Kumparan Logo
Konten Media Partner

Infeksi Ginjal: Gejala, Penyebab, hingga Cara Mencegahnya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infeksi ginjal merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar ke organ ginjal. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Infeksi ginjal merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar ke organ ginjal. Foto: Pexels.com

Infeksi ginjal merupakan salah satu gangguan ginjal yang mengkhawatirkan. Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan pielonefritis yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri.

Bakteri yang menginfeksi ginjal biasanya berasal dari saluran kemih lalu naik ke uretra dan mempengaruhi satu atau kedua ginjal. Jika tidak diobati, infeksi ginjal akan menimbulkan jaringan parut yang bisa menimbulkan komplikasi berupa gagal ginjal.

Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai infeksi ginjal. Cari tahu gejala, penyebab, hingga cara pencegahan penyakit tersebut di bawah ini.

Pengertian Infeksi Ginjal

Mengutip dari jurnal Acute Pyelonephritis oleh Maria Belyaeva dan Jordan M. Jeong, infeksi ginjal atau pielonefritis merupakan salah satu penyakit ginjal paling umum. Infeksi ginjal adalah infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada ginjal.

Sebagian besar kasus infeksi ginjal merupakan gangguan komplikasi dari infeksi saluran kemih (ISK) yang menyebar dari kandung kemih ke bagian ginjal.

Infeksi pada ginjal akan menimbulkan berbagai macam gejala. Dua gejala yang paling umum dirasakan oleh penderitanya adalah demam dan nyeri panggul.

Gejala Infeksi Ginjal

Mengutip dari laman National institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, infeksi pada ginjal pada umumnya akan menimbulkan reaksi yang cepat. Penderita biasanya akan merasakan gejalanya dalam waktu beberapa jam atau dalam waktu sehari.

Gejala penyakit infeksi ginjal yang bisa dirasakan adalah:

  • Demam dan menggigil

  • Nyeri perut, punggung, selangkangan, atau pinggang

  • Mual dan muntah

  • Sering buang air kecil atau sering merasakan keinginan untuk buang air kecil

  • Rasa nyeri atau sakit saat buang air kecil

  • Terdapat nanah atau darah dalam urine

  • Urine memiliki bau yang tidak sedap dan menyengat

  • Urine tampak keruh

Penyebab Infeksi Ginjal

Sebagian besar penyakit infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri Escherichia. Foto: Unsplash.com

Pada umumnya, infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri yang masuk ke ginjal melalui saluran kemih. Sekitar 90% kasus infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri Escherichia (E.)

Bakteri E. adalah bakteri yang umum ditemukan di usus dan dapat memasuki saluran kemih melalui uretra, yakni saluran untuk mengeluarkan urine dari dalam tubuh. Bakteri ini berkembang biak dengan cepat dan menyebar dari uretra hingga ke kandung kemih dan ginjal.

Pada beberapa kasus yang jarang, infeksi ginjal bisa disebabkan oleh bakteri Staphylococcus yang memasuki bagian ginjal melalui aliran darah. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko infeksi ginjal, di antaranya:

  • Kelainan struktural pada saluran kemih yang disebabkan oleh striktur, stent, endapan batu yang dapat menghalangi aliran urine

  • Kelenjar prostat yang membesar dan menekan uretra

  • Refluks atau arus balik aliran urine dari kandung kemih ke ginjal

  • Gangguan sistem kekebalan tubuh akibat sel darah putih rendah, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, kanker, atau transplantasi organ

  • Kehamilan yang mana rahim mengalami kontraksi dan pembesaran yang dapat menekan ureter dan mengurangi aliran urine

  • Penyakit diabetes yang tidak terkontrol

  • Penggunaan kateter yang tidak bersih atau steril untuk mengalirkan urine

Cara Mengobati Infeksi Ginjal

Pengobatan infeksi ginjal berfokus untuk menghilangkan bakteri yang ada pada ginjal dan menghambat pertumbuhannya. Beberapa pengobatan mungkin diperlukan untuk mengurangi gejala serta penyebab yang mendasarinya.

