Kumparan Logo
Konten Media Partner

Grathazon: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, hingga Efek Samping

Kata Dokter

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi obat Grathazon. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Grathazon. Foto: Unsplash

Grathazon obat apa? Grathazon merupakan jenis obat yang digunakan untuk mengatasi alergi dan meredakan peradangan, seperti gatal pada kulit, dermatitis, pembengkakan, dan radang tenggorokan.

Grathazon termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga untuk memperolehnya harus sesuai resep dokter. Di bagian indikasi disebutkan bahwa Grathazon aman dikonsumsi oleh anak-anak berusia 6-12 tahun dan orang dewasa.

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 8 data

Grathazon Kaplet 0,5 mg
Harga
Rp2.000 per strip (10 kaplet)
Indikasi dan Manfaat
Mengobati peradangan dan meredakan alergi.
Komposisi
Dexamethasone 0,5 mg
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa: 2-3 kali sehari sebanyak 1 kaplet (0,5 mg) Anak-anak usia 6-12 tahun: 2-3 kali sehari sebanyak ½ kaplet (0,25 mg).
Efek Samping
Pusing, sakit kepala, dan penglihatan kabur
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu 20-25 derahat Celcius dan terlindung dari paparan cahaya langsung.
Peringatan
Tidak boleh digunakan untuk pasien dengan riwayat penyakit jantung, diabetes, serta ibu hamil dan menyusui.
Golongan Obat
Obat keras

Pengertian Obat Grathazon

Ilustrasi konsumsi obat Grathazon. Foto: Pexels

Grathazon merupakan golongan obat keras yang bekerja dengan cara menekan respons pertahanan alami tubuh, kemudian mengurangi gejalanya, seperti peradangan, reaksi alergi, dan pembengkakan.

Grathazon mengandung zat aktif dexamethasone, yaitu golongan obat antiradang yang digunakan untuk mengobati sejumlah kondisi peradangan, seperti radang sendi, reaksi alergi, penyakit kulit, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.

Grathazon tersedia dalam bentuk kaplet dan sebaiknya dikonsumsi sesudah makan untuk mengurangi efek samping pada saluran pencernaan. Setiap pembelian obat ini harus menggunakan resep dokter.

Kandungan dan Kegunaan Grathazon

Ilustrasi konsumsi obat Grathazon untuk mengatasi peradangan. Foto: Pexels

Kandungan utama Grathazon adalah dexamethasone. Dexamethasone termasuk dalam kelompok obat kortikosteroid yang dapat mencegah peradangan.

Mengutip jurnal Corticosteroids oleh Alexander Hodgens dan Tariq Sharman, kortikosteroid bekerja dengan cara menghambat produksi zat yang menimbulkan peradangan dalam tubuh. Obat ini juga bekerja sebagai imunosupresan dalam menurunkan kerja sistem imun.

Grathazon sering digunakan untuk meredakan peradangan pada berbagai kondisi, seperti alergi, radang sendi, dan penyakit autoimun. Obat ini juga diklaim bisa mengurangi gejala trombositopenia idiopatik, yakni penyakit yang menyebabkan tubuh mudah memar atau berdarah.

Anjuran Dosis Grathazon

Ilustrasi meminum obat Grathazon. Foto: Unsplash

Sebagai golongan obat keras, penggunaan Grathazon harus sesuai petunjuk dokter. Berikut anjuran dosis dan aturan pakai Grathazon secara umum:

  • Dewasa: 2-3 kali sehari sebanyak 1 kaplet (0,5 mg) sesudah makan.

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 2-3 kali sehari sebanyak ½ kaplet (0,25 mg) sesudah makan.

Jika ingin mengonsumsi Grathazon, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis tersebut dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi serius, seperti pankreastitis akut, peningkatan infeksi, dan hipertensi intrakranial idiopatik.

Kontraindikasi Grathazon

Sebelum mengonsumsinya, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki kondisi berikut:

  • Hipersensitif terhadap zat aktif dexamethasone.

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari.

  • Pasien yang memiliki infeksi kulit atau luka terbuka di kulit.

  • Pasien yang memiliki penyakit infeksi jamur, infeksi bakteri, atau infeksi virus seperti herpes.

  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit tukak lambung, katarak, gagal jantung, penyakit liver, atau gangguan mental seperti depresi.

Jangka Waktu Minum Grathazon

Ilustrasi konsumsi Grathazon memiliki aturan jangka waktu tertentu. Foto: Pexels

Pada dasarnya, jangka waktu minum obat Grathazon tergantung pada petunjuk dosis yang diberikan oleh dokter. Adapun berdasarkan anjuran dosis Grathazon secara umum, berikut aturan pakai dan jangka waktu pemberian obat:

Jangka Waktu Minum Grathazon untuk Orang Dewasa

  • Bagi orang dewasa yang diresepkan aturan minum 2 kali sehari 1 kaplet, obat tersebut perlu dikonsumsi setiap 12 jam sebanyak 1 kaplet. Obat bisa diminum di waktu yang sama, misalnya setiap jam 8 pagi dan 8 malam.

  • Bagi orang dewasa yang diresepkan aturan minum 3 kali sehari 1 kaplet, maka obat tersebut perlu dikonsumsi setiap 8 jam sebanyak 1 kaplet.

Jangka Waktu Minum Grathazon untuk Anak-Anak

  • Bagi anak-anak usia 6-12 tahun yang diresepkan aturan minum 2 kali sehari ½ kaplet, obat tersebut perlu dikonsumsi setiap 12 jam sebanyak ½ kaplet. Obat bisa diminum di waktu yang sama, misalnya setiap jam 8 pagi dan 8 malam.

  • Bagi anak-anak usia 6-12 tahun yang diresepkan aturan minum 3 kali sehari ½ kaplet, obat tersebut perlu dikonsumsi setiap 8 jam sebanyak ½ kaplet.

Baca Juga: Dexamethasone Tablet: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, Efek Samping

Efek Samping Grathazon

Ilustrasi salah satu efek samping Grathazon adalah pusing. Foto: Pexels

Dexamethasone yang terkandung dalam Grathazon memiliki beberapa efek samping yang dapat muncul, di antaranya:

  • Sakit perut, mual, dan muntah

  • Mengantuk

  • Pusing, vertigo, atau sakit kepala

  • Peningkatan nafsu makan

  • Penglihatan kabur

  • Mulut kering

  • Lemah otot

  • Kenaikan berat badan

  • Tekanan darah tinggi

Selain efek samping di atas, penggunaan Grathazon dalam jangka panjang dapat menyebabkan beberapa kondisi medis sebagai berikut.

  • Moon face, yaitu pembengkakan di wajah secara bertahap sehingga wajah tampak lebih bulat.

  • Buffalo hump, yaitu pembengkakan seperti punuk pada area punggung atas.

Jika mengalami efek samping tersebut dalam rentang waktu cukup lama, segera hubungi dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa kandungan obat Grathazon?

chevron-down

Grathazon mengandung zat aktif dexamethasone 0,5 mg.

Apa itu dexamethasone?

chevron-down

Dexamethasone merupakan golongan obat antiradang yang digunakan untuk mengobati sejumlah kondisi peradangan, seperti radang sendi dan reaksi alergi.

Apa itu kortikosteroid?

chevron-down

Kortikosteroid adalah jenis obat yang bekerja dengan cara menghambat produksi zat yang menimbulkan peradangan dalam tubuh.