresan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), seperti fluoxetine. Kombinasi obat ini dapat meningkatkan risiko sindrom serotonin.
Kandungan Diphenhydramine dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan obat-obatan sejenis yang mengandung antihistamin. Kombinasi obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping.
Kandungn Dextromethorphan dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan memantine, yakni obat antagonis reseptor N-methyl-D-aspartate (NMDA). Kombinasi obat ini dapat meningkatkan risiko efek toksik dari memantine.
Kandungan Dextromethorphan dapat berinteraksi dengan obat monoamine oxidase inhibitors (MAOI), seperti isocarboxazid dan phenelzine. Kombinasi obat ini dapat meningkatkan aktivitas serotonergik dalam tubuh.
Kandungan Dextromethorphan dalam Grantusif dapat berinteraksi dengan obat-obatan penghambat enzim CYP2D6, seperti paroxetine, quinidine, dan terbinafine. Kombinasi obat ini dapat meningkatkan efek toksik dari Dextromethorphan.
Cara Penyimpanan Grantusif
Simpan Grantusif pada suhu ruangan yang sejuk dan kering (sebaiknya di bawah 30 derajat Celsius), serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan.
Selain itu, jangan menaruh tempat penyimpanan obat Grantusif sembarangan. Simpan obat ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Baca Juga: 5 Pilihan Obat Batuk Pilek Dewasa yang Ampuh
Penyakit Terkait dengan Obat Grantusif
Grantusif adalah obat yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala batuk, pilek, dan masalah pernapasan tertentu. Berikut adalah beberapa penyakit terkait yang umumnya diobati dengan Grantusif.
1. Batuk Kering dan Iritasi Tenggorokan
Dextromethorphan dalam Grantusif adalah supresan batuk yang berfungsi untuk meredakan batuk kering dan iritasi pada tenggorokan. Obat ini dapat membantu meredakan batuk yang berlebihan.
2. Gejala Flu dan Pilek
Gejala flu dan pilek, seperti hidung tersumbat dan bersin-bersin, sering kali disertai dengan batuk dan sakit tenggorokan. Kandungan Glyceril Guaiacolat dalam Grantusif dapat membantu meredakan batuk dan melancarkan pengeluaran dahak dari saluran pernapasan.
3. Gejala Alergi
Diphenhydramine dalam Grantusif adalah antihistamin yang dapat membantu meredakan gejala alergi pada batuk dan pilek, seperti tenggorokan gatal, hidung gatal dan berair, serta bersin-bersin. .
4. Gangguan Pernapasan Ringan
Dalam beberapa kasus, gangguan pernapasan ringan seperti bronkitis dapat disertai dengan gejala batuk dan kesulitan bernapas. Kombinasi bahan dalam Grantusif dapat membantu meredakan gejala ini dan memberikan bantuan sementara.
(SAI & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa kandungan obat Grantusif?

Apa kandungan obat Grantusif?
Obat Grantusif mengandung 100 mg Glyceril Guaiacolat atau guaifenesin, Dextromethorphan Hbr sebanyak 15 mg dan Diphenhydramine HCl sebanyak 5 mg.
Apa efek samping obat Grantusif?

Apa efek samping obat Grantusif?
Mulut terasa kering, sakit kepala dan pusing, timbul rasa mual, konstipasi atau sembelit, dan rasa mengantuk.
Apa itu Dextromethorphan Hbr?

Apa itu Dextromethorphan Hbr?
Dextromethorphan Hbr adalah senyawa yang bekerja untuk meredakan dorongan batuk dari otak (refleks batuk). Zat ini bisa membantumengobati batuk kering yang disertai dengan flu dan pilek.