1. Pemberian Antibiotik

Pemberian antibiotik adalah pengobatan dasar yang dilakukan untuk mengatasi infeksi pada ginjal. Antibiotik adalah jenis obat-obatan yang berfungsi untuk membasmi bakteri dan menghambat pertumbuhannya.

Jika infeksi yang terjadi cenderung ringan, dokter mungkin akan memberikan antibiotik oral sebagai pengobatan lini pertama. Dokter meresepkan pil antibiotik yang bisa diminum di rumah.

Setelah mengonsumsi antibiotik selama dua minggu atau lebih, dokter mungkin akan meresepkan kultur urine untuk memastikan infeksi benar-benar hilang. Pada infeksi yang lebih serius, penderita mungkin akan memerlukan perawatan inap dan pemberian obat antibiotik intravena dan cairan infus.

2. Perawatan Pendukung

Salah satu cara mengobati infeksi ginjal adalah memberikan kompres hangat di punggung untuk mengurangi rasa nyeri. Foto: Unsplash.com

Beberapa orang mungkin akan mendapatkan perawatan pendukung untuk meredakan gejala. Perawatan yang mungkin bisa dilakukan untuk mengurangi gejala penderita infeksi ginjal adalah:

  • Menggunakan kompres hangat di perut atau punggung untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan.

  • Mengonsumsi obat antinyeri, seperti parasetamol untuk meredakan rasa nyeri pada perut dan punggung. Dokter mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri dengan kandungan yang kuat jika obat parasetamol tidak membantu gejala.

  • Perbanyak minum air putih untuk membantu mengeluarkan bakteri di saluran kemih.

3. Bedah

Prosedur bedah mungkin diperlukan jika penderita infeksi ginjal memiliki penyumbatan dan gangguan di saluran kemih. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi ginjal yang baru.

Prosedur bedah biasanya diberikan pada penderita infeksi ginjal yang memiliki batu ginjal atau pembesaran prostat yang menghalangi saluran kemih.

Baca Juga: 9 Gejala Sakit Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Cara Mencegah Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal termasuk gangguan yang perlu dihindari karena dapat menimbulkan komplikasi, seperti abses ginjal, gagal ginjal akut, sepsis, dan lain-lain, terlebih jika tidak diobati.

Berikut berbagai macam bentuk pencegahan infeksi ginjal yang bisa dilakukan untuk menghindari penyakit ini:

  • Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan, terutama air putih

  • Tidak menunda keinginan buang air kecil

  • Membersihkan alat kelamin dan buang air kecil setelah berhubungan intim

  • Membersihkan organ intim setiap hari dengan air bersih. Hindari penggunaan bahan kimia yang berbahaya bagi organ intim

  • Membersihkan kotoran setelah buang air besar dengan dari depan ke belakang untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri ke organ intim

  • Perbanyak konsumsi serta agar kotoran mudah keluar dan tidak menyebabkan sembelit. Sembelit termasuk gangguan yang dapat meningkatkan risiko infeksi ginjal dan batu ginjal.

Infeksi ginjal adalah gangguan pada ginjal yang banyak disebabkan oleh infeksi saluran kemih, sehingga penting untuk menjaga kebersihan saluran kemih, organ intim, dan saluran pencernaan akhir untuk mencegah terjadinya infeksi ini.

Jika mengalami tanda-tanda pertama infeksi ginjal, silakan periksakan diri ke dokter. Dokter akan menganjurkan sejumlah pemeriksaan untuk mendiagnosis kesehatan pasien. Jika positif terkena infeksi ginjal, dokter akan merekomendasikan berbagai macam perawatan untuk mengatasi infeksi ginjal.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu pielonefritis?

chevron-down

Pielonefritis adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan pada ginjal.

Apa manfaat antibiotik untuk infeksi ginjal?

chevron-down

Antibiotik berfungsi untuk membasmi bakteri dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi ginjal.

Apa saja komplikasi infeksi ginjal?

chevron-down

Infeksi ginjal dapat menimbulkan komplikasi, seperti abses ginjal, gagal ginjal akut, sepsis, dan lain-lain.